Reborn Genius Cultivator

Reborn Genius Cultivator
Eps 018 - Benar-benar Tersesat


__ADS_3

"Di perkemahan mungkin ada orang yang kalian cari, katakan saja pada Tetua Yun Yang agar kalian bisa menyelesaikan misi. Aku tahu Ling Guan Yu bukan tipe orang yang menerima kegagalan,"


Tetua Yun Yin memberi penjelasan dan arahan, meski pandangannya masih tertuju pada Feng Yuan.


"Baiklah, kalau begitu kami akan memeriksanya. Terima kasih Tetua Yin,"


Setelah itu dia memberi penghormatan, lalu memberi perintah pada kelompoknya untuk bergerak lebih dulu sementara dia melaporkannya pada Ling Qing Jie.


Mendengar laporan dari salah satu anggota kelompoknya, Ling Qing Jie yang masih kesal bisa segera reda dan melihat ke arah perkemahan.


"Begitukah? Ya sudah, ayo kita ke sana."


Ling Qing Jie pamit kepada Yun Mei, sementara memberikan tatapan sinis pada Feng Yuan sebelum dirinya pergi menuju perkemahan dan menyusul anggota kelompok yang lain.


Tetua Yun Yin datang mendekati keduanya, dan mencoba membaca kekuatan Feng Yuan. Namun hasilnya, membuat Tetua Yun Yin tidak bisa tidak mengerutkan kening.


"Bocah, siapa namamu?"


Kedatangan Ketua Yun Yin yang tiba-tiba membuat Feng Yuan terkejut, mau tidak mau dia juga bersikap waspada karena sudah melihat kekuatan dari Tetua Yun Yin sebelumnya.


“Nama saya Feng Yuan, senior!”


Feng Yuan sedikit menundukkan kepalanya, mencoba untuk bersikap senormal mungkin.


"Nama yang bagus,"


Tetua Yin Yin mengangguk pelan, sebelum pandangannya beralih pada Yun Mei.


"Putri Yun Mei, sebaiknya kita kembali ke Perkemahan. Di sini terlalu berbahaya,"


Tetua Yun Yin menyarankan, membuat Yun Mei mengangguk dan mengarahkan pandangannya pada Feng Yuan.


"Hei, ikutlah denganku. Rumahmu terlalu jauh, akan berbahaya jika kau pergi sendirian."


Yun Mei berusaha mengajak Feng Yuan dengan menarik tangannya, tetapi Feng Yuan tak bergerak sedikitpun dan memegang tangan Yun Mei untuk melepaskannya dengan pelan sambil tersenyum.


“Maaf, tapi aku harus kembali. Sudah tiga hari aku pergi, pasti ayah mencemaskan ku. Mungkin lain kali,”


Awalnya Yun Mei masih ingin berusaha mengajak Feng Yuan, tetapi Tetua Yun Yin menghentikannya dengan beberapa bujukan tentang Feng Yuan sehingga dia tidak melanjutkan niatnya


"Baiklah, kalau begitu hati-hati. Jika ada masalah, kembalilah ke perkemahan. Aku pergi dulu, sampai jumpa!"


Feng Yuan mengangguk, sambil tersenyum sementara Yun Mei berjalan di depan lebih dulu. Sedangkan Tetua Yin berbalik badan sebelum pergi, melihat ke arah Feng Yuan.


"Kau memiliki aura yang aneh, tapi semoga kita tidak menjadi musuh di masa depan. Gunakan Inti Monster itu dengan baik,"

__ADS_1


Selesai berkata, Tetua Yin melesat pergi dengan membiarkan Yun Mei yang memimpin di depan.


Sementara Feng Yuan tersenyum pahit, karena Tetua Yin yang mengetahui semuanya.


“Memang tidak diragukan lagi Kultivator Tingkat Prajurit Roh,”


Setelah itu Feng Yuan berbalik arah, dan mulai berjalan dengan santai sambil bersenandung.


“Waktunya pulang, dan berkultivasi dengan nyaman sebelum Kompetisi Keluarga Feng.”


Feng Yuan tidak terlalu mempermasalahkan tujuan awalnya yang melenceng jauh, karena tidak sia-sia dia ada di sini sehingga mendapatkan banyak benda berharga.


Feng Yuan memulai perjalanan untuk kembali ke rumah dengan melewati jalan yang sama, namun dia lebih memilih untuk lewat jalur yang lain saat hampir sampai di Desa yang hancur.


Alasannya sederhana, dia tidak ingin melewati desa itu yang telah hancur dengan mayat-mayat yang berserakan dimana-mana.


Bukannya tidak berani, tetapi dia tidak bisa melakukan apapun sehingga memilih untuk lewat jalan lain.


Meski sedikit lebih jauh dan berkemungkinan dia bisa bertemu dengan Binatang Roh, dia akan menganggapnya sebagai salah satu latihan.


Walaupun sebenarnya semua mayat-mayat dan bangunan yang hancur sudah diselesaikan permasalahannya oleh Kelompok Ling Qing Jie yang sudah melalui beberapa waktu lalu.


Perjalanan memakan waktu lebih lama, bahkan sampai matahari muncul dan hampir siang.


Dalam kepalanya, Feng Yuan memikirkan banyak hal saat sudah berada di rumah. Salah satunya adalah memberitahukan perihal Organisasi Kuda Hitam yang mengawasi keluarganya pada ayahnya.


Perjalanan yang damai dan tenang membuatnya membayangkan jika dirinya bereinkarnasi ke tubuh yang lebih baik, pasti dia sudah mendapatkan pencapaian yang lebih.


Memikirkannya, membuat Feng Yuan tidak bisa tidak menghela nafas beberapa kali.


“Mencapai tujuan dengan berjuang dari awal memang bagus, tapi ini melelahkan. Spiritual Qi Lapisan Kelima? Ini masih jauh dari tujuanku,”


Dia tahu kelemahannya saat ini dalam masalah berkultivasi, jadi dia membutuhkan Kristal Angkasa Kelas Tinggi untuk membantunya.


Tetapi dia tidak memiliki peluang untuk membeli Kristal Angkasa di pasar sumber daya atau rumah lelah, hal itu membuatnya menjadi pusing.


Apalagi Keluarga besarnya sama sekali tidak memiliki niat untuk mendukungnya.


Jika dia pergi berburu Binatang Roh untuk di ambil Inti Monsternya, dia hanya mampu berhadapan dengan Binatang Roh Level Petarung yang menjadi Tingkat terendah Level Binatang Roh.


Level di mulai dari Petarung, Bumi, Langit, Dewa dan terakhir adalah Kuno. Selain itu mereka memiliki tiga tingkat sebelum berevolusi menjadi lebih kuat, dengan tiga tingkatan di setiap level, yaitu Awal lalu menengah dan puncak.


Jika Feng Yuan memburu Binatang Roh Level Petarung juga tidak memiliki jaminan jika semua yang berhasil dia kalahkan memiliki Inti Monster.


Inti Monster tidak selalu ada pada setiap monster, itu tergantung level dan berapa lama Binatang Roh itu sudah hidup maka akan berpengaruh juga dengan Inti Monster yang terbuat.

__ADS_1


Hal itu benar-benar membuat Feng Yuan sakit kepala, sehingga dia tidak menyadari jika dia benar-benar telah melenceng dari jalur.


Feng Yuan baru tersadar saat dia tidak di tanah lapang yang aneh, seperti Padang rumput yang ada di tengah rimbunnya pepohonan di setiap sisi.


Seolah sudah di atur oleh seseorang, karena pohon-pohon itu membentuk lingkaran besar seolah melindungi Padang rumput itu.


Apalagi sebuah bangunan sederhana seperti gubuk yang ada di tengah tanah lapang, membuat Feng Yuan menjadi penasaran.


Awalnya dia mengambil jalan lain agar tidak melewati desa, dan berniat menemukan kembali jalan besar setelah melewati desa, tetapi sepertinya dia benar-benar tersesat saat ini.


“Payah! Aku tenggelam dalam pikiranku terlalu lama, bahkan aku menjadi benar-benar tersesat saat ini.”


Feng Yuan tersenyum masam, dalam hati dia menertawakan kebodohannya sendiri dan sedikit menyesali karena telah berbohong pada semua orang yang dia temui bahwa dia tersesat.


Saat ini, semua kebohongannya menjadi kenyataan karena Feng Yuan benar-benar tidak tahu dimana dia berada saat ini.


Lalu dia melihat ke satu arah, dan mengerutkan kening saat melihat jika Gunung yang biasanya terlihat dan selalu dia jadikan patokan untuk pulang sekarang sudah tidak terlihat lagi.


Padahal itu adalah satu-satunya jalan bagi Feng Yuan untuk mengetahui arah, dan sekarang sudah tidak ada.


“Bukankah aku hanya melamun sebentar? Tapi, seberapa jauh sebenarnya aku sudah pergi. Bahkan tempat ini tidak ada dalam ingatanku!”


Feng Yuan bertanya-tanya dalam hati, dia melangkahkan kakinya dan berniat melewati Padang rumput tersebut.


Namun baru beberapa langkah dia berjalan menyusuri nya, Feng Yuan merasakan ada belasan pasang mata yang tengah mengawasinya saat ini sehingga membuat Feng Yuan menjadi waspada.


.......


.......


...To Be Continued>>...


.......


.......


...____...


Kalau ada kesalahan kata atau typo bisa komen supaya Author bisa memperbaikinya sesegera mungkin>Thx


^^^Amon^^^


^^^—————^^^


^^^@Irrasya^^^

__ADS_1


__ADS_2