
“Tuan, penginapan itu terlihat mencurigakan.” Bisik Shiro sambil menunjuk ke arah sebuah penginapan dengan aura buruk, jelek, dan aura jahat.
Yun Liu Xing mengerutkan keningnya.
“Kita tinggal di penginapan itu saja.” Ucap Yun Liu Xing.
Shiro mengangguk pelan, mereka pergi dari sana dan langsung masuk dan membayar sewa kamar untuk beberapa bulan kedepan.
...----------------...
Yun Liu Xing dan Shiro pergi ke kamar mereka masing-masing dan beristirahat sebentar sebelum turun untuk mencari penyebab dari penginapan itu mencurigakan.
Sambil beristirahat Yun Liu Xing mempersiapkan senjata, racun, obat, dan hak lainnya yang dapat membantu dalam keadaan mendesak nanti.
Sesudahnya ia pergi ke depan kamar Shiro.
Tok tok tok.
“Shiro, cepat keluar kita turun ke bawah.” Ucap Yun Liu Xing.
Shiro dengan cepat membuka pintu kamarnya dan turun ke bawah dengan Yun Liu Xing.
Disana mereka hanya memesan sedikit makanan saja. “Kami pesan dua sup.” Ucap Shiro.
Beberapa menit kemudian pesanan keduanya sampai, sambil makan mereka juga terus menatap orang sekitar mereka dan sudut sudut penginapan yang mereka berdua anggap mencurigakan.
“Tidak ada yang terlalu mencurigakan dibagian sini.” Ucap Shiro.
Yun Liu Xing menghabiskan supnya dan menatap santai pemilik penginapan itu yang ikut pergi menyambut tamu yang berdatangan.
“Tapi menurutku pemilik itu sangat mencurigakan dari yang lainnya.” Ucap Yun Liu Xing dengan nada kecil.
__ADS_1
Shiro menatap pemilik itu, seketika saja ia terkejut dan merasakan ketakutan yang belum pernah ia rasakan seumur hidupnya.
Dengan cepat ia menoleh ke arah lainnya dan tak menatap pemilik itu lebih lama lagi.
“Dia sangat menakutkan, bahkan aku merasa sangat takut saat bertatapan langsung dengannya.” Bisik Shiro ketakutan.
Yun Liu Xing mengerutkan keningnya, baru pertama kali ini ia melihat Shiro yang begitu ketakutan menatap seseorang.
‘Dia mungkin ada kaitannya dengan penginapan ini yang memiliki aura jahat.’ Batin Yun Liu Xing.
Sesudahnya ia dan Shiro pergi keluae dari penginapan dan jalan jalan di pasar untuk melihat keadaan di luar.
Mereka menelusuri setiap sudut pasar dan pembeli dan penjual yang berlalu lalang di hadapan mereka.
“Tak ada yang mencurigakan, semuanya normal disini.” Ucap Shiro.
Disaat yang sama teriakan meminta tolong seseorang terdengar di telinga Yun Liu Xing, dengan cepat ia berbalik dan mendatangi suara teriakan itu.
Yun Liu Xing menahan tubuh wanita tua itu. “Bibi, jangan khawatir, aku akan menyelamatkan cucu bibi dari mereka.” Ucap Yun Liu Xing.
Wanita itu itu mendongak melihat Yun Liu Xing. “Nona…Tolong selamatkan cucuku.” Ucap wanita tua itu memohon.
Yun Liu Xing menganggukkan kepalanya, ia mengepal tangannya dan menghajar wajah orang itu dan merampas anak perempuan yang ada di sampingnya dengan cepat.
“Pegang anak ini Shiro, jangan biarkan dia dan bibi ini terluka.” Ucap Yun Liu Xing menyerahkan anak perempuan itu ke Shiro.
Shiro menganggukkan kepalanya dan melindungi kedua orang itu.
Sedangkan Yun Liu Xing yang menghajar orang itu tanpa henti dan menendang dadanya.
“Jika ingin mencari uang dengan menjual anak anak maka aku tidak akan membiarkanmu hidup seharipun.” Ucap Yun Liu Xing penuh ancaman.
__ADS_1
Orang itu menganggukkan kepalanya dan segera kabur dari sana.
Yun Liu Xing kembali lagi dan mengecek keadaan anak perempuan itu.
Ia mengecek denyut nadi anak perempuan itu, ia mengerutkan keningnya. “Bibi, cucu bibi terkena demam tinggi dan dapat menyebabkan kematian, kenapa bibi tidak pergi memeriksakannya ke tabib?” Ucap Yun Liu Xing tertegun.
Eeee…Memangnya demam dapat menyebabkan kematian ya?
Next…
Wanita tua itu terkejut, seketika matanya membesar. “Itu…Kata tabib dia hanya demam biasa dan hanya perlu makan beberapa obat dan dia akan sembuh…” Ucapnya lirih.
Yun Liu Xing menghela napas pasrah, ia mengeluarkan secarik kertas dan polpen, ia menuliskan resep obat untuk cucu wanita tua itu.
Orang orang yang melihat alat alat aneh yang Yun Liu Xing gunakan bingung dan penasaran.
“Bibi, ini resep obatnya, pastikan bibi merebus obat obat itu dengan tepat dan biarkan anak bibi memakannya sebanyak tiga kali sehari.” Jelas Yun Liu Xing.
Wanita tua itu menganggukkan kepalanya. “Baik nona.” Ucapnya.
“Dan ini ada sedikit pemberian dariku, aku harap bibi bisa mempergunakannya dengan sepantasnya.” Ucap Yun Liu Xing sembari mengeluarkan sebuah kantong berisi penuh dengan koin emas.
Wanita tua itu terkejut dan segera membungkuk berterima kasih sebesar-besarnya pada Yun Liu Xing yang telah membantunya dan cucunya.
“Tidak apa apa bibi, tujuanku memang ingin membantu orang orang yang membutuhkan.” Ucap Yun Liu Xing.
Wanita itu menganggukkan kepalanya dan segera pergi dari sana dan membelikan cucunya obat.
“Shiro, kau ikuti bibi itu, jangan biarkan apapun terjadi padanya.? ” Ucap Yun Liu Xing.
Shiro menganggukkan kepalanya dan segera menghilang dari sana dan mengikuti wanita itu dari belakang. Sementara Yun Liu Xing yang kembali jalan jalan santai sendiri.
__ADS_1
See you