
Perdana mentri li yang mendengar putri tertuanya bisa membuat bahan untuk membuat cermin se jernih itu tersenyum samar
"Ternyata putriku sangat pintar..dia bahkan bisa tahu bahan bahan untuk membuat cermin se jelas itu..sungguh tak terduga" batin perdana mentri li
"Jika kalian belum selesai lanjutkanlah debat kalian.. Ayah aku permisi dulu.." Ucap xianfei lalu pergi meninggalkan mereka semua
\_\_o0o\_\_
Xianfei berjalan pergi meninggalkan orang orang yang masih berdebat untuk bisa memiliki cermin seperti yang dimiliki xianfei
"Bianfei..kemarikan cerminku tadi, akan aku simpan dulu" ucap xianfei
"Ini nona" ucap bianfei sambil memberikan cermin dari tangannya
Xianfei lalu memasukkan cermin itu ke ruang dimensi untuk menyimpannya
"Lohh kemana perginya cermin itu nona? Kenapa menghilang?" Tanya bianfei bingung
"Aku simpan di suatu tempat" jawab xianfei datar
"Cepatlah bianfei...ayo kembali ke kediaman dan bantu aku untuk mengecat tembok" ucap xianfei
"Mengecat????" Tanya bianfei bingung
KEDIAMAN BULAN
Xianfei sampai dikediamannya lalu menyuruh bianfei dan bianmei membantunya untuk renovasi
"Bianfei..bianmei.. Kalian bantu aku mengecat tembok ya, tapi sebelum itu pindahkan barang barang itu menjadi satu agar lebih cepat mengecatnya" perintah xianfei
"Baik nona.." Ucap mereka
Bianfei dan bianmei sibuk memindahkan barang barang menjadi satu tempat sementara yin jun masih berbaring di ranjang xianfei, pemuda kecil itu belum juga sadar dari pingsannya
"Aku akan mengambil peralatannya dulu.." Ucap xianfei lalu masuk ke dalam ruang dimensinya
Xianfei mencari warna warna cat yang indah untuk kamarnya
"Biru laut..ini warna emas... Pakai warna apa ya yang bagus?" Tanya xianfei pada diri sendiri sambil memilah milah wana cat yang bagus untuk kamarnya
"Ini aja lah.. Biru keemasan..cucok nih" ucap xianfei lalu memegang cat itu yang otomatis akan langsung berada di kamarnya
"Kuas.. Kuas yang panjang sama yabg kecil..trus ini.. Yapp udah semua tinggal ngcat nih..semangatt!!" Ucap xianfei lalu menghilang untuk kembali ke kamarnya
Bianmei yang melihat nonanya membawa banyak peralatan mulai menghampirinya
"Nona semuanya sudah kami bereskan" ucap bianmei
"Ayo kita mulai mengecat.. tuang cat ini dulu lalu masukkan kuas yang panjang ini ke dalam lalu lakukan seperti ini...mengerti???" Jelas xianfei
__ADS_1
"Mengerti nona" ucap mereka kompak
Bianfei lalu biannei melakukan seperti apa yang nonanya ajarkan, mereka mulai mengecet dinding kamar xianfei secara menyeluruh
Warna kamar yang semula kumal dan pucat berubah menjadi warna yang sangat indah, biru keemasan.. Tidak membutuhkan waktu lama untuk mengecat kamar xianfei karena dilakukan oleh tiga orang
Setelah selesai mengecat dinding mereka mulai meletakkan peralatannya
"Akhirnya selesai juga..." Ucap xianfei
"Warna yang sangat indah nona...ini sangat sangat indahh" puji bianfei melihat hasil kerja mereka
"Benar nona.. Sangat berbeda dari sebelumnya" bianmei menimpali
"Ayo lanjut.. Sekarang kita taruh meja rias disebelah ranjangku dan kau bianmei tolong pasang tirai biru ini di pintu kamar mandi" ucap xianfei lalu menyerahkan tirai dari kerang kecil yang berwarna biru terang
"Baik nona..." Ucap bianfei lalu mulai memasang tirai kerang kecil itu di pintu kamar mandi..tirai yang sangat panjang dengan kerang kerang kecil yang indah
Xianfei dan bianmei mengangkat meja rias untuk memindahkan ke samping ranjang
"Yeahh selesai...sudah sudah ayo istirahat dulu..lelah..." Ucap xianfei lalu duduk di meja rias
Bianfei juga ikut duduk di meja makan diikuti bianmei yang telah selesai memasang tirai kerang
"Bianmei tolong ambilkan bungkusan warna merah di ranjangku" pinta xianfei
"Baik nona" bianmei mengambil bungkusan merah berukuran sedang lalu memberikan kepada nonanya.
"Apa itu nona? Bentuknya sangat aneh.." Tanya bianmei penasaran
Xianfei mulai meletakkan satu persatu alat make up yang dia ambil dari ruang dimensinya
"Ini alat make up.. Ini bedak, lipstik, eye shadow, blush on, dan masker wajah" ucap xianfei
"Alat make up???" Tanya mereka serempak
"Alat make up itu peralatan yang digunakan untuk berhias diri.. Lipstik untuk pemerah bibir, eye shadow untuk warna di kelopak mata, dan blush on untuk rona di pipi.. Paham??" Jelas xianfei
"Oooo...paham nona" jawab mereka kompak
"Listik itu warna warni ya nona..bukan hanya warna mewah tapi banyak warna seperti pelangi" ucap bianmei sambil melihat berbagai warna lipstik xianfei
"Lipstik bukan listik bianmei..." Jawab xianfei sedikit tertawa
"Ahh iya nona..hehe"
"Ughhh...." Terdengar suara eluhan yin jin
Xianfei, bianmei dan bianfei yang mendengar segera menghampiri yin jun di ranjangnya
__ADS_1
"Syukurlah kau sudah sadar yin jun.. Bagaimana apakah masih sakit? Apa kau lapar? " tanya xianfei bertubi
"Terimakasih karena telah merawatku nona" ucap yin jun parau
"Sudah sepantasnya yin jun.. Bianfei ambilkan makanan untuk yin jun dan bianmei cepat siapkan air untuk membersihkan tubuh yin jun" perintah xianfei
Yin jun mencoba untuk duduk namun di tahan xianfei
"Jangan banyak bergerak, istirahlah yin jun.." Ucap xianfei lembut
"Terimakasih nona." Ucap yin jun senang
"Seumur hidupku baru kali ini aku di rawat oleh seseorang, dan bertemu dengan gadis yang sangat baik dan cantik..akan ku serahkan hidupku untukmu nona..terimakasih karena berkali kali telah menyelamatkanku" batin yin jun yang mulai berkaca kaca
Xianfei yang melihat mata yin jun berkaca kaca mengerutkan kening
"Apakah badanmu mulai sakit lagi? Apakah perih yin jun? Ohh jangan menangis sini akan aku obati luka lukamu itu" ucap xianfei penuh khawatir
"Aku baik baik saja nona"
Author:
Pada malam Jumat Kliwon
Aku pulang lewat kuburan
Aku bertemu perempuan
Duduk rileks di batu nisan
Aku nyengir dia tertawa
Gigi ompong panjang taringnya
Rambut panjang botak atasnya
Jari tangan keriting semua
Merinding bulu jaketku
Tak dapat ku berlalu
Ketika aku mau pingsan
Akhirnya dia pingsan duluan
Melihat celana kedodoran
Netizenmahabenar: bakir..bakir..bakir...bakero... Hobaaaaa ....
__ADS_1
Author: apasihh lu sukaenahh nongol muluuu...!!
Netizenmahabenar: bodo.!! Penting goyang.. Yomannn reagge...yomannnn.....!!!