Reinkarnasion Of The Genius Doctor

Reinkarnasion Of The Genius Doctor
BAB 86


__ADS_3

Ia mencoba berteriak namun mulutnya tertutup rapat dan tak dapat dibuka. Dirinya mulai berkeringat dingin.


Setibanya di dalam goa ia langsung berhenti berjalan dan berdiri tegap lurus menatap entah apa di dalam kegelapan itu.


"Selamat datang kembali putri dewi agung."


Suara seseorang tiba tiba terdengar dari dalam kegelapan itu dan langsung keluar.


Tampak ia sangat cantik bagai dewi yang turun dari langit untuk memberkati orang orang.


'Siapa…kau?!' Batin Yun Liu Xing.


...----------------...


Tampak seorang wanita yang langsung muncul dalam kegelapan goa itu.


"Kau tidak perlu tahu siapa diriku namun yang pastinya aku pasti akan selalu memberikanmu kejutan yang menarik untukmu."


Sosok wanita itu seperti mendekati wanita cantik yang tak berdaya itu. Ia menyenyuh dengan lembut pipinya dan tersenyum menyeringai.


"Benar benar malang, wanita cantik sepertimu berjuang sendirian di dunia ini, dimana pasanganmu? Jangan jangan kau tidak punya pasangan?"


Wanita itu tertawa kecil dan kembali menjauh dari wanita malang itu.


'Sial! Aku tidak punya tenaga untuk melepaskan diri!' Batinnya.


Disaat yang bersamaan pula, ia langsung terbangun dengan penuh keterkejutan dan bercucuran keringat dingin.


Ia bernapas terengah-engah dan melihat sekelilingnya. 'Cuma mimpi.' Batinnya.


Ia menghela napas pasrah dan menstabilkan pernapasannya dan detak jantungnya yang berdetak begitu kencang.


Ia melihat barang barang yang ada dalam kamar dan berusaha bangkit namun sekujur tubuhnya masih terasa agak sakit saat bangun.


'Shhhttt…'


Akhirnya ia berbaring kembali.


'Ming, berikan aku obat pereda sakit, aku ingin bangun tapi seluruh tubuhku rasanya masih sakit semua.' Batinnya.

__ADS_1


"Tuan, tunggu sebentar saya ambilkan pilnya."


Tak lama setelahnya pill yang wanita itu inginkan muncul di depannya. Ia mengambilnya dengan cepat dan langsung menelannya.


Beberapa saat kemudian seluruh tubuhnya sudah tak sakit lagi dan ia sudah dapat bangkit dari tempat tidurnya.


Ia turun dan melihat seisi kamar tersebut.


Kriek…


Di saat yang sama sosok misterius itu muncul dengan mangkuk sup di tangannya.


"Ah, kau sudah bisa bangun ya."


Sosok misterius itu menaruh supnya di meja dan mendekati wanita itu.


"Liu Xing, istirahatlah dulu dan makan supnya jika kau ingin keluar dari kamar."


Benar wanita cantik itu tak lain dan tak bukan adalah Yun Liu Xing.


Dia benar benar tekejut mendapati bahwa sosok misterius itu ternyata mengenali dirinya. Ia mengerutkan keningnya dan waspada pda sosok misterius itu.


Setelahnya sosok mistik itu tak mengganggu Yun Liu Xing lebih lama lagi. Ia segera pergi dari sana setelah mengatakan apa yang ingin dia katakan.


'Bagaiamana dia bisa tahu namaku?' Batin Yun Liu Xing penasaran.


"Jawab tuan, dia mungkin adalah kenalan lama tuan tapi karena sebuah alasan jadi dia tidak memberitahu tuan identitasnya." Ucap Ming.


Yun Liu Xing mengangguk anggukkan kepalanya. Ia memakan supnya agak cepatan dan pergi keluar dari kamarnya.


Sesaat setelah keluar kamar ia benar-benar terkejut, ternyata ia berada dalam sebuah kamar penginapan.


'Ternyata selama ini aku ada di penginapan.' Batin Yun Liu Xing.


Ia berjalan turun perlahan dan pergi memasan makanan lagi karena semangkuk sup tak cukup untuk mengisi perutnya yang sudah sangat kelaparan.


Setelah memesan ia menunggu di mejanya sambil memperhatikan gerak gerik dari sekelilingnya.


'Sepertinya orang orang disini hanyalah orang orang biasa dan sebagian kecilnya orang bangsawan yang berkumpul dengan orang biasa.' Batin Yun Liu Xing.

__ADS_1


Tak lama setelahnya pesanannya datang dan ia memakannya dengan santai sambil mendengarkan beberapa informasi kecil dari hasil pembicaraan pelanggan pelanggan disana.


"Hei, aku dengar beberapa hari ini orang orang ibukota tengah mencari seorang pahlawan wanita yang tiba-tiba menghilang."


"Benar, katanya pahlawan wanita itulah yang berhasil mengusir semua roh jahat dan menyelamatkan putra mahkota."


"Dan sepanjang perjalanan aku melihat poster poster informasi, dalam poster menuliskan bahwa siapapun yang menemukan pahlawan wanita itu maka dia akan diberikan setengah kekayaan dari Kaisar."


Yun Liu Xing yang mendengarkan pembicaraan para pelanggan yang tak jauh darinya mengerutkan keningnya.


'Jangan jangan pahlawan wanita yang merdeka maksud adalah aku.' Batin Yun Liu Xing menerka-nerka.


Tak lama setelahnya ia menghabiskan makanannya dengan cepat san membayarnya.


Di saat itu juga ia melihat sosok misterius yang menyelamatkannya. Ia mengikutinya naik ke lantai dua tepatnya ke kamarnya.


Ia berjalan cepat dan berhasil menangkap tangan sosok misterius itu.


Sosok misterius itu menoleh melihat Yun Liu Xing yang menarik tangannya.


"Liu Xing? Kenapa?" Tanyanya.


Yun Liu Xing mengisyaratkannya untuk menunggunya sebentar.


Ia masuk ke dalam kamarnya. 'Ming berikan aku kertas dan pena.'Batin Yun Liu Xing.


Ming dengan cepat langsung pergi ke villa Yun Liu Xing dan mengambil beberapa kertas dan pena dan diberikan kepada Yun Liu Xing.


Setelahnya Yun Liu Xing kembali keluar dan menulis sesuatu.


𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐩𝐮𝐥𝐚𝐧𝐠 𝐤𝐞 𝐭𝐞𝐦𝐚𝐧 𝐭𝐞𝐦𝐚𝐧𝐤𝐮 𝐛𝐞𝐬𝐨𝐤.


Sosok misterius itu membacanya dan menghela napas pasrah. "Tenggorokanmu masih belum sembuh, tapi jika itu kemauanmu maka aku tidak punya hak untuk melarangmu pulang." Ucap sosok misterius itu.


Yun Liu Xing tersenyum mendengar jawaban sosok misterius itu yang membiarkannya pulang.


Ia membungkukkan badannya pertanda dia berterima kasih, setelahnya ia masuk ke dalam kamarnya dan istirahat sebentar.


See you next time.

__ADS_1


__ADS_2