
Beberapa saat kemudian, keduanya sampai di depan gubuk sederhana itu. Mungkin jika di lihat dari jauh, gubuk itu terlihat seperti terbuat dari kayu. Namun jika di lihat lebih dekat, itu terbuat dari batu alam yang bercorak seperti kayu.
Walaupun sederhana, tetapi Feng Yuan bisa menilai jika itu sangat indah dan elegan.
Bahkan di benaknya, dia kembali bertanya-tanya tentang identitas sebenarnya dari perempuan bernama Jia Li ini.
Feng Yuan kembali di buat kagum oleh design dan arsitektur dalam rumah yang lebih artistik dibandingkan di luar. Ornamen-ornamen sederhana namun mengagumkan juga terlihat di sana-sini.
Bukan hanya bahan pembuatannya Kelas Tinggi, namun juga pahatan patung dan bentuk-bentuknya juga sangat indah.
"Tempat ini aku namakan Kediaman Dewa Bunga, dan apa kau tertarik untuk melihat bunga-bunga yang aku tanam?"
Feng Yuan hanya mengangguk sebagai tanggapan, karena dia masih terpukau dengan tempat itu yang setara dengan Kediaman Bangsawan Kuno di Daratan Yunmeng.
Dia mengikuti Jia Li ke dalam rumah, dan sampai ke sebuah gerbang kecil dengan dua daun pintu yang memiliki ukiran bunga dan naga yang sangat indah.
Terlepas dari rasa kagumnya, Feng Yuan merasa ada yang aneh. Dia kembali teringat jika yang ia masuki dan terlihat dari luar hanyalah gubuk sederhana, bagaimana bisa seluas ini dan bahkan memiliki halaman belakang.
Dia sangat yakin yang ia lihat di luar hanyalah Padang rumput seperti di depan rumah, sama sekali tidak ada halaman belakang yang ditumbuhi bunga.
Feng Yuan tak mengatakan apapun, dan hanya diam saja memikirkan keanehan itu sendiri. Namun pandangannya terhadap Jia Li mulai berubah.
Tidak hanya misterius, Jia Li mampu melihat perbedaan jiwa, dan memiliki hal-hal yang tidak masuk akal di sisinya. Bahkan Raja Serigala Biru Level Misteri pun tunduk padanya.
Feng Yuan tidak ragu jika Tingkat Kultivasi Jia Li saat ini mungkin berada di Tingkat Pembebasan Diri atau Penyatuan Jiwa, setelah melihat semua ini.
'Apa ini ujian dari Dewa, atau Keberuntungan dari Langit? Tapi, tidak buruk juga jika dia menjadi guruku.'
Saat Feng Yuan masih tenggelam dalam pikirannya, Jia Li membuka gerbang itu yang langsung membuat dirinya tersadar dan bahkan matanya membelalak.
Pemandangan banyak tanaman dan bunga yang sangat cantik nan indah. Burung-burung berbagai warna yang menari-nari di atas bunga-bunga yang mekar.
Seolah Feng Yuan telah memasuki alam yang berbeda, karena di sini yang penuh keindahan.
“Senior memiliki semua ini di belakang rumah? Sungguh tak masuk akal!”
Feng Yuan berdecak kagum sambil mengamati sekeliling, sementara Jia Li menjadi tertawa kecil.
__ADS_1
"Aku sudah bilang, ini adalah Kediaman Dewa Bunga. Belum pernah ada yang datang dan melihat ini, kecuali kau."
Setelah itu, dia kemudian berjalan menuju sebuah Pohon Persik di samping sebuah kolam yang terdapat di sana. Terdapat tempat duduk dan meja kecil di bawah pohon itu yang terbuat dari batu marmer, sementara Feng Yuan masih berdiri sambil mengagumi sekitar.
Jia Li duduk di salah satu kursi, dan melihat ke arah Feng Yuan yang tersadar dari lamunannya.
Feng Yuan tersenyum pahit, dia yang merupakan seorang Jenius Nomor Satu Daratan Yunmeng dan hampir menjadi Dewa tidak pernah memiliki hal seperti ini.
Mungkin hanya Bangsawan Kekaisaran yang memilikinya di belakang kediaman, karena Feng Yuan bukan berasal dari Keluarga Bangsawan.
“Aku tidak yakin ini masih tempat di Daratan ini, Senior.”
Feng Yuan berkata sambil berjalan mendekati tempat duduk, lalu duduk di kursi batu yang lain.
"Tentu ini masih bagian dari Daratan Wumeng, Tanah Lotus Merah. Kau lihat itu? Namanya adalah Gunung Kaisar Siluman, Xiao Bo berasal dari sana."
Jia Li menunjuk ke arah sebuah Gunung yang disampingnya dikelilingi oleh bebukitan, Feng Yuan melihat ke arah dimana Jia Li menunjuk.
"Bisa di bilang, tempat ini adalah perbatasan antara Gunung Kaisar Siluman dan dunia luar."
Feng Yuan menyipitkan mata sambil melihat Gunung yang menjulang tinggi dengan kokoh tersebut.
Setiap bukit yang mengelilinginya di huni oleh Binatang Roh yang sesuai dengan Level yang mendiaminya.
Sebuah rumor bahkan beredar, jika Kaisar Siluman benar-benar di segel dalam Gunung itu sehingga dinamakan demikian.
Tapi satu hal yang membuat Feng Yuan terkejut setelah menarik kesimpulan adalah, jarak Gunung Kaisar Siluman yang sangat jauh dari Kota Lembah Merah. Bahkan perjalanannya tidak akan sampai jika di tempuh dalam waktu satu bulan.
Menyimpulkan dari tempat dia berada saat ini yang dapat melihat Gunung Kaisar Siluman dengan cukup jelas, itu artinya dia sudah berada sangat jauh dari tempat tinggalnya.
Feng Yuan sulit memahami bagaimana dia bisa tiba-tiba sampai di sini. Padahal Feng Yuan sangat yakin, jika dirinya hanya berjalan kurang dari setengah hari.
Seharusnya jika tersesat, mungkin hanya beberapa mil saja. Tapi ini bahkan lebih dari ratusan mil, Kota Lembah Merah berada di Bagian Timur Tanah Lotus Merah sementara Gunung Kaisar Siluman ada di bagian Barat.
Jika melewati Gunung itu, dia bahkan sudah sampai di Tanah Naga Biru.
“Aku ini berasal dari Kota Lembah Merah di ujung Timur, bagaimana bisa sampai ke sini hanya dengan melamun!”
__ADS_1
Feng Yuan sedikit memukul meja, karena kesal memikirkan hal itu yang tidak kunjung ia temukan jawabannya.
"Kurasa tidak juga, mungkin kita memang berjodoh dan kau tidak sadar telah melewati Dimensi Ruang dan Waktu karena melamun."
Jia Li melirik ke arah cincin yang dipakai di jari manis Feng Yuan. Sementara Feng Yuan tidak menyadari tatapan itu, dan justru terfokus pada kata-katanya.
“Mungkin Senior benar, kita berjodoh. Tapi aku masih anak-anak, tunggu aku dewasa baru kita bicarakan masalah itu.”
Jia Li langsung memberikan sebuah jitakan pada kepala Feng Yuan karena mendengar ucapannya. Dapat dilihat dari ekspresinya saat ini jika dia kesal, tetapi hal itu justru membuatnya semakin cantik.
"Apa yang kau bicarakan, bocah! Aku tidak mengatakan dalam arti seperti itu, lagipula siapa yang percaya kalau kau masih anak-anak setelah semua kata-kata dan pikiranmu!"
Jia Li terlihat meledak, Feng Yuan hanya berwajah bodoh sambil mengusap kepalanya yang dijitak cukup keras.
“Baiklah, aku yang salah. Lalu, apa yang Senior Jia Li lihat dari diriku?”
"Itu tidak terlalu jelas, tetapi jiwamu terlihat lebih tua dibandingkan fisikmu. Lupakan itu, lalu apa yang kau tahu tentang dunia ini?"
Jia Li memejamkan matanya, berusaha untuk meredam rasa kesalnya karena Feng Yuan yang begitu tak tahu malu dan berusaha mengalihkan pembicaraan.
Feng Yuan cukup terkejut saat Jia Li mengatakan dengan terang-terangan tentang perbedaan jiwanya, dan merasa jika sebenarnya Jia Li mengetahui lebih dari itu namun menyembunyikannya.
.......
.......
...To Be Continued>>...
.......
.......
...______...
Kalau ada kesalahan kata atau typo bisa komen supaya Author bisa memperbaikinya sesegera mungkin>Thx
^^^Amon^^^
__ADS_1
^^^—————^^^
^^^@Irrasya^^^