Reinkarnasion Of The Genius Doctor

Reinkarnasion Of The Genius Doctor
BAB 70 Bahaya yang mengintai.


__ADS_3

Yun Liu Xing mengangguk pelan. “Tidak perlu sampai rumah, sekarang saja aku pindahin koinnya.” Ucap Yun Liu Xing sembari melempar kotak tersebut ke atasnya.


Dan dengan gerakan cepat ia memasukkan semua koin yang dia keluarkan dari kotak itu.


Semua orang yang ada di sana terkejut dan kagum melihat ratusan koin emas melayang di udara dan masuk ke dalam cincin ruang Yun Liu Xing.


...----------------...


Dan Yun Liu Xing dengan mudahnya memasukkan semuanya ke dalam cincin ruangnya yang terhubung dengan cepat ruang dimensinya.


Beberapa menit berlalu dan hujan klinik emaspun selesai, Yun Liu Xing mengembalikan kotaknya dan pergi dari sana dengan Luo Junlie.


“Jadi, kau akan pergi ke mana lagi sekarang?” Tanya Luo Junlie.


Yun Liu Xing tampak masih memikirkan mengenai jawaban yang akan Yun Liu Xing lontarkan untuk menjawab pertanyaan Luo Junlie.


“Bagaimana? Kau akan pergi ke mana setelahnya?” Tanya Luo Junlie.


“Hm…” Untuk saat iji Yun Liu Xing masih tak dapat memberikan jawaban pada Luo Junlie.


“Nanti aku akan lihat situasi saja, jika situasi tidak memungkinkan aku akan tetap tinggal disini, jika keadaan lebih baik aku akan pergi dari kota ini dan ke kota selanjutnya.” Ucap Yun Liu Xing.


Luo Junlie meng oh kan perkataan Yun Liu Xing sembari menganggukkan kepalanya.


Mereka kembali ke kediaman Luo Junlie dan menginap untuk satu dua hari di sana.


“Um…Malam ini kalian mau makan apa? Aku yang buatkan.” Tanya Dong Ling.


“Aku terserah ajah.” Singkat Yun Liu Xing.

__ADS_1


“Aku mengikuti Liu Xing.” Susul Luo Junlie.


Dong Ling mengangguk dan segera ke dapur dan mulai memasak, sedangkan Luo Junlie dan Yun Liu Xing yang pergi ke ruang makan dan menunggu di sana.


“Jadi, kapan kalian berdua akan menikah?” Tanya Yun Liu Xing.


“Mungkin tahun depan, pertengahan tahun ini kami baru akan bertunangan.” Ucap Luo Junlie.


Yun Liu Xing mengangguk pelan, ruangan terasa sunyi dan dalam keadaan suasana canggung.


Di saat yang sama Dong Ling dan beberapa pelayan dapur muncul dan mulai menyajikan masakannya.


Aroma lezat tercium dengan sangat jelas di hidung keduanya dan dengan cepat mereka menyantapnya.


Dong Ling yang melihat keduanya makan dengan lahap terkekeh kecil, ia ikut duduk dan makan.


Setelahnya Yun Liu Xing membantu mencuci piring dan membersihkan meja makan lalu pergi ke kamarnya dan istirahat, sambil memikirkan tujuannya selanjutnya.


Keesokan harinya Yun Liu Xing bangun pagi pagi dan pergi berpatroli sebelum banyak warga kota yang bangun.


Ia menjelajahi setiap sudut kota dengan teliti dan tak menemukan apapun, akhirnya ia kembali lagi dan mulai berkultivasi selama beberapa jam di sana.


Saat terdengar ayam berkokok kencang, ia segera membuka kelopak matanya, ia dapat merasakan gejolak api yang sangat panas dalam tubuhnya,bersamaan dengan itu, tanda di keningnya tiba tiba saja terasa begitu panas dan seperti meleleh.


Yun Liu Xing mulai merefleksikan dirinya, dan bersikap setenang mungkin, ia mencoba untuk menghilangkan rasa panas di keningnya dengan berbagai cara.


Setelah mencoba berbagai macam cara akhirnya panas di keningnya hilang digantikan dengan hawa agak dingin di keningnya.


“Kenapa tanda di keningku ini tiba tiba saja muncul sendiri? Dan rasanya juga sangat sangat panas.” Bingung Yun Liu Xing.

__ADS_1


Ia tidak tahu mengapa tanda di keningnya yang sudah lama tidak muncul kimi muncul kembali dengan rasa berbeda, yaitu rasa panas yang sangat menyiksa dan firasat buruk akan sesuatu yang akan segera terjadi pada kota ini.


“Jika tanda ini muncul mungkin akan terjadi sesuatu yang menggemparkan kota ini, sebaiknya aku lebih waspada kedepannya.” Ucap Yun Liu Xing dengan serius.


Ia segera keluar dari kamarnya dan pergi menemui Luo Junlie.


Ia pergi ke ruang makan namun tak menemukan Luo Junlie, dia segera ke ruang utama dan tak menemukannya juga. Dan terakhir ia harap Luo Junlie ada di ruang kerjanya.


Dan harapannya terkabulkan, di sana masih ada Luo Junlie yang setia mengurusi bekas berkas keuangan dan masalah kota dan desa yang menumpuk banyak di mejanya.


“Junlie, ada sesuatu yang sangat penting yang ingin ku katakan padamu.” Ucap Yun Liu Xing langsung.


Luo Junlie yang melihat Yun Liu Xing menerobos masuk terkejut dan segera menghampirinya.


“Ada masalah apa hingga kau terlihat sangat terburu-buru dan begitu khawatir?” Tanya Luo Junlie dengan serius.


Yun Liu Xing memegang kedua pundak Luo Junlie dengan napas yang semakin memburu.


“Perhatikan tanda yang ada di keningku ini.” Ucap Yun Liu Xing.


Luo Junlie dengan cepat menatap kening Yun Liu Xing, ia melihat sudah pola bentuk bunga kematian yang berwarna merah darah.


Ia mengerutkan keningnya. “Kanapa ada tanda begitu di keningmu?” Tanya Luo Junlie


“Nanti aku jelaskan bagaiamana aku mendaptkan tanda ini, yang jelas kota ini sedang dalam bahaya besar.”Ucap Yun Liu Xing.


Luo Junlie yang mendengar perkataan Yun Liu Xing sontak terkejut, bahaya apa yang mengintai kotanya? Kalau ada bahaya besar kenapa kota terlihat baik naik saja?” Begitulah batin Luo Junlie.


“Dengar, jika tanda ini muncul tiba tiba dengan hawa panas yang sangat menyiksa itu berarti akan ada bahaya besar yang sedang menuju kemari.” Ucap Yun Liu Xing.

__ADS_1


See you


__ADS_2