Reinkarnasi Seorang Mayor Jendral

Reinkarnasi Seorang Mayor Jendral
Izin pergi


__ADS_3

Di SMANSA sudah mulai pengurusan perpindahan guru baru yang akan menggantikan semua guru lama itu termasuk kepala sekolahnya, jadi semua murid di harapkan untuk masuk 3 hari lagi.


Steffan dan keluarga barunya pun juga sudah pindah kerumah baru, semua fasilitas sudah tersedia , bahkan sudah sangat lengkap termasuk pakaian. Jadi steffan dan keluarganya tinggal membawa badannya saja lagi.


Namun ada beberapa seperti perhiasan yang memang tidak sedikit tapi itu peninggalan dari keluarga ibu steffan akbar.


Sebenarnya dulu ibu steffan akbar adalah anak dari keluarga pejabat, karena itulah ayah kandung steffan akbar menikahi ibunya karna dulu selain anak pejabat juga sangat cantik bahkan menjadi primadona di kota c itu.


Ibunya yang tulus sudah buta akan pria yang hanya memandanh harta dan fisiknya, dia begitu tulus kepada pria yang waktu itu hanya pria biasa yang satu kampus denganya dulu.


Hingga dimana mereka menikah dan pria itu mendapatkan sedikit saham dari ayah istrinya, karena sebagian warisan jatuh kepada pak Fari yaitu kakak ibunua steffan yaitu bu Nisa.


Bu Nisa sengaja menyimpan perhiasannya yang memang ia rencanakan untuk tabungan masa depan Steffan kelak, tapi pada saat steffan lahir, peresuhaan yang di kelola oleh suaminya itu mengalami kebangkrutan dan malah membuat hutang dimana-mana jadi bu Nisa mengeluarkan tabungannya yang selama ini dia tabung demi melunasi hutang suaminya itu.

__ADS_1


Tapi dengan tidak tau dirinya dia malah sering menghilang, pulang selalu dalam keadaan mabuk, sering bersikap kasar dan semena mena.


Hingga dimana sampai rumah juga ikut terjual karna bunga hutang yang sudah membekak, suaminya itu sama sekali tidak membantu membayar hutang yang ia sebabkan sendiri, malah menghamburkan uang yang tersisa untuk mabuk tidak jelas.


Dan teganya lagi saat hamil ia di ceraikan oleh suaminya sambil membawa simpanan yang ternyata sudah ia nikahi.


...


“ bu.. apakah peralatan dirumah sudah cukup? Jika belum kita masih bisa beli dengan uang kemarin.” Ucap steffan lembut.


“ haha apa lagi yang kurang nak, malah ini sudah sangat berlebih.” Ibu Nisa terkekeh, sungguh ini diluar dari pikirannya, bahkan kekayaan ini sudah lumayan jauh dari kekayaan yang ia rasakan dulu yang hanya hidup bercukupan bahkan paling besar memegang uang hanya sebatas 10jt itupun numpang lewat dia dompetnya.


Dia kini sungguh sangat bahagia walaupun single parent tapi kebahagiaan yang kini ia rasakan sudah sangat membahagiakan paruh baya itu.

__ADS_1


“ bu kebetulan besok masi libur 3 hari steffan izin pergi ke ibu kota untuk mengurus surat menyurat pekerjaan yang di kasi sama Agen NSC. ibu tidak apa-apa kan Steffan tinggal 3 hari?” Tanya Steffan hati-hati, dia hanya ingin mengurus perusahaan dan semua usahanya yang disana selama waktu senggang.


“ bukan ibu melarang, ibu memperbolehkanmu. Jika, kamu pergi kesana ada teman. Ibu belum berani melepaskan kamu sendiri sejauh itu.” Balas bu Nisa serius, bagaimanapun juga baginya Steffan masih remaja saat ini, apalagi yang ia tahun steffan anaknya belum pernah berpergian sejauh itu apalagi tampa dirinya.


“ bu nanti mereka yang akan menjemputku disini.”


Dengan menghela nafas akhirnya bu Nisa meng-anggukan kepalanya.


Meskipun dirinya sebenarnya tidak mempermasalahkan steffan untuk pergi, ia hanya khawatir kepada anak sulungnya yang baru saja sembuh dari sakit yang hampir merenggut nyawanya.


“ bu jangan khawatir, aku akan selalu mengabari ibu, ini handphone sudah aku belikan tadi untuk ibu, agar mempermudah kita berkomunikas. Di dalamnya sudah ada nomor Steffan dan nomor Arora. Steffan beli juga untuk Arora agar dia tidak terlalu kesepian.” Ucapnya menyodorkan handphone merk Iphone seri XS max berwarna gold dengan sudah di berikan case dan anti gores, sedangkan Arora di belikan Iphone seri XR memang sengaja ia belikan seri di bawah dirinya dan ibunya karena Arora masi kecil tidak terlalu membutuhkan hp.


Gila saja Arora yang masih sd saja sudah di berikan Iphone XR jadi iri..

__ADS_1


__ADS_2