
Pelayan putra mahkota segera menuju ke kediaman nona tertua perdana mentri li untuk memberi tahu titah pangeran mahkota
"Baiklah ayo pergi kak" ajak pangeran tian
"Ayo..aku lelah" jawab pangeran mahkota
Pangeran mahkota dan pangeran tian meninggalkan kediaman xianfei dan pergi ke kediaman masing masing
__o0o__
KEDIAMAN XIANFEI
Pelayan putra mahkota sampai di kediaman xianfei
"Nona ada seorang pelayan pangeran mahkota yang ingin bertemu.." Ucap bianfei
"Biarkan dia masuk" suara xianfei datar
Pelayan putra mahkota segera memasuki kamar xianfei
"Hamba menghadap nona xianfei, hamba diberi titah dari yang mulia putra mahkota untuk menyampaikan kepada nona, agar nona kembali ke kediaman perdana mentri besok pagi"
Jelas pelayan putra mahkota
"Ya, kau kembalilah..aku akan istirahat" Jawab xianfei datar
"Hamba undur diri nona"
Pelayan putra mahkota segera undur diri dan pergi dari kediaman xianfei
"Nona...nubi bantu ganti baju untuk tidur" ucap bianfei
"Baiklah..." Ucap xianfei
"Duhh...Badanku sakit bianfei,pegal pegal..." Eluh xianfei ke bianmei
"Berbaringlah nona, nubi ini akan memijat badan nona" ucap bianfei
"Ah..terimakasih bianfei" senyum xianfei yang lalu membaringkan tubuhnya di kasur yang empukk...
Bianfei segera memijat tubuh xianfei perlahan dan menyeluruh
"Ah enaknya...pijatanmu memang enak bianfei" puji xianfei
"Terimakasih nona, sudah tugas nubi untuk melayani nona"
Baru saja sebentar dipijit tapi sudah terdengar deru nafas xianfei yang sangat teratur
"Nona pasti kecapekan..baru sebentar dipijit sudah tidur" senyum bianfei
KEDIAMAN PANGERAN TIAN
Malam semakin larut tetapi pangeran tidak bisa tidur karena pikirannya dipenuhi dengan xianfei, besok xianfei sudah kembali ke kediaman perdana mentri li
"Besok xianfei sudah kembali ke kediaman perdana mentri li..aku akan sulit untuk menemuinya..pasti aku akan sangat merindukannya" guman pangeran tian
Pangeran tian lalu berdiri mondar mandir memikirkan ucapannya
"Aku akan ke kamarnya" ucap pangeran tian lalu pergi ke kamar xianfei menggunakan qiqong (ilmu meringankan tubuh)
Pangeran tian pergi melewati dahan dan ranting ranting pohon, dia memakai baju serba hitam dan memakai penutup muka untuk menyamar
__ADS_1
Sesampainya di kediaman xianfei pangeran tian berusaha masuk ke kamar xianfei lewat jendela
KEDIAMAN XIANFEI
Xianfei terbangun di tengah malam karena lapar
"Ahh baru tengah malam kenapa aku lapar sekali... Bianfei pasti sudah tidur" gumam xianfei yang lalu duduk diatas ranjang
"Daripada aku kelaparan mending aku ambil kripik kentang daribruang dimensi..ho ho" ucap xianfei
Xianfei mengeluarkan kripik kentang dua bungkus dari ruang dimensinya
Kriukk..kriukk... Suara kunyahan xianfei memakan kripik kentangnya.
Krakkk... Xianfei menoleh ke sumber suara, dan ternyata pintu jendelanya terbuka dan terlihat seorang berjubah hitam masuk dari jendela
"Ada apa lo malem malem ke kamar gue ha?" Sarkastik xianfei sambil masih mengunyah kripiknya
"Ih...tau aja lo kalo gue" jawab pangeran tian yang lalu membuka penutup mukanya
"Tau lah..gue gitu" cuek xianfei
"Terus kenapa lo gak tidur udah larut gini" tanya pangeran tian sambil melangkah menuju ranjang xianfei
"Lapar gue.." Jawab xianfei datar
"Mau dong..makanan apa itu, kayaknya enak banget" ucap pangeran tian yang lalu menyambar kripik kentang di tangan xianfei
"Kriuk..kriuk... Hmm enak... Wahh makanan mu enak enak xianfei..aku mau lagiii..." Rengek pangeran tian
"Yakk..kau ini rakus sekali, ini punyakuuu... Nih nih..ambil ini" jawab xianfei yang lalu memberikan sebungkus kentang goreng
"Dasarrr...lalu untuk apa lo kesini malem malem?" Jengah xianfei
"Sebenarnya gue mau ngajak lo melihat bulan, bulan malem ini bagus loh.." Ajak pangeran tian
"ohh..ayoo keluar, kita ke bawah pohon yang kemarin ya" ucap xianfei
Yang lalu menyambar jubah di ranjang untuk menutupi tubuhnya agar tidak kedinginan
"Lets go...." Ucap mereka kompak
Sesampai di bawah pohon xianfei memandangai rembulan
"Memang bulannya sangat indah.."ucap xianfei
"Ya..sangat indah" ucap pangeran tian tapi yang dimaksud bukan bulannya tapi wajah cantik xianfei
"Jadi pengen nyanyi nih" spontan xianfei
Rembulan ing wengi.. tansah hanyekseni..
Endah paras manis esem lan guyumu...
Ginambar ing batin tan bisa nglalekke
Yekti kangmas...ora ana liyane
Tatapan netramu nembus ing atiku
__ADS_1
Agawe aku mung mikirne sliramu...
Cahyaning rembulan kalah klawan esemmu...
Amung kangmas...
Reff:
Hawa ning jero batin pengin tansah sesandhing..
Ya mung karo kangmas, atiku mung kanggo kangmas...
Nadyan akeh pepalang, ngalangi dalan katresnan
Iku pancen dalan supaya tresna iki...
bakal kasembadan...
Xianfei membawakan lagu dengan apik, suara merdunya menghanyutkan ditambah gerak gerak badannya sambil goyang jempol (hehe tarik maang)
Hasyekkk.. Hak...e hak..e... Hak..e hak..e goyang dunggg💃💃💃💃
Pangeran tian yang mendengar nyanyian xianfei terperangah karena suara xianfei yang sangat merdu tapi juga bingung itu bahasa apa..
"Yakkk suara mu sangat bagus xianfei..."puji pangeran tian
"Hoho tentu saja..xianfei gitohhh" sombong xianfei
"Tapi tadi bahasa apa? Dan artinya apa xianfei. .gua gak paham" tanya pangeran tian penasaran
"Hahaha jelas lo gak tau...itu tuh artinyaaaa
Bulan di malam selalu menyaksikan
Cantik para manis senyum dan tawamu
Tergambar di batin tak bisa terlupakan
Sunggu kamu tak ada lainnya
Tatapan matamu menembus di hatiku
Membuat aku hanya memikirkan dirimu
Cahaya di bulan kalah dibanding senyummu
Hanya kamu
Hawa di dalam batin ingin selalu bersama
Ya hanya dengan kamu, hatiku hanya buat kamu
Walaupun banyak halangan, menghalangi jalan percintaan
Itu memang jalan supaya cinta ini bakal kesampaian
Paham?" Jelas xianfei panjang lebar
"Ooooohhhh..yaa sangat bagus...seperti kita" lirih pangeran tian
"Cihhh... Mimpiii!" Sarkastik xianfei
__ADS_1
Nahlohh...xianfei aja dangdutan masa kalian engga... Hhhhhaa😂😅