
Wanita itu menganggukkan kepalanya dan segera pergi dari sana dan membelikan cucunya obat.
“Shiro, kau ikuti bibi itu, jangan biarkan apapun terjadi padanya.? ” Ucap Yun Liu Xing.
Shiro menganggukkan kepalanya dan segera menghilang dari sana dan mengikuti wanita itu dari belakang. Sementara Yun Liu Xing yang kembali jalan jalan santai sendiri.
...----------------...
Yun Liu Xing lanjut jalan jalan di pasar dan melihat kejadian kejadian yang biasa biasa saja di sekeliling.
Setelahnya ia kembali lagi di penginapan dan melihat sekelilingnya yang mengeluarkan aura jahat.
‘aura jahat ini tiba-tiba saja membesar, mungkin ada seseorang dibalik semua ini.‘ Batin Yun Liu Xing.
Ia melihat sekelilingnya dan mencari orang yang mencurigakan.
Ia melihat lihat orang yang keluar masuk namun tak menemukannya, pelayan pelayan yang ada di sana juga tak dapat mengeluarkan aura jahat.
Ia mengerutkan keningnya sesaat setelah seorang pelayan lewat di depannya.
“Permisi, saya ingin memesan makanan.” Ucap Yun Liu Xing.
Ia dengan cepat memanggil pelayan itu kembali dengan alasan ingin memesan sesuatu.
“Apa yang ingin nona pesan?” Tanyanya.
“Aku ingin pesan…”
‘Ternyata auranya cuma melengket di tubuh pelayan ini.’ Batin Yun Liu Xing.
“Teh hangat, aku ingin pesan teh hangat.” Ucap Yun Liu Xing segera.
Pelayan itu menganggukkan kepalanya dan segera pergi membuatkan pesanan Yun Liu Xing.
Tak lama kemudian Shiro kembali dan duduk di sebelah Yun Liu Xing.
“Bagaimana?” Tanya Yun Liu Xing.
__ADS_1
Shiro menghela napas pasrah. “Aku sudah mengantar mereka kembali ke tempat mereka, untung aku ada di sana tadi kalau tidak mungkin mereka akan diusir dari rumah mereka sendiri.” Ucap Shiro.
Yun Liu Xing terkejut. “Terus? Kau mereka?” Tanya Yun Liu Xing.
Shiro menganggukkan kepalanya, disaat yang sama pelayan itu kembali dengan secangkir teh hangat.
“Permisi, bisa saya bertanya sedikit?” Ucap Yun Liu Xing sambil memperlihatkan kantong uangnya.
Pelayan itu dengan cepat kembali lagi. “Apa yang ingin nona tanyakan?” Ucap pelayan itu.
“Siapa yang dekat denganmu tadi? Yang sebelum kau lewat sini?” Tanya Yun Liu Xing.
Pelayan itu mengingat ngingat kembali sebelumnya. “Hm…Saya bertemu dengan seorang pria muda di luar sana tadi, pria itu bertopeng jadi aku tidak mengenalo dengan jelas wajahnya.” Ucapnya
Yun Liu Xing mengangguk pelan dan memberikan sekantong uang itu kepada pelayan itu.
“Pelayan itu tadi…Aku merasakan aura jahat di dirinya.” Ucap Shiro.
“Aku juga bisa merasakannya, aura itu hanya melengket di badannya dan pria bertopeng yang dia katakan tadi mungkin dia yang memiliki aura jahat itu.” Ucap Yun Liu Xing.
Setelahnya mereka pergi membayar di kasir dan pergi ke kamar mereka untuk istirahat.
Beberapa jam kemudian Yun Liu Xing berhasil naik ke level terakhir, begitu pun dengan Shiro.
Disaat yang sama aura jahat yang Yun Liu Xing dan Shiro rasakan begitu familiar tiba tiba muncul.
Dengan cepat keduanya keluar lewat jendela dan mengejar seseorang itu. Mereka berdua mengejar sosok misterius itu hingga tanpa sengaja Yun Liu Xing memasuki kawasan istana.
Beberapa prajurit yang kebetulan berpatroli di sekitar sana terkejut dengan Yun Liu Xing yang tiba-tiba saja muncul. Mereka dengan cepat menodongkan tombak mereka ke leher Yun Liu Xing.
Yun Liu Xing terkejut dan segera mengangkat tangannya.
“Cepat kita bawa ke aula, yang mulia pasti akan memberikannya hukuman yang pantas.”
“Benar, dasar wanita tidak tahu malu.”
Mereka segera mengikat tangan Yun Liu Xing dan menariknya ke ruang aula. Yun Liu Xing pasrah pasrah saj di tarik ke aula karena ia tak ada salah apapun.
__ADS_1
Setibanya di sana ia langsung didorong hingga terjatuh ke lantai.
“Siapa wanita ini?”
“Yang mulia, kami tidak tahu asal, wanita ini, kami menemukannya ada di taman istana, kami kira dia seorang penguntit jadi kami menteretnya kemari memperlihatkannya pada yang mulia.”
Yun Liu Xing mendongakkan kepalanya menatap Kaisar dengan beberapa pangeran dan putri yang ada di sana.
“Wow! Ternyata penguntit ini cantik juga ya kak.”
Salah satu pangeran tampak mendekati Yun Liu Xing dan memegang dagunya.
“Apa kau mau menikah denganku.”
Yun Liu Xing menggeleng gelengkan kepalanya.
Dan tiba-tiba sajaterdengar suara angin kencang dari telinganya, dengan cepat ia melepaskan tali yang mengikat kedua tangannya dan mengeluarkan belatinya.
Ia menangkis semua anak panah yang mengarah ke arah dirinya dengan cepat dan menghindari beberapa serangan lainnya.
“Sial! Pembunuh cari mati dari mana lagi ini?!” Kesal Yun Liu Xing.
Telihat beberapa orang muncul dengan pakaian serba hitam.
Beberapa pangeran itu terkejut dan mengambil aba aba untuk menyerang balik orang orang itu. Namun, Yun Liu Xing telah maju duluan dengan menggunakan belatinya.
Ia bergerak bagaikan bayangan yang tak terlihat gerakannya, dengan cepat ia memutuskan leher beberapa orang itu dengan sekali gerakan.
Pangeran pangeran itu terkejut dengan kekuatan tempur Yun Liu Xing.
“Maaf, tapi aku tidak sengaja masuk ke kawasan istana kalian, aku hanya mengejar seseorang dan karena prajurit prajurit ini aku kehilangan jejaknya.” Ucap Yun Liu Xing.
Beberapa pangeran itu terkejut dengan tatapan Yun Liu Xing yang tiba-tiba berubah menjadi dingin.
“Aku izin pamit.” Ucap Yun Liu Xing lalu tiba tiba menghilang.
Semua orang yang ada di sana terkejut dan ternganga dengan kepergian Yun Liu Xing.
__ADS_1
See you