Reinkarnasi Istri Kontrak Presdir Kejam

Reinkarnasi Istri Kontrak Presdir Kejam
Kedatangan Kevin


__ADS_3

Areum dan menejernya mengadakan konferensi pers di perusahaan milik Edward . Dia menjelaskan siapa statusnya dan para Fansnya pun heboh yang menonton siarannya. Ternyata Artis yang sedang naik daun identitasnya bukan orang biasa. Dia seorang wanita miliader dari istri seorang Presdir ternama.


Setelah menjelaskan semuanya, hati Areum merasa lega. Seorang wanita memberikannya sebotol air minum. "Ini kau pasti membutuhkannya." Lita duduk di samping Areum.


"Kau pasti merasakan lega setelah mengeluarkannya."


"Ya, aku merasa lega." Areum tersenyum. Tidak seperti sebelumnya. Kadang ia berpikir apa ada sesuatu yang ia lupakan?


"Sayang." Edward kini tidak lagi perlu bersembunyi untuk menemui istrinya.


Lita menunduk pada Edward. "Saya permisi." Ia memberikan waktu untuk Edward bersama dengan Areum di ruangan Edward.


"Sayang." Edward langsung memeluk Areum. Ia begitu bahagia di akui secara resmi oleh Areum. "O iya sayang, aku ada sesuatu untuk mu."


Edward berjongkok, lalu mengambil sesuatu di dalam saku celananya. Sebuah kotak berwarna merah dan berisi cincin berlian. "Areum maukah kau menemani ku hingga akhir hayat ku. Maukah kau menikah dengan ku?"

__ADS_1


Areum tersenyum di kehidupan lalu ia tidak di lamar. Hanya karena pernikahan perjodohan jadi tidak ada yang spesial. Ia mengangguk dan Edward mengambil cincin itu kemudian memakaikannya di jari manis Areum. Kemudian memeluknya dengan erat. "Terimakasih sayang." Edward membelai punggung Areum.


....


Pada malam harinya.


Seorang pria keluar dari mobil hitam, ia mengecek alamat yang di berikan Areum dan benar, rumah megah dan mewah itu tempat tinggal Areum. Dia pun menghampiri seorang penjaga. "Pak ini benar rumah Areum, saya temannya Areum, Kevin."


Penjaga itu mengerutkan keningnya, ia seperti tidak asing dengan pemuda di depannya. "Oh sebentar saya mau tanyak dulu."


"Hebat sekali kau Areum membuat ku menunggu." Kesalnya.


Edward langsung keluar, di ekori penjaganya. Sang penjaga pun membukakan pintu gerbang. "Maaf, aku tidak tau kau akan secepatnya datang." Dia memang tidak tau kalau temannya Areum akan datang.


Edward mengulurkan tangannya, mata Kevin tak berhenti berkedip. Jadi dia sekarang bersitatap dengan seorang miliader itu. Pria tampan di depannya yang hanya ia tau namanya saja ternyata memang tampan. Pantas saja Areum menendangnya, jangankan kaya tampan saya tidak punya. Ia merasa terisisih, kenapa harus ia di kalahkan.

__ADS_1


Kevin menerima uluran tangan itu dan tersenyum. "Kevin."


"Edward, silahkan masuk."


Kevin pun mengekori Edward, sedangkan kopernya di bawa oleh penjaga tadi.


Areum, nenek Mely dan Mommy Amber serta Alika menyambut kedatangan Kevin. Kebetulan dia datang pada jam makan malam. Edward pun mengajaknya makan malam bersama, setelahnya Kevin di ajak ke ruangan keluarga.


Mommy Amber melirik Edward dan mengajaknya karena membutuhkan sesuatu. Dia membawa Edward ke dapur untuk berbicara berdua.


"Edward kau membawanya? Dia pria yang di gosipkan dengan Areum. Bagaimana kalau dia mengacau di pernikahan mu? Kau memberi celah pada pria seperti itu."


Edward tau kekhawatirannya pada Areum dan dirinya, tapi ia percaya kalau ia sudah menjadi milik Areum begitu pun Areum menjadi miliknya. "Mommy jangan khawatir. Areum mencintai ku, Kevin bukan tipe Areum, secara harta aku kaya, kalau secara pria aku lebih tampan dari Kevin. Makanya aku membuktikan kalau aku dan Areum tidak bisa di goyahkan."


Wah dia mengejek ku, tidak tampan dan kaya. Awas saja kau Edward tengik, aku akan membuat mu cemburu. Aku kerjai saja kau Edward tengik. Walaupun aku tidak tampan sepertinya jangan terlalu jujur napa? Kesal Kevin.

__ADS_1


Setelah berbincang dengan Areum dan kelurganya. Ia cukup tau ternyata keluarga Edward sangat ramah. Bahkan ia bisa merasakan hangatnya sebuah keluarga.


__ADS_2