
Rouyan pergi untuk mengambil kantong kecil yang dia sembunyikan di halaman belakangnya dia telah lama menyiapkan untuk memberi pelajaran kepada xianfei
"Nanti malam kau suruh seorang pelayan baru untuk mengantar makanan ke kediaman bulan dan kau harus bilang jika ayah dan ibu sedang tidak enak badan, makanan akan di antar ke kamar masing masing.. Mengerti!!" perintah rouyan
"Mengerti nona" ucap pelayan pribadinya
__o0o__
KEDIAMAN BULAN
"Yakk!! Kau mau sampai kapan berada di kediamanku! Sudah sampai sore hari ini...hadehhhh" omel xianfei kepada pangeran tian yang sangat sangat santuyyyy tiduran di atas tempat favoritnya
"Sudahlah...berisik kau ini xianfei!! Bukankah kita sudah pernah tidur di ranjang ini... Cerewet sekali!!" Eluh pangeran tian dengan kaki kanan yang ditumpu ke kaki lain (ngingkrang gaesss)
"Hah!! Palamu tidur di ranjang ini! Kapan kita pernah tidur bersama dasar cabul!!!" Omel xianfei sambil memukul mukul badan pangeran tian dengan wajah merona
Meskipun xianfei dari abad 21 yang sangat di takuti sebagai pembunuh paling kejam dan kuat dia belum pernah berbagi ranjang dengan seorang pria. Jangankan tidur bersama pacaran saja tidak ada waktu
"Hahhahaaa manisnya" pangeran tian hanya tertawa melihat wajah xianfei yang merah seperti tomat
"Yakk!!! Malah ketawa.. Apa coba jelaskan! Apa maksudmu tadi... Kapan kita pernah tidur bersama? Aku masih gadis tau!!!" Kesal xianfei
"Kapan aku pernah bilang kau sudah tidak gadis lagi hah? Aku kan hanya bilang kita pernah tidur di ranjang ini bukan bilang kau sudah tidak gadis lagi" jawab pangeran tian tenang dengan senyum smirknya
Doengg!!!! Doeng!!!
Wajah xianfei semakin memerah karena malu dia berfikir yang aneh aneh
"Bodohnya aku!! Kenapa aku sampai membayangkan hal hal yang bukan bukan! Duuhhh otak ku ternoda! Tidur seranjang bukan berarti itu kan" batin xianfei sambil menggeleng gelengkan kepalanya
"Pffffttt!!" Suara ketawa pangeran tian tertahan di tenggorokannya
"Ah!! Kau menyebalkan!!!!!" Teriak xianfei sambil memukul mukul badan pangeran tian
"Hahahha cukup cukup! Sudah cukup " ucap pangeran tian sambil mencengkram tangan xianfei
__ADS_1
"Huhhhh!!" Eluh xianfei sambil mengembangkan pipi nya
"Ada sesuatu untukmu..." ucap pangeran tian sambil memberikan kotak berukuran sedang ke tangan xianfei
"untukku??? Apa ini? " ucap xianfei sambil menerima kotak hadiah dari pangeran tian
"Bukalah..semoga kau menyukainya" ucap pangeran tian sambil tersenyum lembut
Xianfei segera membuka kotak hadiah dari pangeran tian
"Wahhh cantik sekali...ini untukku?? Sangat indah.. Terimakasih pangeran tian" ucap xianfei tulus
"Iya.. Sini aku pakaikan.. Ini gelang dan liontin yang kurasa cocok untukmu..jangan sampai dilepas ya" ucap pangeran tian lembut
" Terimakasihh.." Ucap xianfei lagi
"Hari sudah menjelang malam..aku akan pulang dulu ke istana, kalau ada waktu pasti aku akan kesini lagi" pamit pangeran tian lalu berjalan mendekat mengecup pipi xianfei
Xianfei yang terkejut karena gerakan pangeran yang tiba tiba hanya terdiam dengan matanya yang melotot
Xianfei kemudian berjalan mengikuti pangeran tian untuk mengantarnya sampai gerbang utama namun saat sampai di meja makan dia melihat bianfei, bianmei dan yin jun tertidur lelap diatas meja makan
"Dasar tukang makan!! Kalian ini..hadehhhh" ucap xianfei sambil memegang kepalanya
"Banguuuuunnnnn!!!!!!!" Teriak xianfei
Ketiga orang yang sedang nyenyak tidur diatas meja langsung berdiri karena terkejut
"Uhh nona... Hamba kaget!!" Eluh bianmei yang gelagapan karena kaget sedangkan bianfei memegangi dadanya
"Hampir saja jantungku copot nona!! " eluh bianfei
"Hhahahhaa..makanya bangun! Kalau makan tuh secukupnya! Kalian makan seperti orang tidak makan selama sebulan" ucap xianfei
"Hehehe...iya nona" ucap mereka bertiga
__ADS_1
"Cepat bangun..kalian ikut aku tidak? Xiaoji ini akan mengantar pangeran tian pulang sampai gerbang utama"
"Ikuuuutt nona..." Teriak mereka bertiga
Author: ekhemm.. Spesial buat yang ditinggal nikah wkwkkwwkk
Atiku rasane loro
Nyawang kowe rabi karo wong liyo
Nangis getih eluhku, remuk ajur rosoku
Kowe tego ninggal aku
Opo iki wes dalane
Kudu pisah kelangan tresnane
Kudu kuat atiku, kudu kuat batinku
Senajan nyekso tresnoku
Mas opo kowe lali karo sumpah janjimu
Biyen bakal ngancani urip tekan matiku
Pancene kowe tego medot tali asmoro
Rabi karo wong liyo, mblenjani tresnoku nelongso
Netizenmahabenar: ehh kamvret lu thor!! Gua kesungging oey!! Habis ditinggal kawin guaaaaaa
Author: hhha kasian!!!...maklum musim kawin ini..makanya lu juga nyusul...
Netizenmahabenar: setdahh!! Malah diketawain dasar lu upil kudaaaaa
__ADS_1