Reinkarnasi Istri Kontrak Presdir Kejam

Reinkarnasi Istri Kontrak Presdir Kejam
Sudah Berlalu


__ADS_3

Seorang pria tengah memeriksa laporannya dengan serius. Kaca matanya yang melekat di kedua matanya menjadikan wajahnya sangat mempesona. Lengan kemejanya di lipat sampai ke sikunya.


"Tuan." Sapa Jo.


Sudah berlalu dua tahun, sang nyonya telah pergi ke negara Prancis demi mengejar cita-citanya yang menjadi seorang model.


"Aku dapet lagi." Jo mendapatkan lagi sebuah majalah yang berisi foto nyonya mudanya. "Ini, nyonya sangat cantik."


Edward mengambil majalah di depannya. Dengan dress musim panas dan kaca mata cokelat. Istrinya berfoto di hamparan bunga tulip berwarna pink. Wajahnya bersinar terang, kecantikan bunga tulip pun kalah dengan kecantikan Areum.


"Dia semakin cantik." Sudah dua tahun lamanya mereka tidak bertemu, siaran Televisi pun simpang siur tentang istrinya. Banyak sekali film yang telah di bintanginya. Istrinya bukan hanya menjadi seorang model bahkan beberapa kali muncul di Film.


Filmnya pun laris manis, bahkan menduduki peringkat pertama di berbagai negara.


Sampai sekarang tidak ada yang tau kalau Areum bukanlah seorang wanita lajang. Informasi identitasnya sangat di jaga dengan ketat.


"Aku merindukannya."


"Tuan tidak ingin menemui nyonya?" tanya Jo. Secara hukum dan agama mereka masih sepasang suami istri.

__ADS_1


Edward tersenyum, selama dua tahun ia membiarkan istrinya bebas menikmati masa mudanya. Kadang ia hanya melihatnya dari jauh. Ia tidak membatasi pertemanan istrinya, walaupun terkadang media selalu meliput istrinya yang sedang bersama seseorang, tapi ia percaya istrinya masih menghormati pernikahannya dan neneknya.


Jo menyalakan televisi, lagi-lagi berita tentang istrinya yang dekat dengan seseorang.


"Apa Tuan tidak cemburu?"


"Cemburu? Wajar suami cemburu pada istrinya. Aku akan meyakinkan kembali kalau aku pantas untuknya. Kamu atur untuk ku jadwal pertemuan dengan ku dan istri ku." Kali ini iklan tentang perusaannya membutuhkan kerja istrinya itu.


Sedangkan Helena, selama dua tahun ini ia tidak memperdulikan wanita itu. Wanita itu tetap mengejarnya, tapi ia memutuskan untuk menghindar dan tidak meladeninya.


Masalah dengan mommy Amber, dia juga tidak menyukai Helena semenjak tau siapa identitasnya.


"Apa yang dilakukan oleh mommy?"


"Nyonya mengusirnya tuan." Jo melihat sendiri dengan kedua matanya kalau sang nyonya mengusir Helena dan tidak ingin bertemu lagi. "Sepertinya nyonya sudah menyesali perbuatannya. Dia ingin bertemu dengan nona Areum."


"Areum bukanlah Areum yang dulu, dia seperti landak yang akan mengeluarkan durinya. Bagaimana dengan keadaan keponakan ku?"


Edward mendengarkan kabar kalau keponakannya sedang sakit. Benar saja, setelah kepergian Areum Alika dinyatakan hamil sedangkan pacarnya telah pergi bersama istrinya. Alika memutuskan tidak ingin menikah dan menjadi istri kedua Dion.

__ADS_1


"Non Alika juga pernah menanyakan nyonya Areum."


Kedua wanita itu pernah menanyakan Areum dan selama ini Areum hanya menghubungi nenek Mely saja.


Di tempat lain.


Areum sedang menjalani perawatan tubuhnya, besok pagi ia harus syuting. Kesibukan hari-harinya semakin bertambah.


"Areum." Sapa Lolita di panggil dengan Lita asisten Areum. "Ini ada obat untuk mu." Lita sudah tau siapa Areum. "Pasti darinya."


Areum membuka kedua matanya, masker di wajahnya belum kering. Ia tau siapa yang di maksud dengan Lita. "Areum sebaiknya kau memberikan kesempatan padanya."


Setiap bulan Areum akan menadapatkan gaun, berlian, obat vitamin dari orang yanh sama.


Areum menghela nafas, ia tidak mau tau tentang pernikahannya. Sesuai dengan janji Edward pertama kali, pria itu tidak mengganggunya atau menemuinya dan hanya memberikan kado setiap bulannya. Bahkan uang yang di berikan Edward setiap bulannya tidak pernah ia sentuh.


"Aku tidak percaya kalau dia tidak tau tentang ku, pasti orang kepercayaannya akan melaporkannya."


"O iya nanti malam aku ada pertemuan dengan Kevin."

__ADS_1


__ADS_2