Reborn Genius Cultivator

Reborn Genius Cultivator
Eps 012 - Desa Yang Terbantai


__ADS_3

Begitu Mu Zhui dan kedua orang lainnya masuk ke dalam Gua, Feng Yuan bergegas keluar menggunakan Langkah Senyap seperti seorang pencuri yang membawa keberhasilan.


Untungnya Tingkat Kultivasi nya tidak terlalu tinggi, jadi Feng Yuan bisa menyamarkan aura sehingga Mu Zhui tidak dapat mengetahuinya hanya dengan Indera Spiritual.


Di bawah sinar matahari yang cukup terik, Feng Yuan berjalan dengan santai melalui jalan setapak. Melihat ekspresinya, dapat di duga jika dirinya senang dan senyum lebar menghiasi wajahnya.


“Haha, tidak aku sangka jika Bunga Roh Bumi telah menjadi incaran Mu Zhui. Jangan salahkan aku saat melihat jika itu kosong, kalian sendiri yang datang terlambat!”


Feng Yuan tertawa dengan semua keberuntungan yang ia bawa.


Siapa yang menyangka dia yang menemukan pertama kali dan mengambilnya saat itu juga. Meskipun dia tidak punya kekuatan untuk berhubungan dengan orang-orang itu, tetapi keberuntungan sedikit memberikan pelajaran dengan cara memanen sumber daya mereka.


Saat ini, dia tidak memikirkan kemana arah tujuannya. Feng Yuan hanya berjalan menurut kakinya melangkah saja, tidak takut dengan adanya Binatang Buas yang bisa tiba-tiba muncul.


“Jika tak salah, mereka juga ada di Menara Hitam itu dan bisa di bilang Pemimpin Organisasi Kuda Hitam. Haha, aku bisa menebak saat ini mereka pasti sedang berteriak dan mengamuk!”


Setengah yang dipikirkan Feng Yuan saat ini memang benar. Mu Zhui dan kedua orang lainnya telah sampai di ruangan sempit, dan wajah mereka masih nampak bahagia.


Di bawah petunjuk Mu Zhui, mereka membuka jalan baru dengan meledakkannya agar bisa di lewati.


Tak butuh banyak tenaga, hanya butuh salah satu dari mereka untuk menggunakan Teknik Pukulan untuk menciptakan ledakan keras dan setelah itu lorong yang tadinya sangat sempit berubah menjadi lebih besar dari mulut Gua.


Ketika mereka melewatinya dan sampai di tempat di mana Feng Yuan menemukan Bunga Roh Bumi, dan mereka hanya menemukan gundukan tanah kosong di bagian tengah kolam.


"Tuan, di mana Bunga Roh Bumi berada? Aku tidak melihat apapun!"


Tanya salah seorang dari mereka yang tadinya membuat jalan masuk, dan sudah masuk duluan.


"Di sana, di atas gundukan tanah di tengah Kolam!"


Mu Zhui berkata dengan percaya diri, meski masih belum melihat ke arah gundukan kosong itu.


"Aku tidak melihat apapun, jika Tuan tidak percaya coba Tuan lihat sendiri!"


"Kau ini, apa kau tidak lihat.."


Mu Zhui mendengus sambil berkata menuju tebing batu. Tetapi belum selesai dia berbicara, Mu Zhui telah di buat bungkam oleh kenyataan.


"Kurang Ajar! Siapa yang berani mencuri hartaku!!"


Teriakan marah Mu Zhui menggema dalam Gua, bahkan kerikil-kerikil berjatuhan dari atas Gua.


"Apa-?! Telah di curi?"


Dua orang lainnya juga menjadi terkejut secara bersamaan.


"Sialan, aku pasti akan mencincang tikus pencuri itu jika aku menemukannya!"


Urat-urat di wajah Mu Zhui bahkan sampai terlihat, wajahnya juga menjadi merah karena marah.


Tidak ia sangka, barang berharga yang telah lama ia sembunyikan bisa hilang tanpa jejak, jelas dia tidak terima akan hal itu.


Sementara itu di tempat lain, Feng Yuan masih berjalan dengan santainya menjadi tiba-tiba bersin.

__ADS_1


“Atchuu..!”


“Kenapa aku tiba-tiba bersin..?”


Saat ini Feng Yuan tenaga berisitirahat dan berteduh di bawah sebuah batu besar. Sambil menggosok hidungnya karena tiba-tiba dia bersin.


Dia memutuskan untuk kembali ke rumahnya karena telah mendapatkan pencapaian dalam Berkultivasi. Hari juga sudah sore, sehingga dia ingin cepat ke rumah sebelum malam tiba.


...---...


Saat matahari berada di barat dengan cahaya kemerahannya yang menyinari, pemandangan yang mengerikan terbentang di Desa.


Raungan kesakitan dan kepedihan sesekali terdengar, sebelum tidak ada suara lagi menjadi hening. Terlihat aliran darah yang menggenang, dan melepaskan bau busuk yang menjijikkan.


Gambaran itu terlihat seperti sebuah pembantaian, dan jika mayat-mayat itu di kumpulkan pasti akan membuat gunungan mayat yang cukup tinggi.


Melihat pemandangan di depannya, Feng Yuan tidak dapat berkata apa-apa. Matanya membelalak, tubuhnya bergetar dan berusaha mengontrol diri dengan lebih kuat meremas genggaman tangannya.


“A-apa ini? Satu Desa dihancurkan tanpa sisa!”


Asap mengepul di rumah-rumah, menandakan tidak hanya penduduk yang dibantai melainkan rumah mereka juga di bakar habis walaupun masih ada beberapa yang menjadi puing.


Di lihat dari situasi yang ada, kejadian ini berlangsung sekitar beberapa jam yang lalu. Darah segar menggenang di mana-mana, dan banyak potongan kepala tanpa tubuh atau yang lainnya berserakan.


Langkah Feng Yuan mulai bergetar saat memeriksa Desa itu. Dia memiliki satu tersangka yang langsung terpikirkan saat melihat ini, yaitu Organisasi Kuda Hitam.


Tebakan Feng Yuan memang benar, mereka adalah dalang dibalik perampokan dan pembantaian desa ini.


Satu hal yang tidak diketahui Feng Yuan adalah, jumlah orang yang melakukan tindakan keji seperti ini.


Mereka tidak hanya menjarah harta benda, tetapi juga mengambil para anak gadis desa. Tidak ada yang tersisa kecuali reruntuhan puing dan mayat-mayat yang berserakan.


“Orang-orang itu begitu kejam! Ini pasti bukan hanya perampokan, pasti ada tujuan lain di balik semua ini!”


Feng Yuan bergumam, sambil berjongkok untuk mengamati salah satu mayat dengan mata terbuka.


Helaan nafas panjang keluar dari mulutnya, Feng Yuan menutup mata mayat itu lalu bangkit berdiri.


“Organisasi Kuda Hitam, aku tidak bisa berpikir selain mereka! Sialan!”


Saat Feng Yuan menyusuri tempat itu untuk mencari korban hidup, dia memilih pergi setelah yakin tidak ada yang selamat dan memilih untuk mencari informasi dari Desa lain yang dekat dengan desa ini.


Namun tepat setelah dia hendak melangkahkan kakinya, suara lemah tiba-tiba terdengar sehingga Feng Yuan menghentikan langkahnya.


Pendengaran Feng Yuan memang lebih kompleks dibandingkan orang lain, dia mampu mendengar suara lemah dan kecil sekalipun.


Jadi ketika mendengar suara itu, telinganya sedikit berkedut dan matanya menyapu area sekitar untuk menemukan dimana sumber suara.


“Di sana!”


Tanpa membuang waktu, Feng Yuan bergerak dengan cepat melewati beberapa puing bangunan dan mendapati seorang pria paruh baya tertimbun diantaranya.


Wajahnya hampir tak terlihat jelas karena tertutup darah, tubuhnya bisa dibilang sudah hancur sebagian karena tertimbun reruntuhan.

__ADS_1


Feng Yuan berusaha membantunya, tetapi lelaki itu tiba-tiba memegang tangan Feng Yuan.


"Organisasi Kuda Hitam, mereka merampok dan membawa para gadis untuk dijadikan Wadah..!"


Belum sempat laki-laki itu menyelesaikan kata-katanya, dia sudah menghembuskan nafas terakhir sehingga melepaskan genggaman tangannya dari lengan Feng Yuan.


Feng Yuan berdecak kesal, meski dia sudah menduga jika waktu orang tersebut hanya tinggal beberapa nafas, tetap saja itu membuatnya sedikit kesal.


Tetapi dia mulai berfokus dengan apa yang tadi ia dengar dari lelaki paruh baya tersebut.


Jika itu adalah anak-anak biasa, mereka pasti sudah jatuh bersimpuh karena ketakutan dan bergetar sambil memeluk tubuh mereka sendiri.


Tetapi dia jelas berbeda, walau tubuhnya adalah anak-anak tetapi Feng Yuan telah hidup sangat lama sebelumnya sehingga apa yang ia saksikan saat ini tidak membuat mentalnya jatuh.


“Ternyata benar Organisasi Kuda Hitam! Aku yakin ini adalah pekerjaan yang Paman Feng Wurao maksud saat itu! Keluarga Feng benar-benar sudah jatuh, memiliki orang dengan sifat kotor di dalamnya..!”


Dari kejadian ini dia dapat menyimpulkan jika dalang pembantaian bukan hanya Organisasi Kuda Hitam belaka, tetapi Keluarga Feng juga terlibat dalam hal ini.


Tapi saat ini Feng Yuan belum tahu, apa dan mengapa hal ini dilakukan. Dia tidak bisa menebak alasan yang dilakukan Organisasi Kuda Hitam.


Saat Feng Yuan memikirkan tentang alasan Organisasi Kuda Hitam melakukan hal keji ini, Feng Yuan teringat dengan ucapan terakhir dari lelaki paruh baya itu.


“Wadah..? Apa maksud mereka Wadah Iblis?”


Feng Yuan mengerutkan keningnya, sebelum satu detik kemudian dia teringat dengan kehidupan sebelumnya.


Memang di Daratan Yunmeng, ada satu Sekte yang melakukan metode ini dan Feng Yuan sendiri sudah melihat kebenaran hal itu.


Sebelum akhirnya dia bertarung melawan Pemimpin Sekte dan berakhir Seri karena kekuatan serta kemampuan mereka yang aneh, tidak ia sangka Daratan Wumeng juga memiliki hal ini.


Mendengar hal ini, Feng Yuan tersenyum tipis tetapi sorot matanya mengandung kebencian mendalam.


“Kurasa Dewa yang Murah Hati tidak membawaku kesini untuk bersenang-senang saja, baiklah aku mengerti!”


Merasa tidak ada hal lain lagi, Feng Yuan pergi dari Desa yang sudah hancur itu setelah memberikan penghormatan terakhir.


Namun tak selang beberapa lama Feng Yuan pergi dari Desa itu, sekelompok bayangan hitam berjumlah lima orang datang ke tempat itu dengan kecepatan tinggi.


.......


.......


...To Be Continued>>...


.......


.......


...____...


**Kalau ada kesalahan kata, atau typo bisa komen supaya Author bisa memperbaikinya sesegera mungkin>Thx


^^^Amon**^^^

__ADS_1


^^^—————^^^


^^^@Irrasya^^^


__ADS_2