
"Tidak..itu tidak mungkin" elak perdana mentri li yang kemudian pergi meninggalkan kamar
Kaisar dan permaisuri serta orang orang yang mendengar tentang itu terkejut, bagaimana bisa seorang putri perdana mentri bahkan saudara perempuan bisa bertindak untuk membunuh saudarinya...
__o0o__
KEDIAMAN ROUYAN
"Dasar bodohh...!!! Kenapa jadi ibuku yang terkena racun bukan si jalang itu..dasar pelayan bodohh!!" Amuk rouyan seraya membanting barang yang ada di depannya
Para pelayan ketakutan, bukan karena amukan rouyan tapi barang barang itu milik istana,sekarang mereka bukan berada di kediaman melainkan di istana
Dari kejauhan terlihat Perdana mentri Li melangkah tergesa gesa menuju pintu kamar rouyan
Brakkk...suara pintu kamar terbuka dengan kasar
"Rouyan...keluar kau rouyan!!" Amarah perdana mentri
"Iya ayah" ucap rouyan takut
"Bodoh..!! Dasar anak bodoh! Bagaimana ibumu sendiri kau racuni ha??" Murka perdana mentri
"Aku..aku tidak meracuni ibu,mana mungkin aku ingin membunuh ibuku sendiri..ini salah faham yah, pelayan itu..pelayan bodoh itu menukar cangkir yang kuracuni untuk xianfei kepada ibu yah.. Aku tidak salah" jelas rouyan
"Bodoh... Sekarang ibumu sekarat! Jika dalam 3 hari belum diobati maka ibumu akan mati!" Bentak perdana mentri
Rouyan yang mendengar itu terkejut, dia menangis meraung raung merutuki kebodohannya
"Ini semua gara gara jalang itu! Kau harus mati xianfei" teriak rouyan
Perdana mentri li segera kembali ke kamar permaisuri dafu untuk menemani istrinya, perdana mentri li juga telah memerintahkan untuk mencari tabib min xuan untuk mengobati istrinya
KEDIAMAN XIANFEI
"Kau tunggu di bawah pohon itu,aku akan mengambil hp dulu" ucap xianfei sambil menunjuk pohon mangga disamping kamarnya
"Ok.." Pangeran tian segera menuju pohon yang ditunjuk xianfei
Xianfei mengambil 2 gadget Iphone pro max 11 dari ruang dimensinya. Dia segera menghampiri pangeran tian yang berdiri dibawah pohon
"Ini buat kamu satu..aku satu..ayo duduk aku ajarin..." Xianfei yang memberikan salah satu iphone kepada pangeran tian
__ADS_1
"Duduk dimana,rumput ini? Aku suruh pelayan ambilkan kursi ya" jawab pangeran tian
"Gak lah. .seruunya tuh duduk kaya gini" xianfei yang langsung duduk di rumput
"Baiklah..ayo ajarin.." Pangeran tian segera duduk di samping xianfei
Xianfei mengajari pangeran tian dengan telaten yang sesekali tertawa dengan tingkah bodoh pangeran tian yang baru pertama kali melihat hp
"Aa..apa ini kenapa bisa hidup" heboh pangeran tian saat xianfei menyalakan hp dan membuka MOBILE LEGEND
"dasar bodoh..diam..jangan berisik lihat dan pelajari" sarkastik xianfei
"Cepat juga kau belajarnya" senyum xianfei
"Tentu..aku kan pangeran paling pintar" jawab pangeran bangga
"Ayooo sekarang kita mabar" semangat xianfei
"Ok mabar..gue pasti menang" ucap pangeran tian antusias
"Haha..sekarang gaya bicara lo sok ya" xianfei tertawa
"Yakk..ayo serang..serang.." Teriak pangeran tian semangat
"Lo pasti kalah.." Seringai xianfei
Mereka bermain dibawah pohon tanpa memperdulikan apapun,
Para pelayan terlihat bingung dengan tingkan nona dan pangerannya yang duduk dirumput tanpa alas apapun
Dan saat melihat benda ajaib yang mereka pegang tampak penasaran benda itu bisa mengeluarkan suara dan gambar
Pangeran mahkota yang melewati mereka karena akan pergi menengok istri perdana mentri li berhenti
"Apa yang mereka lakukan kenapa terlihat asik sekali..dan sejak kapan mereka sedekat itu" gumam pangeran mahkota
Pangeran merencanakan jika nanti setelah pergi menengok istri perdana mentri Li dia akan pergi menemui xianfei
"Akan ku pastikan kau menjadi milik ku.. Meskipun sainganku adikku sendiri" ucap pangeran mahkota
lalu pergi melanjutkan perjalanan untuk menemui istri perdana mentri Li
"Yaaa kau kalah..hahaaa" ledek xianfei
"Yakk gue kan baru belajar..besok kita main lagi, lo pasti gue kalahin" sorak pangeran tian
"Yayya..terserah.. Btw ayo kita foto bersama" ajak xianfei
__ADS_1
"Apa itu btw dan foto???" Pangeran tian yang sudah terbiasa dengan kata kata aneh xianfei tidak bingung lagi
"Ee.. Btw itu artinya ngomong ngomong, dan foto itu mengambil gambar dengan hp ini" jelas xianfei seraya mengangkat hp nya
"Oo..." Pangeran ber o ria
Xianfei menarik lengan pangeran tian untuk lebih dekat dengan dirinya, xianfei mengarahkan kamera hp untuk selfie
"Senyumm...." ucap xianfei
Ckrikk.. Ckrikkk...Suara jepretan hp
"Wahhh...hebat sekali hp ini.. Aku terlihat sangat tampan" ucap pangeran tian yang segera mengambil hp dan melihat gambar gambarnya
"Cihh... Emang ganteng sih" gumam xianfei pelan
"Ayo kita foto lagi xianfei..kita foto yang banyak" ajak pangeran tian antusias
"Tangan mu bergaya seperti ini lalu tersenyum" xianfei yang mengarahkan pangeran tian untuk meniru gayanya menyilangkan jempol dengan jari ibujarinya "mini love"
Berbagai gaya foto telah pangeran tian pelajari, dia sangat bahagia dan album foto di hp penuh dengan foto mereka berdua
Namun saat sedang asik berfoto salah seorang pelayan menghampiri mereka
"Ampun yang mulia dan nona xianfei, hamba datang kesini untuk memberitahu jika kondisi nyonya dafu kritis" pelayan itu seraya membungkuk hormat
"Ya kau boleh kembali" ucap xianfei datar
"Baiklah kita segera melihat keadaan istri perdana mentri dulu" ajak pangeran tian
"Ya.. Bianfei.. Simpan hpku dulu," perintah xianfei
Pangeran tian dan xianfei menuju kediaman istri perdana mentri
Hujan..turun lagi..
Dibawah payung hitam ku berteduh...
Hak e... Hak e... Hak e.. Hak e...
Tak gintang gintang eeg..tak gintang gintang egg.....
Jangan lupa like dan tinggalin jejak shaayyy.. 🤗😘
__ADS_1