
AULA TENGAH
Jendral hong yang mendapatkan tugas dari Kaisar untuk menyelidiki tentang istri perdana mentri Li yang diracun segera mengumpulkan para pelayan yang menyajikan makanan dan pelayan dapur beserta juru masak istana
Mereka satu persatu di introgasi siapa yang menyiapkan makanan dan minumandan dicambuk namun tidak ada yang mengakui hingga salah satu pelayan mengangkat suara
__o0o__
"Ampun tuan.. Tadi sebelum makanan disajikan sudah di lakukan tes terlebih dahulu dan saya sendiri yang memeriksa makanan itu satu persatu" jelas pelayan wu
"Benar tuan bahkan setelah saya selesai memasak hidangan saya selalu memeriksa dengan sumpit perak" timpal juru masak dapur istana
"Lalau kenapa bisa istri perdana mentri li keracunan jika kalian melakukan tes racun dulu sebelum dihidangkan!" Marah jendral hong
"Maaf jendral, coba peralatan makan yang di pakai istri perdana mentri Li dibawa kemari" ucap tabib istana
"Untuk apa tabib?" Tanya jendral hong penasaran
"Jika didalam makanan tidak ada racun maka kemungkinan peralatan makan permaisuri dafu terdapat racun" jelas tabib istana
"Kalian dengar, cepat bawa peralatan makan yang tadi digunakan permaisuri dafu..cepatt!!"
Para pelayan segera mengambil mangkuk, sendok,sumpit dan cangkir yang tadi digunakan permaisuri dafu
Tabib istana segera memeriksa satu persatu peralatan makan permaisuri dafu, namun saat memeriksa cangkir terdapat keanehan.. Warna cangkir yang putih sedikit kebiruan seperti terkena racun.
"Cangkir ini.. Cangkir ini beracun" ucap tabib istana
"Siapa yang menyiapkan minum dan meletakkan cangkir cangkir ini!" Tanya jendral hong dingin
"Ee..e..hamba jendral.. Ta..ta..tapi tadi seingat hamba meja pertama yang sudah terdapat cangkir hanya meja nona tertua perdana mentri li, tapi karena perdana mentri li dan istrinya datang lebih cepat jadi saya tukar untuk permaisuri dafu.." Jawab pelayan itu gugup
"Lalu siapa yang menyiapkan cangkir ini untuk nona xianfei?" Tanya jendral hong
"Pelayan yi tuan..ya pelayan yi, saat hamba masuk ke ruang makan pelayan yi sudah menyiapkan cangkir cangkir itu" ucap salah satu pelayan
"Ti..ti..tidak..tuan hamba tidak tau..hamba tidak tau" jawab pelayan yi yang lalu bersimpuh di lantai
Jendral hong segera menyeret pelayan yi,dia marah karena dia berniat meracuni nona xianfei tetapi tertukar dengan istri perdana mentri li
"Kau..!! Siapa yang menyuruhmu melakukan ini jawabb!!" Bentak jendral hong
Pelayan itu tidak menjawab tapi malah menangis menjadi jadi
__ADS_1
"Jawab pertanyaanku, atau seluruh keluargamu akan di hukum penggal!" Ancam jendral hong
"Ampunnn tuan..kasihani hamba, hamba hanya melaksanankan tugas dari nona muda perdana mentri li agar meracuni nona tertua" jawab pelayan itu ketakutan
"Pengawal...cepat seret dia ke penjara!" Perintah jendral hong
"Baik jendral" segera para pengawal menyeret pelayan yi pergi untuk dipenjara
Para pelayan segera dibubarkan karena pelaku yang meracuni istri perdana mentri li sudah di temukan
DANAU
matahari sudah terlihat sangat terik namun sepasang muda mudi yang mengayuh perahu untuk menikmati indahnya danau ini tidak terganggu
"Sudah siang xianfei, apakah kau sudah lapar?" Tanya pangeran tian perhatian
"Belum pangeran.." Jawab xianfei datar
"Baiklah..ayo kita kembali dan makan siang di kediamanmu.." Bujuk pangeran tian
"Untuk apa makan di kediamanku" suara xianfei acuh
"Ahh iya..aku lupa..ayo ayo kembali ke kediaman..mari kita mabar" jawab xianfei antusias
"Apa itu mabar?" Tanya pangeran tian bingung
"Ishh..kau mulai lagi bego nya..mabar itu main game bareng..dasar bego"
"Apa itu bego?"tanya pangeran tian lagi
"Bego itu kau..bodoh..."jawab xianfei sambil tertawa
"Apa kau bilang aku bodoh..aku ini seorang pangeran yang pintar" jawab pangeran tian tak mau kalah
"Sudahlah kita lihat saja nanti.. Cepat..cepat..dayung yang cepat" perintah xianfei
"Beraninya kau memerintah pangeran" pangeran yang pura pura marah
"Biarin...wlekkk" jawab xianfei sambil menjulurkan lidahnya
Pangeran tian sangat bahagia bisa bersama dengan xianfei dan bisa melihat sisi lain dari xianfei
__ADS_1
"Gadis yang sangat menarik" gumam pangeran tian
Setelah perahu pangeran tian dan xianfei menepi, mereka turun dari perahu dan berjalan menuju kediaman xianfei. Mereka belum tau jika xianfeilah yang dituju untuk diracun bukan istri perdana mentri Li
KEDIAMAN DAFU
"Yang mulia, keadaan istri perdana mentri li semakin memburuk.. Jika dalam 3hari tidak di obati maka nyonya akan meninggal" ucap tabib istana
"Aku perintahkan kalian untuk mencari semua tabib yang hebat..cari tabib yang terhebat untuk menyembuhkan istri perdana mentei li" titah kaisar
"Lalu apakah sudah menemukan dalam dari masalah ini?" Tanya permaisuri
Jendral hong segera menghadap untuk melaporkan tentang introgasinya
"Hamba menghadap yang mulia, hamba sudah mengetahui siapa yang menyebabkan nyonya Li keracunan"
"Siapa itu jendral?" Tanya perdana mentri marah
"Pelayan yi..dia sudah aku penjarakan tetapi orang yang menyuruhnya masih berkeliaran"jawab jendral hong datar
"Siapa orang itu..berani beraninya menyakiti istriku" marah perdana mentri
"Anak anda sendiri perdana mentri li, nona termuda anda" jawab jendral hong santai
Semua yang mendengar itu terkejut apalagi perdana mentei li
"Bagaimana mungkin rouyan melakukan itu kepada ibunya..tidak mungkin.." Elak perdana mentri li
"Pelayan yi diperintahkan nona Rouyan untuk menaruh cangkir yang sudah dicampur racun di meja nona xianfei,tapi salah seorang pelayan menukar cangkir dimeja nona xianfei ke meja istri perdana mentri li karena anda dan istri datang ke aula makan lebih cepat" jelas jendral hong
"Tidak..itu tidak mungkin" elak perdana mentri li yang kemudian pergi meninggalkan kamar
Kaisar dan permaisuri serta orang orang yang mendengar tentang itu terkejut, bagaimana bisa seorang putri perdana mentri bahkan saudara perempuan bisa bertindak untuk membunuh saudarinya...
Jangan lupa like dan tinggalin jejak komen shaayyy...
Gerimis..melanda hati...
Hakk..e..hak..e...hak..e..hak..e...
Goyang duung💃💃💃
maapin author yakk..episod nya jadi jungkir balik..😁🤗
__ADS_1
kabuuuurrrrrrrr