Reborn Genius Cultivator

Reborn Genius Cultivator
Eps 006 - Kristal Angkasa


__ADS_3

“Mu Lie, aku pikir siapa tenyata kau. Haha, secara pribadi aku mengucapkan terima kasih karena berkat mu aku memiliki apa yang harusnya aku miliki!”


Feng Yuan masih bersikap tenang, saat mengetahui yang datang adalah anak-anak yang telah mengirimnya pada kematian.


Mu Lie adalah anak dari penjaga perbatasan antara Hutan dan Kota Lembah Merah. Dia berada di Tingkat Spritual Qi lapisan kedua, dan Feng Yuan mendapatkan ingatan jika orang yang pemilik tubuh asli menderita adalah orang ini.


"Masih bersikap sok kuat, padahal beradu tinju denganku membuatmu hampir mati. Kau ini, benar-benar cari mati ya!"


Mu Lie memberikan aba-aba pada Chun Lin dan Hong Shan untuk bersiap menghabisi Feng Yuan.


Ketiganya menatap Feng Yuan seperti seekor serigala yang melihat rusa, dan ekspresi Mu Lie adalah yang paling membuat Feng Yuan kesal.


Begitu meremehkan dan menghina, membuat Feng Yuan mendengus dingin.


“Terlalu cepat satu juta tahun untukmu melawanku, bocah!”


Sebelum Chun Lin dan Hong Shan sempat bergerak, Feng Yuan sudah menghilang dari pandangan mereka. Bergerak dengan sangat cepat menggunakan Langkah Senyap, muncul secara tiba-tiba dibelakang Mu Lie.


"Kau! Bagaimana–!"


BUAK!


Sebuah pukulan mendarat tepat di wajah Mu Lie, membuatnya terpental sejauh tiga meter dan menghantam tanah dengan keras.


"Apa yang terjadi?"


"Bagaimana bisa?"


Kedua anak buah Mu Lie terkejut hingga tidak dapat bergerak, mereka juga menjadi gentar dan takut karena yang dilakukan Feng Yuan beberapa saat lalu.


'Lumayan, tapi masih kurang!'


Feng Yuan membatin sambil melihat ke arah tangannya yang masih mengepal, setelah memukul Mu Lie. Seringai tipis juga tersungging di bibirnya.


"Cuih, sialan! Bagaimana kau bisa jadi begitu kuat!"


Mu Lie meludah ke arah tanah, karena rahangnya sedikit terluka sambil berdiri dengan tatapan membunuh yang terarah pada Feng Yuan.


“Tidak banyak, hanya sedikit pencerahan saat berada di ambang kematian.”


Feng Yuan menyeringai, sebelum hilang kembali dari tempatnya menggunakan Langkah Senyap.


Ketiga anak itu menoleh ke sana kemari, sayangnya kecepatan leher dan mata mereka kalah dengan kecepatan Langkah Senyap Feng Yuan.


BUAK!


BUAK!


BUAK!


Terdengar tiga kali pukulan selama tiga detik, tidak ada yang sempat merespon atau melihat pukulan yang mengenai wajah mereka dan membuat mereka tersungkur ke tanah.


"Sialan kau! Ayahku pasti akan membunuhmu, tunggu saja!"


Mu Lie berkata dengan memegangi hidungnya yang mengeluarkan darah karena pukulan Feng Yuan.

__ADS_1


Mu Lie berdiri dengan tergesa-gesa, bersama kedua anak buahnya pergi meninggalkan Feng Yuan dengan ancaman.


“Dasar sekumpulan sampah dan orang bodoh!”


Feng Yuan mencibir, sambil mengarahkan pandangannya kembali pada Menara Hitam di atas gunung itu.


“Seingatku tidak pernah ada satu bangunan pun di sana! Mungkinkah itu yang menyebabkan aliran sungai menghilang?”


Feng Yuan menyipitkan mata, lalu segera berlari menuju gunung dengan melalui bebatuan ditepian tanah berlumpur.


Tidak ada hambatan, namun Feng Yuan tetap membutuhkan waktu untuk mencapai puncak gunung.


Saat hampir sampai di puncak gunung yang dia lihat adalah tanah kering seperti bekas terbakar, dan beberapa tulang belulang binatang buas di beberapa tempat.


Baru sekarang Feng Yuan mengetahui jika Menara itu memiliki tujuh atap, Feng Yuan menduga jika ada tujuh lantai di dalamnya dan Menara itu adalah sebuah Pagoda.


Melihat hal ini semua orang pasti berpikir jika di dalam terdapat banyak orang dan bahkan mungkin semuanya adalah Kultivator Ahli.


“Tempat ini jauh dari permukiman dan kota, tempat yang cocok untuk mendirikan kelompok! Kurasa mereka yang bertanggung jawab atas hal ini,”


Feng Yuan melihat ke sekeliling, dan menghela nafas setelah mengamati.


“Jika benar, apa tujuan mereka? Lagipula ini lebih tepat disebut terbuka, daripada tersembunyi.”


Sebelum Feng Yuan sempat berjalan lebih jauh, dia mendengar suara dari kejauhan seperti langkah kaki.


Mengesampingkan seberapa beraninya dia, tetapi dia juga masih sadar diri jika sekarang masih sangat lemah. Jadi dia bergegas menyembunyikan diri.


Beruntung dia tidak memiliki Kultivasi, sehingga kehadirannya tidak akan bisa dideteksi oleh orang sampai Tingkat Pembentukan Tulang. Jadi persembunyiannya menjadi lebih aman.


Tak selang berapa lama, lima orang datang dari arah selatan.


Dari penampilan mereka, menurut Feng Yuan kedua orang dari mereka adalah Bangsawan atau setidaknya orang penting di kota, dan mungkin ketiga yang lain hanyalah pengawal atau pelayan mereka.


"Tidak ku sangka, tempat ini memiliki Kristal Angkasa! Tuan Wurao adalah seorang brilian, haha!"


"Tidak sia-sia juga Keluarga Jun mengirimkan Mu Zhui sebagai penjaga perbatasan."


Dua orang itu kelihatan sangat senang, mereka bahkan tidak menyembunyikan tawa mereka. Mereka mulai kembali berjalan ke arah Menara sambil masih bertukar pembicaraan.


Di sisi lain, Feng Yuan menjadi cukup terkejut mendengar ucapan keduanya. Mu Zhui adalah ayah Mu Lie, ternyata mereka berasal dari Keluarga Jun yang bahkan Feng Yuan tidak menduganya.


“Mereka membicarakan tentang Kristal Angkasa? Mungkinkah mereka menambang nya di aliran sungai, sehingga aliran air terhenti atau mengubah jalur alirannya?”


Feng Yuan tahu, Kristal Angkasa termasuk benda yang mengandung Energi Alam atau di dunia lebih di kenal dengan Energi Spiritual.


Kristal Angkasa juga bukan hanya untuk berkultivasi, tetapi menjadi mata uang untuk pertukaran barang-barang tertentu.


Jika dilihat dari kondisinya, kemungkinan besar Penambangan Kristal Angkasa yang dilakukan secara gila-gilaan sehingga menyebabkan gunung yang awalnya subur menjadi seperti ini.


Tetapi ada kabar baik bagi Feng Yuan, yaitu jika dia bisa mendapatkan Kristal Angkasa maka masalah tentang Qi Spiritualnya mungkin akan terselesaikan.


Menyerap Energi Spiritual di alam bebas memang cukup sulit sebab Energi Spiritual yang ada di alam tidak seimbang dan penyebaran Energi Spiritual yang tidak padat.


Tetapi jika Kristal Angkasa, itu hal yang berbeda. Batu Kristal bening yang biasa berwarna ungu atau biru tua itu menyimpan Qi Spiritual dengan kepadatan dan intensitas yang seimbang.

__ADS_1


“Langit tahu kesulitanku dan mendatangkan penyelesaiannya, Dewa memang bijaksana!”


Feng Yuan tertawa dalam hati saat memikirkan dirinya tidur di atas tumpukan Kristal Angkasa.


“Tapi aku harus menyelidiki kebenarannya, semoga saja Kristal Angkasa itu berada di Tingkat Menengah atau Atas!”


Di Daratan Yunmeng, Kristal Angkasa terdapat diberbagai tempat dan tidak ada seorangpun yang memikirkan untuk mengambilnya.


Kristal Angkasa hanya digunakan sebagai hiasan jamuan atau perhiasan wanita jika memiliki kelas yang lebih tinggi.


Baru kali ini Feng Yuan memahami alam memberikan sesuatu bukan untuk sia-sia belaka.


Jika dia memiliki Kekuatannya saat ini, dia tidak akan melirik sedikitpun Kristal Angkasa. Tetapi sekarang, dia hanya seperti Harimau tanpa taring dan cakar.


Jadi ini adalah pilihan paling cerdas menggunakan benda yang tidak bernilai di Daratan Yunmeng tetapi sangat berharga di Daratan Terdasar Wumeng.


Setelah dua orang dari Keluarga Jun beserta pengawalnya sudah tidak terlihat lagi, Feng Yuan keluar dari persembunyiannya dan menoleh ke sekeliling.


Dia bermaksud mencari jalan aman untuk mengendap-endap dan menghindari masalah.


Langkahnya seringan harimau yang tengah mengendap mangsa, begitu tenang dan tajam. Dia mendekati menara dari sisi lain pintu masuk.


Setelah cukup dekat, Feng Yuan menghela nafas dan berpikir jika mereka sangat percaya diri karena tidak meninggalkan penjagaan apapun di luar menara.


Meski begitu dia tidak cukup bodoh untuk langsung menyelinap masuk ke dalam menara tanpa perencanaan.


Dia menandai tempat-tempat tertentu dengan ingatannya. Dia mengintip dari rongga-rongga seukuran bola mata yang terdapat di bawah jendela.


Di dalam ruangan, terdapat beberapa orang yang berpakaian bangsawan. Dan dari semuanya, dia mengetahui satu orang yang duduk di samping, yaitu Mu Zhui.


'Paman Feng Wurao!'


Sementara di lantai pertama, orang-orang duduk di kursi mereka dengan pengawal yang berdiri di sampingnya.


Total ada lima orang yang duduk, dan pengawal mereka yang berdiri di sisi kiri dan kanannya.


"Tuan Feng Wurao, anda sangat cerdas dapat membentuk Organisasi Kuda Hitam yang bahkan saudaramu sendiri tidak mengetahuinya!"


Feng Wurao tersenyum licik mendengar ucapan orang itu.


"Penatua Jun Zhuhai, bukankah anda melakukan hal serupa pada Penatua Jun Zukai."


"Haha bagus, memang benar. Jun Zukai sangat sulit di atur walaupun dia seorang Penatua, sikap dan tindakannya sering kali menentang Keputusan Kepala Keluarga Jun.."


"Bahkan Penatua Pertama sangat membencinya, jadi di sinilah aku! Bukankah kita sama,"


"Jangan sampai aku denganmu! Aku bahkan mampu menendang Feng Shui, sementara kau bahkan tidak berani berhadapan muka dengan Jun Zukai!"


"Kau.."


"Cukup! Jika kalian masih berdebat argumen siapa yang lebih baik, aku tidak akan segan mengambil tindakan!"


Seorang pemuda yang sebelumnya bersama dengan Jun Zhuhai, menggenggam gelas teh dengan santai. Namun tubuhnya mengeluarkan aura pertempuran yang sangat jelas, itu seperti siap menyerang kapan saja.


Dia adalah Jun Zhao, sebenarnya dia hanyalah murid dari Keluarga Jun tetapi bahkan Feng Wurao sedikit bergidik dengan kekuatannya.

__ADS_1


__ADS_2