
"Bianfei, bianmei dan yin jun ikuti gerakan ku" ucap Dang lalu memasang kuda kuda dan meninjukan tangan kanan dan kiribsecara bergantian
"Baik" ucap mereka bertiga lalu memulai gerakannya
"Ayo nona..ambil pedang ini" ucap Dang sambil menyerahkan sebuah pedang yang sangat tajam dan menyilaukan mata
\_o0o\_
"Wuuuu pedang yang keren..tajam dan sangat berat" ucap xianfei sambil meneliti pedang yang di pegangnya
Sreeettt!!!
"Dang ayo mulai..jangan anggap aku adalah nonamu..anggap aku musuhmu..jangan kau sembunyikan keahlianmu mengerti!!" Ucap xianfei mengingatkan
"Dengan senang hati nona" jawab dang tegas
"Hiyaaa!!!" Tring...!! Tring!! Zrashhhhhh..... Sringg... Sring...
Suara pedang beradu dengan sangat sengit
Bianfei dan bianmei serta yin jun yang melihat pertarungan nonanya dengan pengawal bayangannya itu terbengong takjub
"Wahhh... Nona sangat hebat!!" Puji yin jun
"Ini sih bukan latihan namanya pertarungan..!!!" Seru bianmei menimpali
Bianfei lalu duduk di rerumputan diikuti dengan bianmei dan yin jun
Para pelayan dan pengawal yang di kirim dari pangeran tian dan pangeran mahkota pun ikut duduk menyaksikan pertarungan antara nonanya dengan seorang pria berpakaian serba hitam
__ADS_1
Mereka tidak tahu jika yang sedang bertarung dengan nona xianfei adalah pengawal bayangannya
"Wahh.. Nona xianfei sangat hebat.. Pantas saja para pangeran sangat mengagumi dan menyukai nona" ucap salah seorang pelayan yang menatap kagum kepada nona xianfei
"Benar.. Nona xianfei sangat sempurna.. Tubuhnya Tinggi, kulitnya putih bersih, cantik,baik, ramah, tegas, pintar masak dan juga beladiri..aku sangat kagum" tambah pengawal dari pangeran tian
"Kau benar, betapa sangat beruntung pria yang akan menjadi suami nona xianfei.. " ucap pengawal lainnya
"Pantas saja pangeran tian dan pangeran mahkota bersaing untuk mendapatkan hati nona.. Aku pun sangat mengaguminya..andai saja bisa jadi istriku" ucap pengawal lain
"MIMPI..!!!!!!" Ucap semua orang yang ada disana secara serempak
"Aihh... Kalian!!" Ucap pengawal yang malu hingga mukanya memerah seperti tomat
Trang...Trang... "Hiyaaaaa!!!"
Suara xianfei mengerahkan seluruhvkemampuannya menyerang Dang dengan melompat dan hampir menebas leher dang
"Ampun nona!! Hamba mengaku kalah...nona sangat hebat!!!" Ucap Dang yang terduduk di tanah karena jatuh menghindari serangan nona xianfei
"Hahhaha.. Cukup!! Mari kita istirahat" ucap xianfei lalu meletakkan pedang dari tangannya ke tanah
Namun saat menoleh kebelakang betapa terkejutnya xianfei dan Dang yang melihat para pengawal dan pelayannya bertepuk tangan dengan riuh
"Wahh nona sangat hebat!!"
"Nona sangat luar biasa!!"
"Nona idamanku!!!"
__ADS_1
Teriakan para pelayan dan pengawal yang berada di kediamannya
"haihhh... Sejak kapan mereka menonton kita berlatih???" Tanya xianfei kepada Dang
"entahlah nona.. Tapi tadi bukan latihan nona tapi PERTARUNGAN" jawab Dang penuh penekanan
Xianfei dan Dang berjalan menuju tempat para pelayan duduk menontonnya
Para pelayan yang melihat nonanya berjalan mendekat segera berdiri untuk pergi
"Mau kemana kalian?? Kembali duduk!! " perintah xianfei
Xianfei dan Dang ikut duduk di tanah
Bersama dengan para pelayan dan pengawal
"Ah nona izinkan kami yang seorang budak untuk undur diri, kami tidak pantas duduk sejajar dengan nona" ucap salah satu pelayan
"Lupakan aturan itu! Aku tidak pernah menganggap pelayan dan pengawalku itu seorang budak! Melainkan teman temanku jadi Diam dan duduk bersamaku..sekarang duduk melingkar" perintah xianfei
Para pengawal dan pelayan sangat terkejut bercampur senang mendengar nonanya tidak mengangap mereka budak malah menganggapnya sebagai teman bahkan tidak malu untuk duduk sejajar dengan mereka
"Bianfei dan bianmei suguhkan teh dan ambil cemilan di atas meja kamarku" perintah xianfei
"Baik nona... Ucap mereka bersamaan"
Author: enak ya lu bisa libur dirumah.. Nah gua? Masih aja kerja mana temen se pabrik ada yang dari zona merah pula
Netizenmahabenar: kasihaaaannnn!!!!
__ADS_1
Author: njerrr yak luu!!
Netizenmahabenar: buahahhaha... Sini" thor ngikut gua rebahan