
Kau juga bianfei, bianmei.. Makan yang banyak.. Tubuhmu seperti tinggal tulang semua" ledek xianfei sambil tertawa kecil
"Nona....ehh tuann..!" Teriak bianmei kesal
Xianfei dan bianmei, yin jun serta bianfei menikmati makan siang mereka dengan lahap.
Disisi lain para pangeran diistana sedang uring uringan karena rindu ingin bertemu dengan pujaan hati mereka..siapa lagi kalau bukan xianfei
__o0o__
ISTANA
Pangeran mahkota sejak ditinggal xianfei kembali ke kediaman perdana mentri li memjadi lebih dingin dan pemarah. Kasim dan para pelayan hingga para pejabat menjadi sasaran amukan pangeran mahkota
Salah satu korban dari amukan pangeran mahkota adalah pelayan istana bernama murong
"Dasar pelayan bodohh!! Menuangkan teh saja sampai tumpah!" Marah pangeran mahkota yang baju kerajaannya terkena tumpahan teh
"Maafkan hamba yang mulia..maafkan hamba.." Ucap pelayan murong sambil ber kwotow di lantai berkali kali memohon ampun
"Pengawal..!!! Seret pelayan itu dan cambuk dia seratus kali!!" Perintah putra mahkota
Para pengawal segera datang dan menyeret pelayan menuju ruang eksekusi
"Huhu.huhu...aduhh sakit!! Sakittt...cukup...ampunnn!!!" Suara Teriakan pelayan murong menggema di seluruh ruangan
__ADS_1
"Jangan kau ulangi lagi kecerobohanmu itu! Dasar bodoh" ucap pengawal yang mencambuk pelayan murong
"Sakitt...huhuhu...ampunnn.." Tangis pelayan murong mulai terdengar lirih hingga tak terdengar lagi suara tangisan pelayan baju yang semula berwarna putih berubah menjadi merah karena penuh dengan darah segar yang membuat pelayan itu tak sadarkan diri
"Sudah cukup.. Dia tidak sadarkan diri, bawa dia pergi!!" Perintah kepala pengawal
"Baik laksanakan.." Ucap para pengawal lain
KEDIAMAN PUTRA MAHKOTA
"Banyak sekali laporan yang belum selesai, aku sudah sangat merindukan xianfei...ingin sekali bertemu dengannya" kesal putra mahkota saat memeriksa laporan pemerintahan
"Yang mulia... Pelayan yang dihukum cambuk tadi tidak sadarkan diri dan dibawa kembali ke kepala pelayan" ucap kasim putra mahkota
"Ya.." Cuek putra mahkota yang masa bodoh
"Yang mulia..anda sudah seharian memeriksa laporan pemerintahan, istirahatlah dulu yang mulia" ucap kasim putra mahkota
"Baik yang mulia, hamba undur diri" ucap kasim yang lalu pergi undur diri dari hadapan putra mahkota..
KEDIAMAN PANGERAN TIAN
Di tempat berlatih tepatnya di arena pedang suara dentingan pedang terdengar sangat keras dan lebih dari sepuluh orang pengawal tergeletak di tanah sudah tak bernyawa
"Tring..ting..ting... Hiyaaaa" suara pangeran tian yang belum puas berlatih hingga menewaskan lebih dari sepuluh pengawal
__ADS_1
"Ampun yang mulia..hamba sudah lelah, hamba belum mau mati dulu yang mulia" ucap seorang pengawal yang sedang bertarung dengan pangeran tian
"Cihh...mati ya mati" jawab pangeran tian kejam
"Hamba akan menikah yang mulia..tolong ampuni hamba" ucap pengawal dengan suara pilu
Ting...pedang pangeran tian terlempar, dia langsung terdiam mendengar kata kata menikah
"Menikah?? Ahh..xianfei juga sudah memasuki umur untuk menikah, aku harus cepat...aku harus bilang ibunda agar xianfei menjadi istriku..aku tidak akan membiarkan siapapun memilikinya kecuali hanya aku!!" Gumam pangeran tian yang lalu meninggalkan arena pelatihan
"Huhhh..selamat selamat... Jadi nikah besok saya...selamat..." Suara pengawal yang tadi bertarung dengan pangeran tian terdengar
Pangeran tian berjalan meninggalkan arena pelatihan untuk menuju kediaman ibundanya, sepanjang perjalanan pangeran tian hanya memikirkan xanfei..xianfei...dan xianfei..
"Bisa gila aku jika lama lama tidak bertemu dengannya.. Apalagi jika dia menjadi milik orang lain? Uhh tidak akan terjadi!!" Gumam pangeran tian
Para pelayan yang mendengar berita jika pangeran tian menghabisi sepuluh orang pengawal di arena pelatihan pedang dan putra mahkota yang menghukum cambuk seorang pelayan hingga tidak sadarkan diri mulai ketakutan
"Aku sangat takut..kenapa para pangeran kita sangat kejam setelah kepergian keluarga perdana mentri li dari istana ya" ucap salah satu pelayan istana
"Iya... Saat keluarga perdana mentri li diistana aku sangat bahagia karena melihat para pangeran bersikap sangat ramah dan baik, bahkan yang mulia putra mahkota yang tidak pernah tersenyum pun terlihat tertawa lepas bersama dengan nona tertua perdana mentri li" sambung pelayan lain
"Heii kalian...kembali ke pekerjaan masing masing!!" Ucap kepala pelayan yang membuat mereka terkejut lalu lari kocar kacir
Netizenmahabenar: thor" dingin nih..hujan mulu..
Author: ya dongin lahh sukaenah..orang hujan mulu...sini gua bakar biar anget!!
__ADS_1
Netizenmahabenar: astagfirullah...kejam amat lu thor!!!
Author: kan biar anget hahahahhaha