
“Ibu tidak punya waktu lagi, ibu akan pergi sekarang, smeoga kau bisa menggunakan kembali kekuatanmu secara normal setelah tersegel sangat lama. Ibu pergi dulu.” Ujar wanita itu lalu pergi.
Yun Liu Xing mulai menangis kecil melihat kepergian sosok wanita yang ternyata adalah ibunya, walaupun ia masih tidak percaya tapi wanita itu telah membuktikan bahwa dia adalah ibunya.
...----------------...
Mengenai tanda bunga kematian di kepalanya itu ia tidak mengerti itu tanda apa dan bagaimana cara menggunakan kekuatan yang ibunya katakan.
“Jika tanda ini adalah bunga kematian, bukankah artinya aku akan segera mati? Atau hal semacamnya?” Gumam Yun Liu Xing bingung.
Di saat itu pula ia terbangun dari mimpi panjangnya dengan sang ibu. Ia bangun dengan terkejut dan serempak melihat sekelilingnya yang ternyata adalah kamar Long Wuxian.
Long Wuxian yang saat itu ada di sampingnya juga terkejut melihat Yun Liu Xing terbangun tiba-tiba dan melihat sekeliling dengan perasaan syok dan terkejut.
“Ada apa Liu Xing?”
Dengan cepat Long Wuxian memegang tangan Yun Liu Xing agar Yun Liu Xing sedikit tenang dan tidak syok lagi.
Yun Liu Xing tidak menggubris perkataan Long Wuxian dan terengah-engah seperti baru saja berlari kencang. Keringat dingin bercucuran tiada henti di seluruh tubuhnya.
“Hei, ada apa? Kau baik baik saja kan Liu Xing?”
Long Wuxian mulai cemas terhadap keadaan Yun Liu Xing yang masih terengah-engah dan berkeringat dingin. Dan Yun Liu Xing tak mengatakan apa apa membuat suasana disana semakin mengkhawatirkan.
“Aku... Aku bertemu dengan ibuku... ” Lirih Yun Liu Xing yang masih syok.
Long Wuxian mengerutkan keningnya dan segera mendekati Yun Liu Xing lebih dekat.
“Apa yang dikatakan ibumu padamu?” Tanya Long Wuxian pada Yun Liu Xing.
“Dia mengaktifkan sebuah tanda di keningku.” Ucap Yun Liu Xing yang beransur ansur tenang.
__ADS_1
Long Wuxian melihat tanda bunga kematian yang ada di keningnya Yun Liu Xing. Ia mengerutkan keningnya.
“Apa apaan ini, kau masih muda dan dia sudah membuka segel kekuatanmu.”
Terlihat dengan jelas bahwa Long Wuxian sangat marah melihat tanda bunga kematian di kening Yun Liu Xing.
Yun Liu Xing tampak bingung dan beralih menatap sup di tangan Long Wuxian.
“Memangnya kenapa jika tanda ini ada? Apa ada masalah? Oh iya, apa suo itu untukku? Terima kasih.” Ucap Yun Liu Xing sembari langsung mengambil sup di tangan Long Wuxian.
Long Wuxian terkejut. “Hm, setelah makan nanti baru aku akan memberitahumu apa masalah yang akan ditimbulkan tanda di keningmu itu.” Ucap Long Wuxian lalu keluar.
Yun Liu Xing mengangguk pelan dan makan.
Beberapa menit kemudian, “Wuxian, aku sudah selesai makan.” Ucap Yun Liu Xing lantang.
Long Wuxian kembali masuk ke dalam kamarnya dan mengambil mangkuk sup Yun Liu Xing. “Sekarang aku aku akan mengatakannya, kau dengar baik baik.”
“Jika tanda itu muncul di keningmu, berarti kekuatanmu yang telah tersegel cukup lama telah terbuka kembali.” Ucap Long Wuxian.
Yun Liu Xing memiringkan kepalanya. “Terus kenapa? Kan bagus jika kekuatanku sudah pulih sepenuhnya, itu artinya aku semakin kuat dan bisa melindungi semua orang.” Ucap Yun Liu Xing.
Long Wuxian menggeleng gelengkan kepalanya. “Kau ini bodoh atau pintar, jika kekuatanmu itu terbuka kembali maka kau dalam masalah besar, beberapa sekte yang mengincar kekuatanmu pasti akan bermunculan dan menyerangmu untuk mendapatkan kekuatanmu.”
“Dan kau belum bisa mengendalikan kekuatanmu secara penuh, dan jika kau tertangkap oleh mereka yang mengincar kekuatanmu mungkin kau tidak akan kembali hidup hidup.” Jelas Long Wuxian.
“Prrrtt! Hahahaha…”
Yun Liu Xing tertawa kecil sembari mengibas ngibaskan tangannya dan menggeleng gelengkan kepalanya.
“Jangan khawatir, aku bisa mengatasinya.” Ucap Yun Liu Xing.
__ADS_1
Long Wuxian menghela napas pasrah. Ia mengambil mangkuknya dan bangkit dari kursi. “Terserah kau mau bilang apa, aku tidak bisa menang darimu.” Ucap Long Wuxian pergi dari sana.
Seperginya Long Wuxian dari sana, senyumannya tiba tiba menghilang entah kemana. Ia menatap letih kepergian Long Wuxian.
“Aku tidak akan menjadi pengecut yang suka bersembunyi di belakang orang lainaku ingin membuktikan pada semua orang bahwa aku itu bisa diandalkan.” Lirih Yun Liu Xing.
Di sisi lain Long Wuxian bisa mendengar perkataan Yun Liu Xing, itu karena sesaat sebelum ia pergi ia memasang sesuatu di bawah kasurnya agar dia bisa mendengar apa saja yang Yun Liu Xing katakan.
“Haih…”
Long Wuxian menghela napas pasrah dan mencuci mangkuknya.
“Kau tidaklah lemah, kau juga bukanlah pengecut, kau itu kuat, hanya saja kau selalu mengalah pada mereka, tapi sekarang kau teoah berubah, kau sudah mulai mempertahankan sesuatu yang kau miliki.” Ucap Long Wuxian.
Setelah mencuci mangkuknya dia kembali lagi ke kamarnya dan melihat Yun Liu Xing.
“Jika kau ingin curhat atau mengeluarkan iri hatimu yang ingin kau keluarkan katakan saja padaku.” Ujar Long Wuxian.
Yun Liu Xing menoleh melihat Long Wuxian. Ia tersenyum sebentar dan kembali datar.
Sementara itu, tampak semua murid dan beberapa tetua luar lainnya telah mulai sadar dan mencari cari Yun Liu Xing.
“Kami ingin bertemu dengan nona Yun sekarang juga. tolong izinkan kami nona.”
“Benar, izinkanlah kami.”
“Kami hanya ingin berterima kasih padanya karena telah menyelamatkan kami semua.”
“Iya, benar. Kami ingin bertemu dengan nona Yun sekarang juga.”
Semua murid yang Yun Liu Xing selamatkan tampak memaksa Yue Ye untuk membiarkan mereka menemui Yun Liu Xing.
__ADS_1
$33 ¥0U