
Murid murid lain yang yang melihat wajah datar dan sikap dingin juga acuh tak acuh yun liu xing terdiam dan lanjut memperkenalkan diri mereka masing-masing
Setelahnya tetua liu bai lang keluar dari ruang balajar dengan tatapan membunuh terhadap yun liu xing
Yun liu xing mengabaikannya dan keluar mencari angin segar untuk membuat dirinya lebih segar dan bertenaga
...----------------...
“Sepertinya aku tidak akan tinggal diam di sini.” Ucap yun liu xing serempak pergi dari sana
Long wuxian tampak di belakang yun liu xing dan mendekati yun liu xing dari belakang
“Tenang saja liu xing, aku akan melindungimu dari para tetua dan penatua yang berniat jahat padamu.” Ucap long wuxian pada yun liu xing
Yun liu xing menoleh ke belakang dan tersenyum. “Terima kasih, tapi aku tidak ingin melibatkan seorang pun yang tak bersalah dalam masalahku.” Ucap yun liu xing dengan menyunggingkan senyuman
Long wuxian menghela napas pasrah dan menepuk pundak yun liu xing
“Kau sangat egois liu xing, apa salahnya membantu kekasih ku? Bukankah itu sudah seharusnya?” Ucap long wuxian pada yun liu xing
Yun liu xing terdiam mendengar perkataan long wuxian seraya tersenyum kecil dan tertawa
Mereka berdua terlihat sangat akrab dan sangat serasi satu sama lain
Dan di lain sisi tetua liu yang baru saja keluar dari ruang kelasnya yun liu xing terlihat mengerutkan keningnya dan berkeringat dingin
‘Perasaan macam apa itu tadi?’ Batin tetua liu bai lang dengan panik
‘Saat dia menatapku dengan tajam aku merasakan sebuah gejolak sesuatu yang sangat kuat, aku bahkan tidak bisa menahan auranya lebih lam lagi.’ Batin tetua liu bai lang
Di sisi lain terlihat yun liu xing yang dapat merasakan rasa panik dan ketakutan dari tetua liu bai lang
__ADS_1
“Kalau dirasa rasa…sekarang ini tetua liu pasti sangat ketakutan…hahaha.” Ucap yun liu xing dengan senyuman sambil melihat langit
“Sepertinya kau tidaklah lemah seperti yang ku bayangkan.” Ucap long wuxian pada yun liu xing
Yun liu xing terkekeh kecil dan ke kantin dengan long wuxian
Disana mereka ke kantin yang sepi itu lagi dan nongkrong berdua sambil makan makanan ringan
Keduanya terlihat sangat nyaman dalam berbicara dan bercanda bersama
“Jika ingin melawan para tetua sialan itu kita hanya perlu sandai dan mengikuti alur rencana yang mereka rancang kemudian membuat mereka seperti pepatah‘Senjata makan tuan’” Ucap yun liu xing pada long wuxian
Long wuxian tersenyum menanggapi perkataan yun liu xing yang menurutnya lucu
“Hm…Tapi sebelum itu, sebaiknya kau makan dulu makananmu hingga habis dan membicarakan tentang mereka lagi.” Ucap long wuxian dengan terhibur oleh yun liu xing
Yun liu xing terlihat kesal long wuxian yang sangat suka menyuruh nyuruhnya
Long wuxian yang melihat ekspresi yun liu xing yang imut terkekeh kecil dan berakhir tertawa terbahak bahak
“Apa apaan sikapmu itu? Kau menertawakanku?” Ucap yun liu xing dengan tambah kesal pada long wuxian
“Jika sudah makan kita ke lapangan dan latihan untuk besok.” Ucap long wuxian pada yun liu xing
Yun liu xing mengangguk pelan kemudian membayar makanannya lalu pergi dengan long wuxian ke lapangan latihan
Setibanya di sana terlihat banyak murid yang juga latihan dengan senior dan teman mereka masing-masing
Yun liu xing sedikit tertegun dengan pemandangan tersebut
“Mari kita ke sana dan latihan.” Ucap long wuxian pada yun liu xing
__ADS_1
Yun liu xing mengangguk pelan dan mengikuti arah jalan long wuxian dari belakang
Setibanya di tempat tujuan mereka mulai latihan dan peregangan terlebih dahulu
Peregangan itu penting ya, supaya tidak ada cedera saat latihan sebaiknya kalian peregangan dulu, cuma sekedar infromasi ya kakak kakak adek adek
“Sudah peregangan kita mulai latihan, kau ingin latihan apa dulu?” Tanya yun liu xing pada long wuxian
“Bagaimana kalau kita latihan pedang? Sekalian mengasah kemampuan berpedangmu menjadi lebih baik lagi.” Ucap long wuxian pads yun liu xing
Yun liu xing menyetujui pendapat long wuxian dan mengambil dua buah pedang kayu dan memberikan satu pada long wuxian
Mereka mulai bertarung dan saling melempar serangan satu sama lain
Murid murid lainnya yang sedang latihan terasa terganggu dengan keberadaan keduannya dan berhenti latihan dan menonton keduanya yang sedang latihan menggunakan pedang dan bertarung satu sama lain
Yun liu xing dan long wuxian terlihat sangat serius dan menikmati pertarungan mereka
“Ternyata kau hebat juga ya liu xing.” Ucap long wuxian yang memuji yun liu xing
Yun liu xing menyeringai. “Kau juga hebat, aku rasanya tidak bisa menyentuhmu sedikitpun.” Puji balik yun liu xing pada long wuxian
Keduanya saling memuji satu sama lain sambil menyerang titik titik di tertentu
Sedangkan para murid yang menontonnya terlihat kagum pada keduanya yang sama sama kuat dan hebat
Dalam beberapa menit tidak ada yang mengalaj dan hasilnya masih seri, para murid yang menonton pun juga mulai merasa bosan menunggu siapa pemenangnya
Tapi hingga sore mereka tidak mengalami perubahan sama sekali dan tetap imbang dalam pertarungan pedang
Semua murid yang menonton sudah muak menunggu siapa pemenangnya satu persatu mulai pergi dan meninggalkan lapangan latihan hingga hanya tersisa long wuxian dan yun liu xing yang masih imbang
__ADS_1
See you