Rebirth of cowardly women

Rebirth of cowardly women
Wolulikur


__ADS_3

"Aaaaaaaa...ampun nona ampun!!!" Teriak kepala pelayan sambil menangis histeris


"Rasakan!! Ini tadi yang kau perbuat beraninya kau menyiksa orangku! Apa kau buta! Dia masih anak anak..dasar bodoh!!" Murka xianfei


Suara cambukan menggema diseluruh ruangan disertai suara tangisan yang berasal dari kepala pelayan


Para pelayan dan pengawal yang melihat nona tertua mereka murka bergidik ngeri, mereka bersumpah tidak akan mencari masalah dengan nonanya itu


                          __o0o__


Kepala pelayan tak sadarkan diri setelah menerima cambukan bertubi tubi dari nona tertua xianfei


Bugghhh suara cambuk dilempar xianfei ke lantai


"Pengawal!! Seret dia ke kamarnya..enyah dari hadapanku!" Perintah xianfei


"Baik nona"


Para pengawal yang mendengar perintah nonanya segera berlari menyeret kepala pelayan untuk menuju kamarnya


"Cihhh.... Bianfei ayo kita pergi untuk melihat keadaan yin jun" ucap xianfei


"Baik nona" jawab bianfei yang gemetaran melihat nonanya menyiksa kepala pelayan dengan kejam


Xianfei diikuti bianfei menuju kediman bulan untuk melihat keadaan pemuda kecil yang sangat malang itu


KEDIAMAN ROUYAN


Rouyan yang tengah bersantai di kediamannya dengan di temani para pelayan yang sibuk memijit kaki dan tangannya dikejutkan oleh kedatangan seorang pelayan


"Nona muda.. Nubi ada kabar penting" ucap seorang pelayan yang tergopoh gopoh masuk menghampiri rouyan


"Ada apa? Jika bukan kabar yang penting akan ku congkel matamu karena berani beraninya mengganggu waktu santai ku!!" Ucap rouyan angkuh


"I-itu nona.. Nona tertua xianfei menyiksa kepala pelayan, dia mencambuk kepala pelayan hingga tak sadarkan diri nona" jelas pelayan rouyan


"Si jalang itu sudah berani rupanya..lalu kenapa jalang itu menyiksa kepala pelayan" seringai rouyan


" Karena Kepala pelayan mencambuki pelayan baru nona tertua xianfei.."jawab pelayan rouyan


"Akan ku urus nanti...sudah keluarlah!! Jangan ganggu waktuku bersantai!" Usir rouyan kepada pelayannya


KEDIAMAN BULAN


Xianfei diikuti bianfei berjalan tergesa gesa menuji kediaman bulan dia sangat khawatir dengan keadaan yin jun yang babak belur karena disiksa oleh kepala pelayana kediaman perdana mentri li


"Semoga kau baik baik saja yin jun.. Maafkan aku yang lalai menjagamu.." Batin xianfei sedih


Sesampainya di kediaman bulan xianfei langsung menuju kamarnya


Krekkkk suaara pintu terbuka.. Terlihat wajah xianfei yang merah padam melihat luka luka di tubuh mungil yin jun

__ADS_1


"Ohh maafkan aku yin jun yang lalai menjagamu.. Ini pasti sangat sakit.." Ucap xianfei lalu berjalan mendekati tubuh mungil yin jun


Yin jun yang mendengar nonanya sangat mengkhawatirkan keadaan dirinya tersenyum samar. Bahkan untuk tersenyum dirinya tidak sanggup karena menahan sakit di tubuhnya


Bianmei yang masih sibuk membersihkan luka luka yin jun dari darah meringis sakit hingga ber cucuran air mata


"Huhuhu pasti sangat sakit yin jun.. Maafkan kan aku yang diam saja yang tak bisa menghentikan kepala pelayan saat menyiksamu..maafkan aku" ucap biannmei saat tengah memberaihkan luka luka pada tubuh yin jun


Xianfei yang melihat luka yin jun sangat parah dah bekas cambukan yang merobek tubuhnya semakin geram


"Akan ku buat kepala pelayan itu merasakan lebihhh dari apa yang kamu rasakan yin jun..tenang saja" ucap xianfei


"Luka ini tidak bisa disembuhkan dengan peralatan yang sederhana..aku akan mencari salep dan perban di ruang dimensiku" batin xianfei dalam hati


Xianfei lalu masuk kedalam ruang dimensinya untuk mencari apa saja untuk merawat luka yin jun, dia berjalan ke seluruh penjuru di ruang di mensinya


"Ini dia... Obat merah, kapas, alkohol, perban, kasa, hansaplast, salep untuk luka, dan salep penghilang bekas luka.. Sipp trus obat pereda nyeri mana yes..??" Ucap xianfei sambil terus mencari apa saja yang dia butuhkan untuk yin jun


Xianfei kembali berjalan untuk mencari obat pereda nyeri


"Cihh mana sihh obatnya.. Pusing gue lihat obat segini banyaknya" ucap xianfei saat melihat berbagai macam obat tersedia di depan matanya


"Alahh au ahh.. Biar pakai obat herbal dari tabib aja lah.. Pusing gue..ntar kalo salah malah bahaya" gumam xianfei


Setelah itu xianfei lalu kembali ke kediamannya untuk mengobati yin jun


Sesampainya di kamarnya


"Sudah nona...tadi setelah diperiksa tabib yin jun sudah diminumkan ramuan nona" jawab bianmei


"Syukurlah...bianmei..bianfei... Lihat apa yang aku pegang ingat ini baik baik untuk merawat luka" perintah xianfei


Xianfei lalu duduk di samping yin jun dan mulai mengobati punggung dan tubuh yin jun


"Pertama.. Bersihkan luka luka menggunakan air dari noda darah..kedua ambil kapas dan tuangkan alkohol untuk membersihkan luka lagi.


Ini kapas di tangan kiriku, dan ini alkohol di tangan kananku..paham?" Ucap xianfei


"Paham nona" ucap bianfei dan bianmei


"Ketiga.. Ini salep untuk mengobati luka seperti yang yin jun alami, ini untuk meredakan nyeri dan sakit dan agar mengeringkan luka.. Oleskan ini ke seluruh bagia yang terluka" jelas xianfei


"Selanjutnya balut luka menggunakan perban dan kain kasa..seperti ini" xianfei segela membalut luka yin jun dengan teliti


"Satu lagi.. Salep ini digunakan setelah lukanya mengering untuk menghilangkan bekas luka.. selesai..kalian mengerti??!!"


Jelas xianfei panjang lebar


"Kami mengerti nona.." Ucap bianmei dan bianfei


"Bianfei... Buatkan bubur untuk yin jun, dan kau bianmei buatkan teh hangat untuknya, biar aku yang menjaganya disini" perintah xianfei

__ADS_1


"Baik nona.. Kami undur diri" ucap mereka lalu pergi untuk melaksanakan perintah nonanya


ISTANA KEKAISARAN


Sesampainya di kediamannya pangeran tian segera menuju kamar untuk membersihkan tubuhnya dan menghadiri sidang pagi diistana. Namun saat memasuki kamarnya dia terkejut melihat kakaknya berada disana


"Dari mana saja kau pangeran?" Tanya pangeran mahkota xian yu


"Hamba..hamba dari berjalan jalan saja kakak" ucap pangeran tian gugup


"Terus mengapa kau memakai penutup wajah seperti itu jika hanya berjalan jalan?" Tanya pangeran mahkota xian lagi


"Sudahlah kak..adik mau mandi dulu.." Ucap pangeran tian lalu pergi meninggalkan pangeran mahkota


"Apa jangan jangan dia pergi ke kediaman perdana mentri li dan diam diam pergi untuk menemui xianfei??? Ahh siallll!!!! Aku kalah selangkah lagi!!" Gumam pangeran mahkota marah lalu pergi meninggalkan kediaman pangeran tian


Author: yakkkkk!!!! Author belum beli hp baru jadi upnya lama maap ya netizenkuuuuuiui


Netizenmahabenar: yaelahhh upil kuda lama amatt..trus kalo up lu pake ap thor??


Author: ehh maemunahhh...gue up minjem hp orang dulu maemunah..hhhaa


Netizenmahabenar: cepet beli hp napa thor... Gue kesepian ini melanda rinduuuu..


Author: rindu gue yakk? Cieeeeee


Umpomo tanganku dadi swiwi


(seandainya tanganku jadi sayap)


Iki ugo aku mesti enggal bali


(sekarang juga aku pasti segera pulang)


Yen kepiye maneh mergo kahananku


(tapi bagaimana lagi karena keadaanku)


Cah ayu entenono tekaku


(gadis cantik tunggulah kedatanganku)


Hokk a..hok..e... Hak..e hak..e huokyaaaa hokyaaa..... Lallallalalalaaa💃💃💃💃💃💃💃


Netizenmahabenar: jiyaaaaa giyaangg dung💃💃


cihhhhh bukan lu lah.. Rindu bang bang tamvan gue lah pangeran tian


Author: yeeeeeee!! Kirain gue


Netizenmahabenar: najiss lu najissss!

__ADS_1


Author: Sialan!!


__ADS_2