
"Tentu..pakailah pedangku" jawab pangeran kedua antusias
Pangeran kedua melemparkan pedang kearah xianfei namun dengan cepat xianfei menangkapnya
Hal itu membuat orang-orang terkejut, begitu pula dengan perdana mentri Li
__o0o__
Xianfei pun maju dengan pedang di tangannya
"Hormat hamba kepada yang mulia Kaisar dan permaisuri semoga menikmati pertunjukan hamba" ucap xianfei tenang
"silahkan nona" ucap permaisuri lembut
Alunan musik mulai terdengar, Xianfei mulai menari dengan pedangnya. Dia menggunakan teknik balet dipadu padankan dengan pedang, jadi xianfei berkelok kelok dengan lentur tapi sangat lincah. gerakan kaki dan badannya sangat selaras bahkan gerakan pedangnya sangat mengagumkan
xianfei menari mengikuti aluran musik yang energik hingga para tamu terpukau
"wahh sangat hebat..apakah itu nona yang dirumorkan sampah? sungguh buta orang yang menyebarkan rumor itu"
"kau benar sekali, dia terlihat sangat mengagumkan dan tentu saja cantik"
bisik-bisik para tamu yang melihat pertunjukan xianfei.
para pangeran dan tentunya kaisa juga permaisuri terkagum-kagung dengan penampilan xianfei
"lihatlah kakak mantan tunanganmu itu sangat mengagumkan" goda pangeran ketiga kepada putra mahkota
"kau benar adik, dia sangat mengagumkan ditambah pedang kesayanganku yang berada ditangannya". ucap pangeran kedua
"sudahlah..diam kalian" jawab putra mahkota dingin
Sebenarnya putra mahkota mulai menyesali keputusannya untuk memutuskan pertunangannya bersama xianfei..setelah dia melihat xianfei dia kulai tertarik ditambah penampilan yang sedang xianfei lakukan
prok..prok..prok.. suara tepuk tangan menggema setelah xianfei selesai dengan pertunjukannya
"Xianfei..zhen (cara kaisar memanggil dirinya sendiri) sangat kagum dengan penampilanmu tadi, kau sangat hebat" ucap kaisar senang
"terimaksih yang mulia atas pujian anda" jawab xianfei dengan senyum manisny
"ya sedikit mengagumkan" ucap putra mahkota datar
"terimaksih putra mahkota" jawab xianfei tak kalah datar
__ADS_1
Rouyan yang melihat penampilan xianfei mengagumkan dan mendapat pujian dari Kaisar dan para pangeran menggeram marah
"Dasar jalang..!! rencanaku untuk mempermalukannya gagal..." guman rouyan marah dengan wajah yang mulai menghitam
"tenanglah anakku, masih ada banyak waktu untuk mengerjainya" ucap ibunya yang mendengar gumam rouyan karena dia duduk tak jauh dari ibunya
"Perdana mentri li, Kaisar ini mengundangmu dan keluargamu untuk makan malam nanti" ucap kaisar
"terimkasih yang mulia,hamba dengan senang hati menerimanya" jawab perdan a mentri Li
Setelah berbagai pertunjukan selesai dan perjamuan yang sangat melelahkan selesai, para tamu mulai kembali pulang ke kerajaan masing-masing
Xianfei yang diantar pelayan istana menuju ke kediaman tamu diikuti para pelayan xinafei
"ohh jadi ini keadaan istana.. sangat bagus..andai aku bawa hp bisa selfie nihh buat post di IG" batin xianfei
"ahh aku ingin jalan-jalan.. ayo bianfei bianmei kita jalan-jalan" ucap xianfei antusias
"baik nona"jawab mereka
Xianfei diikuti pelayan pribadinya menuju taman bunga mawar yang sangat indah.. bunga warna merah semerah darah yang aromanya menjalar di seluruh taman
"bunga kesukaanku.." ucap xianfei senang melihat bunga kesukaannya
ya karena ketika dia melihat mawar merah seperti melihat daah mengingatkan kesenangannya membantai para musuh
Pangeran kedua yang tidak sengaja melihat xianfei berada di taman bunga menghampirinya
"Nona.. apakah mau ku ambilkan bunga untukmu" suara lembut terdengar
xianfei menoleh dan menempati pangeran kedua berdiri dibelakangnya
"pangran kedua..hormat hamba pangeran" xianfei segeran memberi hormat
__ADS_1
"tidak usah formal nona,jika hanya ada kita" senyum pangeran kedua Xiau tian
Xianfei yang melihat senyuman pangeran kedua tian sangat terkagum, Postur tubuh tinggi sekitar 185cm kulit putih bersih dan wajahnya sangat tampan dia memiliki hidup mancung dan bibir tipis, matanyavyang teduh menghanyutkan..dan tentu berbeda dengan putra mahkota yang angkuh dan sombong itu
"apa kau kuambilkan bunga mawar itu?" tanya pangeran tian
"bolehkah hamba memilikinya pangeran?" ucap xianfei lembut
"tentu saja nona.." Pangeran tian segera mengambil setangkai bunga mawar merah hanya dengan menggerakkan ujung jari telunjuknya saja
"hati-hati ini ada durinya nona" ucap pangeran tian sambil membirikan bunga itu ke xianfei
"ya terimaksih pangeran" ucap xianfei
pandangan mereka pun bertemu..pangeran tian jadi salah tingkah malu-malu
"ee..e...saya pamit dulu nona" ucap pangeran lau pergi sebelum mendengar jawaban xianfei
"aha sangat menggemaskan..manis sekali" ucap xianfei
Namun tanpa mereka sadari ada seseorang yang memperhatikan mereka dari kejauhan dengan tatapan mengerikan dan terbakar amarah melihat interaksi xianfei dengan pangeran mahkota yang begitu dekat dia mencengkram kuat buku yang sedang dia genggam, siapa lagi kalau bukan putra mahkota
"apa yang aku inginkan harus aku dapat" ucap putra mahkota yang kemudian pergi
ayaaaa...selamat weekend shayyy...
jangan lupa like dan komen ya guys,biar author makin kenceng up nya... hokyaaa
__ADS_1