
Sementara itu, yun liu xing yang sedang duduk di sebuah batu besar dan menikmati pertunjukan yang ada di hadapannya
Teriakan dari si bos terdengar seperti nyanyian lagu yang sangat merdu di telinga yun liu xing
Beberapa menit kemudian si bos sudah tergeletak tak bernyawa di tanah dan berlumuran darah
...----------------...
Yun liu xing tersenyum kecil dan mendekati jasadnya
“Bagus, sekarang salah satu sampah sudah dibereskan, kalian jangan khawatir, kalian tidak akan dihukum karena membunuhnya.” Ucap yun liu xing
Kelima iblis itu memiringkan kepalanya kebingungan mendengar perkataan yun liu xing
“Setelah ini kalian singkirkan mantra itu dan hapus penghalang di hutan, aku pergi dulu, bye bye.” Ucap yun liu xing kemudian langsung menghilang
kelimanya bingung tapi mau bagaiamana lagi bagi mereka perintah yun liu xing adalah mutlak dan harus dilaksanakan
“Sebaiknya kita segera membereskan tugas dari nona…Siapa nona itu?” Bingung po
“Namanya yun liu xing.” Ucap kin
“Nah itu, ayo kita segera selesaikan tugas kita.” Ucap po kemudian berpencar dengan keempat temannya dan menyelesaikan tugas mereka dan kembali
Sementara itu, terlihat yun liu xing yang sedang terburu buru mengejar ketinggalannya. Shiro dengan sangat cepat mengejar keelima temannya, yaitu long wuxian dan yang lainnya
“Shiro, tidak usah terburu buru, kita bisa mengejar mereka.” Pinta yun liu xing
Shiro mengangguk pelan dan tenang mengantar yun liu xing menyusul teman temannya
__ADS_1
Malam hari tiba dan yun liu xing tak berhenti dan terus menyusul hingga tengah malam ia berhasil menemukan teman temannya
Yun liu xing turun perlahan agar tidak mengejutkan mereka yang sudah tertidur
Shiro langsung masuk ke dalam cincin dimensi dan yun liu xing yang langsung naik ke pohon untuk tidur sekaligus berjaga jaga
Pagi hari tiba dan semuanya bangun pagi pagi kecuali yun liu xing yang masih tertidur
Long wuxian yang menyadari keberadaannya yun liu xing berhenti dan menaiki pohon tempat yun liu xing tertidur
Yang lainnya bingung dengan long wuxian yang tiba tiba naik ke pohon. “Ada apa long wuxian? Apa ada sesuatu disana?” Tanya shu zhao ling
“Liu xing masih tidur, sebaiknya kita tunggu dia bangun dulu.” Ucap long wuxian
Keempat orang itu terkejut dengan perkataan long wuxian. Mereka serempak mendekat ke pohon itu dan melihat yun liu xing yang benar benar sudah ada di pohon dan sedang tidur
“Tapi sejak kapan dia ada disana? Kita bahkan tidak menyadarinya.” Ucap zhang nan fei bingung
“Kita tunggu dulu liu xing bangun baru kita berangkat.” Ucap jia ning shushu
Kelimanya sepakat dan duduk di bawah menunggu yun liu xing bangun
Siang hari telah tiba dan tampak yun liu xing yang sudah terbangun dari mimpi panjangnya
“Hoam…Aku bangun kesiangan…” Ngantuk yun liu xing
“Liu xing, kau akhirnya bangun juga, kami sudah menunggumu lama sekali, sekarang sudah siang hari, kita harus segera berangkat sekarang.” Ujar bai ding luo
Yun liu xing sedikit terkejut dengan kelima orang yang sedang duduk di sekitarnya. “Eh? Kalian sudah menyadari keberadaanku, sudah siang hari? Kalau begitu kita berangkat sekarang.” Ucap yun liu xing serempak turun ke bawah dan mengeluarkan shiro dari cincin dimensinya
__ADS_1
Dalam perjalanan mereka hinggap di sebuah desa kecil yang dilengkapi dengan pemandian air panas
Mereka mampir mandi sebentar dan melanjutkan perjalanan pulang ke perguruan tian wu
Jika ada yang tau nama perguruan yun liu xing kasi tau ya
Mereka melaju kencang agar dapat segera sampai di perguruan sebelum mata hari terbenam
Sore hari akhirnya mereka tiba di kekaisaran mereka kembali dengan selamat dan tidak terluka
“Kita sudah sampai, kita segera kembali ke perguruan, dan beritahukan berita kemenangan kita pada pemimpin perguruan.” Ujar jia ning shu
Untung sebelum memasuki kekaisaran yun liu xing memasukkan shiro ke dalam cincin dimensinya, jadi tidak ketahuan bahwa ia memiliki seekor naga ilahi
Sesampainya di perguruan tian wu yun mereka disambut dengan meriah kecuali yun liu xing yang tampak diabaikan oleh murid murid
Yun liu xing dapat mengetahuinya, semua murid mengetahui siapa dirinya, dan tidak ada yang ingin berteman dengannya kecuali kelima orang yang ikut bersamanya ke perguruan ming zhu
“Nona bai, anda pasti mendapatkan juara pertama, saya yakin itu.”
Salah satu penggemar bai ding luo tampak sangat mengharapkan bai ding luo sebagai juara pertama dalam pertandingan antar negara itu
“Nona bai mu tidak mungkin juara pertama, tuan shu kamilah yang akan juara pertama.”
Berbagai harapan terdengar dari mulut murid murid yang mengharapkan nona dan tuan yang mereka puja dapat mendaptkan juara pertama
Yun liu xing tersenyum menyeringai dan melihat hadiah yang ia dapatkan sebagai juara pertama. ‘Aku rasa kalian harus kecewa, karena yang juara pertama adalah…Aku.’ Batin yun liu xing
See you
__ADS_1