
Semuanya sibuk dengan masing-masing kegiatan mereka, lain pula dengan long wuxian yang tidak melakukan apa apa selain memperhatikan yun liu xing dari bola kristalnya
“Sepertinya ratuku sedikit kesusahan, tapi kesusahan itulah yang akan membawanya ke puncak kejayaannya lagi.” Gumam long wuxian dengan senyuman
...----------------...
Tanpa terasa tengah malam telah tiba dan yun liu xing telah siap untuk menangkap pembunuh yang akan muncul
Ia segera pergi ke tempat yang sangat tinggi dan memperhatikan seluruh kota yang masih belum memiliki pergerakan dari pembunuh itu
detik demi detik berlalu. Menit demi menit berlalu. Setiap jam ia melihat sekelilingnya tanpa henti. Dengan begitu teliti dia berhasil menemukan petunjuk kecil mengenai kemunculan si pembunuh
“Apaan juga pembunuh sialan itu?” Gumam yun …liu xing dengan penasaran dan mengikuti pembunuh itu ke suatu paviliun yang terpencil
Didalam terdengar teriakan teriakan seorang wanita yang kesakitan dan ketakutan
Yun liu xing mengetahuinya bahwa pembunuh itu tidak langsung membunuh wanita yang dia tandai tapi membawanya ke tempat terpencil dan memalsukan kematian wanita wanita itu
Dengan langkah perlahan dan hati hati dia memasuki paviliun itu. Memasuki ruang publik tengah dan segera ke halaman belakang
Disana sebuah segel dengan aura kegelapan yang sangat pekat terasa menyelimuti paviliun
“Apaan juga segel yang besar itu?! Apa mungkin dia…ingin melakukan pemanggilan?” Gumam yun liu xing serempak terkejut melihat pembunuh itu mulai membawa semua wanita ke tengah tengah segel mantra
Segera pembunuh itu membaca mantra aneh dan segel itu seketika memancarkan cahaya putih menyilaukan dan semua wanita telah habis tak tersisa dan digantikan dengan kemunculan seorang demon
“Hahahahahaha? Akhirnya aku berhasil memanggilnya!” Tawa pembunuh itu yang n
merasa puas karena telah berhasil memanggil
seorang demon
__ADS_1
“Sekarang…Pergi dan bawakan jasad qin liu xing ke hadapanku.” Perintah pembunuh itu
Yun liu xing yang mendengar nama lamanya di sebuah oleh si pembunuh terkejut
dengan kecepatan tinggi ia keluar dan menghunuskan sebuah belati ke arah pembunuh itu
“Jika kau mau membunuhku maka lewati dulu mayatku.” Ancam yun liu xing dengan tatapan tajam dan serigaian
Si pembunuh terkejut dengan kedatangan yun liu xing yang tiba tiba dan langsung menghunus lengan kanannya dengan belati
“Kau…Tunggu apa lagi hah?! Orangnya sudah ada di depan mata! Bunuh dia sekarang juga!” Pekik pembunuh itu dengan bercucuran keringat dingin
Demon itu melongo melihat aura yang dipancarkan yun liu xing. ‘Aku tidak bisa membunuhnya…Dia…Dia…Luar biasa! Dia sangat kuat!’ Batin demon itu
Yun liu xing menoleh melihat demon itu dengan tatapan tajam nan membunuh. “Jika kau melangkah maka aku akan membunuhmu juga.”
Begitu menggugah perasaan. Tatapan tajam yun liu xing tidak membuatnya takut malah membuatnya semakin ingin mendekati yun liu xing
“Hah…Aku belum pernah merasakan aura yang begitu menggugah seperti ini…Aku merasa sangat senang.” Ujar demon itu dengan sedikit aneh
“Maaf atas sikap saya yang berlebihan, jika ada kesempatan saya ingin…Menjadi bawahan anda, tuan.” Ucap demon itu seraya berlutut di hadapan yun liu xing
‘Hah?!’ Batin yun liu xing
Sungguh keadaan yang begitu membangongkan. Seorang demon yang luar biasa kuat tunduk pada seorang wanita yang lebih lemah darinya?
‘Aku dimana? Siapa aku? Apa yang terjadi?'
Begitulah batin yun liu xing yang kebingungan melihat keadaan yang ada di depannya saat ini
“Tuan…Saya mohon jadikan saya bawahan anda.” Ucap demon itu dengan memohon pada yun liu xing
__ADS_1
“Haih…Baiklah, dengan ini kau kuangkat menjadi bawahanku.” Ucap yun liu xing
Dengan perasaan senang demon itu melompa kegirangan dan ingin segera memeluk yun liu xing
Namun yun liu xing tak semud itu untuk dipeluk oleh sembarang orang. “Diamlah! Kau belum memiliki nama kan?” Jeda yun liu xing sejenak
Demon itu mengangguk anggukkan kepalanya dengan penuh semangat dan berharap yun liu xing memberinya nama
“Kalau begitu aku akan memberimu nama.” Ujar yun liu xing kemudian memikirkan sebuah nama untuk demonnya
Sang demon merasa sangatsenangg dan merasa terbang di atas awan karena mendapatkan tuan yang ingin memberinya nama
“Sungguh karunia yang sangat berharga bagi saya. Terima kasih tuanku.” Ucap demon itu
“Ah! Kalau kau ingin diberi nama, namamu harus seperti seorang demon seperti dirimu…Bagaimana kalau…Diablo!?” Ucap yun liu xing yang langsung teringat akan sebuah anime dengan karakter demon sepertinya
Diablo menjelma ke dalam sini wkwkwk 🤣🤣🤣
“Diablo…? Sungguh nama yang bagus tuanku.” Ucap Diablo dengan bahagia
“Baiklah diablo, Kau sudah boleh pergi.” Ucap yun liu xing yang langsung menyuruhnya pergi
Betapa sakit hatinya diablo yang langsung disuruh pergi oleh tuannya sendiri. “Tapi…Saya ingin tinggal di sisi tuan. Jika tidak ada saya, siapa yang akan melindungi tuan?” Ucap diablo yang tidak ingin pergi dari dekat yun liu xing
Yun liu xing sedikit merasa bahwa diablo adalah demon kuat yang otaknya penuh dengan air dan menjadi bodoh dan aneh
“Biarkanlah saya berada di sisi tuan.” Ucap diablo lagi
Yun liu xing tak dapat menolak perkataan yang disertai dengan wajah memohon yang terlihat sedih
Akhirnya ia menyetujuinya dan memasukkannya ke dalam ruang dimensinya
__ADS_1
“Untuk sementara kwu tinggallah di dalam ruang dimensiku, disana ada shiro dan ming, akrablah dengan mereka.” Ucap yun liu xing kemudian pergi dari sana
See you