Rebirth of cowardly women

Rebirth of cowardly women
Telutelu


__ADS_3

Para tamu menikmati jamuan makan dan pertunjukan dalam pesta


Namun tiba tiba muka perdana mentri memerah karena terlalu mabuk...


"Suamiku..kenapa bisa kau yang handal dalan minum bisa se parah ini?" Tanya nyonya


"Ayo pulang..." Ucap perdana mentri li parau


Nyonya li segera berpamitan kepada pejabat ming  untuk pulang karena kondisi suaminya tidak baik


"Aku dan Perdana mentri li pamit undur diri untuk pulang, kondisi perdana mentri li sedang tidak baik" pamit nyonya li kepada pejabat ming


"Iya nyonya, hati hati dijalan dan terimakasih atas kedatangannya" ramah pejabat ming


Rombongan perdana mentri li berjalan menuju kereta di gerbang utama


"Rouyan kau masuk bersama ibu " perinta nyonya li


"Iya ibu" ucap rouyan


                           __o0o__


Rouyan segera masuk ke dalam kereta pertama  bersama perdana mentri li dan nyonya li


Xianfei masuk ke kereta kedua hanya dia dan bianfei yang berada dalam kereta


"Lega sekali nona kereta ini.." Ucap bianfei sambil menghela nafas


"Ya..tapi aneh kenapa tiba tiba rouyan pindah ke kereta pertama? dan kusir itu seperti beda orang" ucap xianfei curiga


"Benarkah nona? Nubi malah tidak tau.." Kaget bianfei


Kereta pertama sudah jalan dari tadi namun kereta kedua yang di tumpangi xianfei tidak juga jalan


"Bianfei tanyakan ke kusir kenapa lama sekali, dari tadi keretanya tetap diam?" Perintah xianfei


"Baik nona" jawab bianfei lalu pergi berbicara dengan kusir


"Tuan..kapan keretanya jalan? Nonaku sudah lelah..ini sudah larut malam" ucap bianfei kepada kusir kereta


"Iya..ini mau jalan" ucap kusir datar lalu segera menjalankan keretanya


Kereta kedua yang ditumpangi xianfei  mulai berjalan namun dengan sangat lambat


"Cihhh...kenapa kereta ini berjalan sangat lambat..siputpun akan menang jika bertaruh dengan kereta lambat ini" kesal xianfei


Sudah hampir 2 sichen perjalanan tapi masih setengah perjalanan lagi untuk bisa sampai rumah

__ADS_1


"Kregg..bruggg" suara kereta mulai bergoyang


"Yaakkkk kenapa ini!!" Heboh bianfei


Kereta tiba tiba berhenti dan xianfei membuka tirainya


"Kusir bodohh! Bianfei ayo keluar!" ucap xianfei kesal


Xianfei turun dari kereta diikuti bianfei namun saat melihat kemudi kusir yang tadi duduk di kemudi menghilang


"Sialannn!! Pasti ini ulah nenek lampir itu!" Marah xianfei yang mengingat niat nyonya li yang menyuguhkan anggur dengan dosis tinggi kepadanya ternyata untuk rencana ini


"Dukk..dukk..dukk.." Suara orang berlari menuju ke arah xianfei dan bianfei


Orang orang berbaju hitam sekitar 6 orang lengkap dengan penutup wajah dan pedang datang mengelilingi xianfei dan bianfei


"Nona..nubi takut.." Ucap bianfei takut lalu bersembunyi di belakang xianfei


"Cihhh...dasar pembunuh bayaran beraninya keroyokan! " cebikkan xianfei


"Hahhaa dasar gadis kecil kau tidak takut dengan paman ini?? Bagus..bagus... Ayo kita bermain bersama..." Goda laki laki yang tepat berada di depan xianfei


"Cihhh... Jangan bermimpi!" Ucap xianfei lalu woooshhhhhh xianfei terbang  mengambil pedang orang yang berbaju hitam di sampingnya


Crangg..!! Trangg!!! Traaang!! Suara dentingan pedang antara xianfei dan orang yang menggoda xianfei


"Bocah kecil ternyata ilmu beladirimu hebat juga hahha" ucap ketua pembunuh bayaran


Namun anak buahnya tidak tinggal diam mereka langsung berlari untuk menyerang xianfei secara bersamaan


Saat pedang mereka hampir mengenai xianfei datang tiga orang yang menyerang pembunuh bayaran dan langsung menebas kepala mereka


"Dang..ding..dong.. Kau terlambat!!" Teriak xianfei sambil terus menyerang kepala pembunuh bayaran


Jrassssssss!!! Jlebbb!!  Pedang xianfei tertancap tepat di jantungnya


"Hahah mati kau mati!! Rasakan!! Beraninya kau mau membunuhku" sini kupotong potong tubuhmu dengan senang hati"


"Syuuurrrrrrr" Darah muncrat kemana mana karena Xianfei menarik pedang yang tertancap di jantung pembunuh bayaran dan Srasshhh sraashh memotong tubuhnya menjadi beberapa bagian


Bianfei yang melihat nonanya menghabisi kepala pembunuh bayaran bergidik ngeri


"Nona..anda sangat mengerikan" gumam bianfei ketakutan


"Nonaku sangat hebat" ucap Dang..Ding..Dong bersamaan sambil terkagum kagum melihat nonanya menghabisi orang dengan sangat kejam


Xianfei segera menghampiri mereka

__ADS_1


"Kalian darimana saja kenapa baru datang?!" Tanya xianfei masih dengan aura pembunuh


"Maafkan kita nona..kita harus menyelesaikan urusan dulu baru bisa pergi, dan sekarang kita akan mengabdi untuk nona" ucap Dang bersungguh sungguh sambil berlutut ditanah


"Baiklah... Ayo kita kembali..aku lelah..siapa dari kalian yang bisa menjadi kusirku ini??" Tanya xianfei


"Hamba nona..silakan..." Ucap Dong lalu naik ke kereta untuk mengemudi


Xianfei diikuti bianfei segera masuk kedalam kereta untuk menuju kediaman perdana mentri li.


"Dong..kau ganti baju orang normal dulu..jangan pakai pakaian seperti ini, dan Dang Ding kalian tetap menjagaku dari kejauhan" perintah  xianfei


"Baik nona" ucap mereka serempak


Author:


Tiwas Tuku Ninja, Jebule Pileh Vespa


Tiwas Jatuh Cinta, Ternyata Ada Yang Punya


Roso Tresno Kui, Dudu Amergo Bondo


Sayang Lan Gemati, Ngalahke Cacahe Rodo


(Sudah terlanjur beli Ninja ternya lebih memilih Vespa, Terlanjur jatuh cinta ternyata ada yang punya, Rasa Cinta bukan soal harta, Sayang dan cinta mengalahkan segalanya).


Syalalala Uu…………..Syalalala Uu


Syalalala Uu…………..Syalalala Uu


 


Sayang Rungokno Suarane Atiku


Wes Kebacut Kedanan Sliramu


Senajan Akeh Lanangan Seng Nyedaki


Nanging Ati Iki Wes Terkunci


(Sayang Dengarkan Suara hatiku, Sudah terlanjut cinta kamu, Meskipun banyak laki-laki mendekat, namun hatiku terkkunci hanya untukmu)


Netizenmahabenar: Soso...soso...hohaaaa... Syalalalala Uu... Hobaaaaaaa 💃💃💃💃💃


Author: paan si lu ngikut ngikut bae upil kuda...!!


Netizenmahabenar: biar rame thor.. Soso soso hohaaa...!! Huokyaaaaaaaaa

__ADS_1


__ADS_2