
"Kurang ajar! Jika kediaman perdana mentri li tidak sanggup memberikan pengawal untuk xianfei, aku sendiri yang akan memberikannya!!" Marah pangeran tian
Jika sesuatu terjadi pada xianfei bahkan jika sehelai rambutpun hilang dia akan memberi perhitungan bagi orang yang berani menyakiti pujaan hatinya
"Besok pagi bawa sepuluh pengawal istana yang tangguh dan suruh jendral hong sendiri yang memilih untuk ku jadikan pengawal xianfei" perintah pangeran tian
"Baik pangeran..hamba undur diri" ucap pengawal pangeran tian lalu menghilang di gelapnya malam
__o0o__
"Besok akan ku beri pelajaran orang tua li itu! Beraninya hampir membuat xianfei celaka!!" Kesal pangeran tian sambil menggebrak meja
KEDIAMAN PERDANA MENTRI LI
Hari sudah menjelang tengah malam dan para penghuni di kediaman perdana mentri li sudah terlelap dalam tidur mereka, Hanya tersisa para penjaga yang bertarung dengan rasa kantuknya
Kereta kedua yang di tumpangi xianfei telah sampai di gerbang utama kediaman perdana mentri li
Dong memberhentikan kereta dan segera turun untuk membantu nonanya turun dari kereta
"Mari hamba bantu untuk turun nona" ucap dong sambil membuka tirai kereta
"Terimaksih.."ucap xianfei lalu turun dari kereta diikuti dengan bianfei di belakangnya
"Aku akan langsung ke kediaman, kau kembalilah untuk istirahat dan mulai besok cukup jaga aku dari kejauhan..mengerti!" jelas xianfei
"Mengerti nona" ucap Dong lalu pergi bersama hembusan angin malam hilang tak terlihat
"Hari sudah sangat larut nona..mari kembali ke kediaman nona harus istirahat" ucap bianfei
"Ya ayo.." ucap bianfei lalu berjalan menuju kediaman bulan untuk istirahat diikuti bianfei
KEDIAMAN BULAN
Sesampainya di kediaman xianfei langsung menghempaskan tubuhnya ke kasur tanpa peduli untuk ganti baju dan mencuci mukanya
"Nona.. Ganti baju dulu dan cuci muka dulu nona.." ucap bianfei mengingatkan
"Tidak perlu, aku lelah! Biarkan aku istirahat..kau juga kembalilah istirahat!" perintah xianfei
"Tapi nona.." elak bianfei
"Tidak ada bantahan, cepat istirahat!!" perintah xianfei
"Baiklah nona..hamba undur diri dulu, selamat malam nona" ucap bianfei lalu undur diri dari kamar xianfei menuju kamarnya untuk istirahat
Xianfei segera memejamkan matanya untuk tidur tidak lupa untuk memeluk guling kesayangannya
"Ehh..kok rasanya ada yang beda ya?? Enakan malam itu gulingnya..kenapa bisa nyaman yang kemarin sihh" gumam xianfei sambil mengusik gulingnya
Xianfei tidak tahu jika guling yang dimaksud adalah badan kekar pangeran tian yang semalaman memeluk dirinya
Pagi mulai menyingsing sinar mentari mulai menampakkan kehangatannya
KEDIAMAN ROUYAN
Rouyan yang masih tertidur sangat nyenyak terusik dengan teriakan pelayannya yang memekakkan telinga
"Nona..nona..nona.." teriak pelayan rouyan di samping rouyan
__ADS_1
Rouyan segera terbangun dan marah karena tidur nyenyaknya tergangku karena pelayan bodohnya
"Bodohh!! Aku tidak tuli! Pagi pagi sudah membuat keributan! Baru saja aku tidur nyenyak karena tanpa jalang itu" marah rouyan sambil berdiri dari ranjang
Pelayan yang di maeahi rouyan segera berlutut untuk meminta maaf
"Maafkan hamba nona..nubi ini memberi kabar untuk non" ucap pelayan itu
"Kabar apa? Jika tidak penting akan ku penggal kepalamu!" marah rouyan
"I-itu nona tertua xianfei sudah kembali nona..tadi penjaga yang bertugas di gerbang utama mengatakan jika tadi malam nona xianfei sampai di kediaman tanpa luka apapun" jelas
"Apa!! Bagaimana mungkin dia bisa kembali, ibu sudah menyuruh para pembunuh bayaran untuk menghabisi jalang itu! sialll!!!" teriak rouyan marah
Para pelayan yang mendengar amukan rouyan mengerinyit takut jika nonanya akan mengamuk
"Kau!! Kesini!! Cepatt!!" perintah rouyan kepada pelayannya
"I-iya nona.." ucap pelayan xui sambil mendekat kearah rouyan
"Nanti aku akan pergi bersama ibuku, Kau cari tau apapun yang terjadi dengan xianfei dan laporkan padaku nanti. Mengerti!!" perintah rouyan
"Hamba mengerti nona..." jawab pelayan xui
"Air mandiku sudah siap belum" tanya rouyan
"Sudah nona" jawab pelayan xui
"Aku akan mandi..siapkan baju dan makanan untukku.." perintah rouyan sambil berjalan menuju pemandian diikuti dua pelayannya
Sesampainya di pemandian rouyan segera melepas pakaiannya di bantu oleh kedua pelayan pribadinya
"Hamba bantu membersihkan tubuh nona.." ucap kedua pelayan rouyan
KEDIAMAN BULAN
Xianfei masih terlelap dalam mimpi indahnya tak bergeming sedikitpun saat dibangunkan bianfei dan bianmei
"Nona...bangun nona, sudah berapa kali kita membangunkan nona dari pagi buta.." eluh bianfei
"Ya nona..cepat bangun, obat yin jun juga sudah habis" ucap bianmei melanjutkan
"Erghhh..ngantukk akutuuu" eluh xianfei
Tiba tiba yin jun masuk ke dalam kamar xianfei dan menghampiri bianfei dan bianmei
"Apakah nona belum bangun??? Tanya yin jun
"Belum..kita dari tadi teriak teriak agar nona bangun tapi nona tidak bergerak sama sekali" jawab bianmei
"Iya.. Tuh lihat bibir bianmei sampai majuu" ejek bianfei
"Sialan!!! Pantatmu itu yang maju" jawab bianmei tak mau kalah
"Emang kamu..dasar pantat rata!!" balas bianfei tak mau kalah
"Aaaaaaaaaaa bianfei sialan!! Awass kau yaaa!!!" teriak bianmei lalu memukul mukul pantat bianfei
"Hahahhaa..." tawa yin jun melihat bianfei dan bianmei kejar kejaran hingga lupa misinya untuk membangunkan xianfei
__ADS_1
Yin jun naik ke ranjang xianfei dan memencet hidung xianfei
"Nonaaa banguuuuuunnnn" teriak yin jun
Xianfei yang hidungnya dipencet kehabisan nafas segera membuka matanya dan langsung duduk
"Ahh..ah.. Pengapp..nafas nafas..." ucap xianfei sambil mengibas ngibaskan tangannya mencari udara sebanyak banyaknya
Yin jun yang melihat kelakuan xianfei tertawa geli
"Hahahha nona..hhaa"
"Yakkk!!! Kau bocah berani beraninya kau mengerjaiku" dengus xianfei
"Salah siapa nona susah bangun..sudah dari pagi nona di bangunkan oleh jie jie bianfei dan bianmei" jawab yin jun polos
"Brugg..bughh..bughh..." suara tubuh jatuh ke lantai
"Yakkkk!!!! Yaampuuunnn!! bianfei bianmei..apa yang kalian lakukan!" teriak xianfei
Author: tes.. Tes.. Ekhemmm..spesial buat netizen" ku yang lagi Galauuu..wkekekeke
Masih membasah luka
Yang dulu pernah kau cipta
Kau sayat kembali
Diatas derita lama
Tak pernah menjadi impian
Dan hitam bukanlah harapan
Mengering air mata
Mengenang percintaan
Yang kini tinggal igauan
Masih segar di ingatan
Kenang kenanglah aku sayang....
Rinduilah aku dalam ingatanmu
Yang telah tinggalkan ku selama ini
Jauh mengejar mimpi yang tiada pasti
Biar hujan datang berturun
Takkan tawar rasa lautan cinta
Ku khayalkan kasihmu mengekalkan rasa
Kiranya gerimismu tawarkan lautan
Netizenmahabenar: yaahhh!! Thor gua nangis ini.... Gak bisa move on!!
__ADS_1
Author: hahha..makanya nikah!!
Netizenmahabenar: njirrr yakk!! Jlebb thor omongan lu setdahhh!!