
Malam hari terlihat. Bulan menampakkan dirinya. Terlihat seorang wanita anggun duduk di atas kasurnya. Tampak ia sedang merenungi sesuatu.
'Ming, beri aku obat yang bisa menyembuhkan tenggorokan.' Batinnya.
Tak berselang lama sebuah botol muncul di depannya, ia mengeluarkan sebutir obat dan menelannya.
Beberapa saat kemudian tenggorokannya berangsur-angsur pulih dan suaranya juga telah kembali.
"Tuan, sebaiknya tuan segera kembali, baru saja shiro mengatakan ke saya jika terjadi sesuatu pada Jingzhi." Ucap Ming.
Wanita cantik itu tak lain dan tak bukan adalah Yun Liu Xing.
Mendengar perkataan Ming membuatnya sedikit terkejut dan mengerutkan keningnya. "Ada apa dengan Jingzhi?" Tanya Yun Liu Xing.
"Saya dengar Jingzhi di desak oleh Kaisar untuk menjadi putra mahkota yang baru." Ucap Ming.
Yun Liu Xing terkejut. Ia dengan cepat bangkit dan pergi penginapan dan meninggalkan secercah surat untuk sosok misterius yang menolongnya.
Krieekโฆ
"EhโฆDia sudah pergi?"
Sosok misterius itu masuk dan melihat ada secerah surat untuknya.
๐๐ค๐ฎ ๐๐๐ ๐ฎ๐ซ๐ฎ๐ฌ๐๐ง ๐ฆ๐๐ง๐๐๐ฌ๐๐ค ๐๐๐ง ๐ก๐๐ซ๐ฎ๐ฌ ๐ฉ๐๐ซ๐ ๐ข. ๐๐๐ง ๐ญ๐๐ซ๐ข๐ฆ๐ ๐ค๐๐ฌ๐ข๐ก ๐ค๐๐ซ๐๐ง๐ ๐ญ๐๐ฅ๐๐ก ๐ฆ๐๐ง๐ฒ๐๐ฅ๐๐ฆ๐๐ญ๐ค๐๐ง๐ค๐ฎ ๐ฐ๐๐ค๐ญ๐ฎ ๐ข๐ญ๐ฎ, ๐ฅ๐๐ข๐ง ๐ค๐๐ฅ๐ข ๐ฃ๐ข๐ค๐ ๐ค๐ข๐ญ๐ ๐๐๐ซ๐ญ๐๐ฆ๐ฎ ๐ฅ๐๐ ๐ข ๐๐ค๐ฎ ๐ฆ๐๐ฆ๐๐๐ฅ๐๐ฌ ๐๐ฎ๐๐ข๐ฆ๐ฎ.
Sosok misterius itu tersenyum tipis dan menyimpan surat itu.
"Fei, ikuti terus Liu Xing dan jangan biarkan dia terluka sedikitpun."
Setelahnya sosok hitam yang ada di belakang menghilang bersamaan sesok sosok misterius itu.
Di lain sisi terlihat Yun Liu Xing yang sudah sampai di istana dan tampak Jingzhi yang marah dengan pemaksaan menteri menteri dan kaisar terhadap dirinya.
"Aku sudah bilang kalau aku tidak ingin menjadi putra mahkota! Bahkan jika aku anakmu tapi aku tidak ingin menjadi putra mahkota." Ucap Jingzhi.
Tap tap tap.
__ADS_1
"Jingzhi, apa yang terjadi?"
Dengan cepat Yun Liu Xing memasuki istana.
Jingzhi yang melihat kedatangan Yun Liu Xing dengan cepat mendekat. "Mereka tidak tahu bahasa, aku sudah bilang kalau aku tidak ingin menjadi putra mahkota tapi mereka tidak mengerti ngerti dan terus memaksaku." Keluh Jingzhi.
Yun Liu Xing menatap tajam menteri menteri dan kaisar itu. "Sebaiknya kalian beri waktu untuk Jingzhi memikirkannya. Saat ini dia bukanlah manusia biasa melainkan iblis setengah manusia." Ucap Yun Liu Xing.
Menteri menteri itu terdiam begitu pun dengan kaisar Lang. "Baik, aku akan memberimu waktu seminggu untuk memikirkannya, jika kau tidak berminat maka tidak apa apa tapi menetapoah di istana." Ucap kaisar Lang.
Jingzhi menoleh melihat Yun Liu Xing. Yun Liu Xing tersenyum kecil dan mengangguk pelan.
Jingzhi menghela napas pasrah dan menyetujui permintaan kaisar Lang.
Setelah semuanya Yun Liu Xing kembali ke dalam gelang ruangnya untuk beristirahat dan berlibur untuk beberapa hari di sana. Sekalian untuk menghilangkan rasa lelahnya.
"HuftโฆAku merasa sangat lelah, kapan semuanya berakhir Ming." Ucap Yun Liu Xing letih.
Ming menghela napas, ia memijat kedua bahu Yun Liu Xing dengan pelan dan lembut.
Yun Liu Xing yang berada dalam rasa letih seketika merasa nyaman dan kembali tenang dan tertidur di sofanya.
Shiro dengan cepat pergi dan menggendong Yun Liu Xing naik ke kamar. Ia membaringkan Yun Liu Xing di kasur dan pergi dari sana.
"Sepertinya tuan begitu lelah hari ini, sebaiknya jangan ganggu dia, biarkan tuan istirahat lebih lama lagi." Ucap Shiro.
Ming menganggukkan kepalanya dan membersihkan kulit kacang hasil makan Yun Liu Xing tadi.
Sehari berlalu dan Yun Liu Xing terbangun keesokan paginya dengan tubuh yang kembali segar bugar tanpa rasa lelah.
"HuftโฆRasa letih, lelah, cape, semuanya hilang, hari ini aku akan menikmati hari hari liburku dengan sebaik-baiknya."
Yun Liu Xing meregangkan tubuhnya dan turun ke bawah untuk sarapan pagi. Setelahnya ia mengenakan pakaian olahraga dan latihan di luar vilanya.
Ia mengelilingi vilanya bebebnya putaran dan melakukan pemanasan sebentar dan memulai latihannya yang sebenarnya.
"HuftโฆHuftโฆHuftโฆ"
__ADS_1
Ia menggunakan pedang kayunya. Semua target kayu yang dikenainya walaupun tak rusak namun semuanya tergores cukup parah.
Lah ada ternyata kayu juga bisa parah gitu.
Next..
Krak!
Bahkan pedang kayunya tak tahan lagi dengan Yun Liu Xing hingga patah menjadi dua belah.
Tiga hari berlalu dan Yun Liu Xing masih dalam proses latihannya dan belum pernah berhenti latihan.
"Tuan, bukannya kau bilang kau ingin menikmati liburmu sebaik baiknya? Apa ini yang tuan maksud menikmati hari libur?" Ucap Ming.
Yun Liu Xing berhenti dan menoleh melihat Ming dari jauh. "Memangnya kenapa? Aku ingin menjadi lebih kuat dan lebih kuat lagi hingga aku bisa melindungi semua orang, aku ingin kelemahanku menghilang hingga aku bisa melawan semua orang jahat itu." Ucap Yun Liu Xing.
"Dengan begitu tidak ada yang akan bisa menghalangiku melindungi orang orang dengan waktu terbatas." Ucap Yun Liu Xing.
Ming yang melihat tuannya begitu gigih dalam berlatih tidak bisa melakukan apa apa dan menonton tuannya latihan.
Tangannya sudah terlihat memar dan akan berdarah namun ia masih tidak berhenti latihan menggunakan pedang kayunya.
Beberapa jam kemudianโฆ
"HuftโฆHari ini cukup sampai sini, sudah berapa jam aku latihan Ming?" Tanya Yun Liu Xing.
Ming mendekat. Ia menghela napas pasrah. "Tuan, anda sudah latihan selama tiga hari berturut-turut tanpa istirahat dan tidur." Ucap Ming.
Pruuuuutttโฆ
"Apa?! Tiga hari tanpa tidur?!"
Dengan terkejut Yun Liu Xing menyemburkan air yang dia minum ke wajah Ming.
Ia menatap Ming dengan terkejut dan tidak terlihat rasa bersalah sedikitpun pada Ming setelah menyemburkan air yang ia minum.
"Kenapa tuan terkejut?" Ucap Ming sedikit kesal... Yun Liu Xing seketika tersadar dan langsung mengelap wajah Ming dengan lap tangannya.
__ADS_1
"Maafkan aku Ming, aku tidak sengaja, aku tidak mengira aku akan latihan selama tiga hari." Ucap Yun Liu Xing.
See you next time.