Reborn Genius Cultivator

Reborn Genius Cultivator
Eps 008 - Berpikir


__ADS_3

Di lantai satu sebuah Menara berwarna Hitam, ada Mu Zhui dan Feng Wurao yang masih membicarakan kepentingan mereka.


"Perluas jaringan Organisasi Kuda Hitam, tapi jangan sampai Akademi Naga Petir tahu. Usaha kita akan sia-sia jika mereka mengetahuinya,"


"Tentang Feng Shui, biarkan saja. Tetapi jika dia terlihat mencurigakan, kau tahu bagaimana harus mengurusnya. Aku serahkan urusan di sini padamu, aku akan pergi karena ada urusan lain."


"Baik,"


Feng Wurao bangkit berdiri dari duduknya, dan pergi meninggalkan Mu Zhui tanpa menyadari jika Mu Zhui menyembunyikan seringai licik diam-diam.


"Heh, kata siapa Organisasi Kuda Hitam adalah milikmu. Aku yang mengembangkannya, tentu akulah tuan mereka. Haha!"


Mu Zhui menyeringai licik, dan bergumam dengan suara yang hanya bisa di dengar oleh dirinya sendiri.


Namun yang dia tidak akan menyangka, seorang anak laki-laki berusia sepuluh tahun mendengar semuanya termasuk gumaman tadi.


'Di dunia manapun, pasti ada Rubah dan Ular. Aku harus lebih berhati-hati, atau bisa saja ditikam dari belakang."


Feng Yuan menghela nafas ringan, sebelum dia beranjak pergi. Dia akhirnya tahu jika bangunan ini adalah milik Organisasi Kuda Hitam.


Jadi selama pertemuan berlangsung, tidak ada anggota yang diperbolehkan ikut bergabung dan dia juga cukup banyak bisa mencerna informasi yang diterima dari kejadian ini.


Untuk saat ini Organisasi Kuda Hitam bukan menjadi prioritasnya, meski Keluarganya tengah di awasi saat ini.


Feng Yuan lebih tertarik dengan kebenaran Kristal Angkasa Ungu, jadi saat ini yang ia pikirkan adalah bagaimana cara agar bisa menambang Kristal Berharga itu.


Asal dia bisa mendapatkan Kristal Angkasa Ungu itu, dia bisa membina pelatihan Kultivasi nya dan meningkatkan kekuatannya. Sampai saat itu, dia bisa dengan mudah memberantas Organisasi Kuda Hitam yang mengintai keluarganya.

__ADS_1


Setelah itu Feng Yuan memutuskan kembali ke tempat pengasingannya, sembari memikirkan cara agar dia bisa masuk ke area penambangan di sepanjang jalan.


Memikirkan hal itu membuat Feng Yuan melupakan rasa haus dan lelahnya.


Hingga dia sampai di tempat pelatihannya, dan dia menyadari ada sesuatu yang berbeda. Feng Yuan melihat jika ada beberapa tumpukan buntelan kain berisi roti kering dan lima bambu berisi air. Lalu di sebelahnya lagi, ada beberapa pasang baju ganti.


Feng Yuan tahu jika yang membawakannya pasti Feng Ai, membuatnya tersenyum tipis dengan sorot mata penuh kesedihan.


'Aku jadi teringat dengan Jie‘er. Apa dia tenang dan bahagia di sana?'


Sesaat, bayangan kebersamaannya dengan Yu Jie terlintas dalam benaknya membuat dadanya sakit seakan di tusuk ribuan jarum.


Namun Feng Yuan segera menepis semua pikiran itu, dan menggelengkan kepalanya pelan.


Dia berjanji, akan membalaskan dendam pada Kaisar Suci Lian Hu karena sudah membunuh satu-satunya orang yang dicintainya. Segera setelah dia mencapai puncak dunia, dan kembali ke Daratan Yunmeng.


Tanpa menunggu waktu lagi, Feng Yuan mengambil salah satu bambu untuk menyembuhkan rasa hausnya dengan minum air.


Malam hari adalah waktu yang bagus, bagi Binatang Buas Pemangsa untuk berburu. Dia cukup sadar diri dengan kondisinya saat ini, bahwa dirinya tidak dapat mengalahkan Binatang Buas Kelas Rendah sekalipun.


Karena itu Feng Yuan memutuskan untuk pergi mencari tempat yang lebih aman, dan kebetulan menemukan sebuah gua kecil sekitar lima ratus meter dari tempat latihan.


Pintu masuk gua itu dapat dengan mudah ia lewati karena tubuhnya masih anak-anak, tetapi jika itu orang dewasa akan cukup sulit masuk ke sana karena pintu gua yang kecil.


Tanpa menunggu waktu lama, Feng Yuan segera bergegas masuk karena Bulan telah muncul menunjukkan jika waktu benar-benar sudah malam sambil membawa perbekalannya.


Hal pertama yang ia rasakan di dalam gua adalah, bau menyengat. Walau itu sedikit membuat Feng Yuan tidak nyaman, tetapi dia tidak memiliki pilihan lain saat ini daripada harus berkeliaran di luar dan bertemu dengan serigala.

__ADS_1


Dia menggunakan buntelan pakaian sebagai bantalan untuk kepalanya tidur, tetapi saat ini dia masih belum mengantuk sehingga memutuskan untuk mencoba kembali berlatih menyerap Energi Spiritual.


Feng Yuan duduk dalam posisi bersila, dan menenangkan seluruh bagian dirinya.


Tetapi belum juga beberapa lama, dia merasa ada suatu keanehan saat dia mencoba menyerap Energi Spiritual.


“I-ini..? Tidak mungkin kan?”


Ekspresi wajah Feng Yuan berubah menjadi aneh, saat mengetahui apa yang terjadi.


.......


.......


...To Be Continued>>...


.......


.......


..._____...


>Cerita ini hasil kegabutan author, dan memiliki alur very very slowly. Bertele-tele karena author suka menggambar****kan** keadaan dengan jelas, jadi cerita akan seperti itu**.


>Kali ini Eps cukup dikit karena author lagi males buatnya. Ya gitulah, bubay~


^^^Amon^^^

__ADS_1


^^^—————^^^


^^^@Irrasya^^^


__ADS_2