
“Nona bai mu tidak mungkin juara pertama, tuan shu kamilah yang akan juara pertama.”
Berbagai harapan terdengar dari mulut murid murid yang mengharapkan nona dan tuan yang mereka puja dapat mendaptkan juara pertama
Yun liu xing tersenyum menyeringai dan melihat hadiah yang ia dapatkan sebagai juara pertama. ‘Aku rasa kalian harus kecewa, karena yang juara pertama adalah…Aku.’ Batin yun liu xing
...----------------...
Tampak Yun Liu Xing menyusuri Jalanan ke tempat pemimpin perguruan, hingga pandangannya terhenti pada seorang anak kecil dengan telinga lancip yang sedang brusaha memanjat pohon.
“Apa yang sedang kau lakukan disana anak kecil?”
Anak kecil itu mendengar suara Yun Liu Xing dan segera menoleh ke belakang, menatap Yun Liu Xing. Yun Liu Xing berhenti di samping anak kecil itu, memjongkok. “Apa yang sedang kau lakukan? Apa ada sesuatu yang ingin kau ambil di atas sana?”
Anak kecil itu mengabaikan Yun Liu Xing dan terus melompat lompat seperti ingin menggapai sesuatu
Yun Liu Xing bangkit dan mendongakkan kepalanya, melihat apa yang ingin anak kecil itu ambil. “Kau ingin mengambil sesuatu yang melayang dan bercahaya itu?”
Anak kecil itu berhenti melompat lompat dan menginjak salah satu kaki Yun Liu xing. Dengan kesal ia membalikkan badannya ke arah lain. “Dia bukan sesuatu, dia adalah adik periku.”
Yun Liu Xing sontak terkejut mendengar kata peri. “Apa?! Peri?! Yang terbang terbang itu?”
__ADS_1
Sementara itu, tampak sesuatu yang melayang itu mendekati Yun Liu Xing, sembari berubah wujud ke wujud yang lebih dewasa. Ia lalu membungkuk. “Saya memberi salam pada nona Yun.”
Hal itu tentunya membuat Yun Liu Xing ternganga dan melongo tak percaya. Ia segera mengubah ekpresinya dan kembali seperti semula dan berdeham. “Ekhem, namaku adalah Yun Liu Xing, senang bertemu dengan kalian berdua.”
Dengan sedikit terpaksa anak kecil itu membungkuk memberi salam pada Yun Liu Xing dan memperkenalkan diri. “Hamba memberi salam pada nona Yun, nama saya adalah Budding.”
“Nama saya Bilqis, peri bunga, dia adalah adik saya, dia seorang elf.” Ujar peri bunga Bilqis
Yun Liu Xing sontak terkejut dan pura pura tahu. Ia mengangguk pelan, melihat dari atas sampai bawah, Berdeheman. “Ekhem, hm…Tapi, tubuh kalian beda jauh.”
Peri bunga Bilqis dapat mengetahui apa yang membuat Yun Liu Xing mencurigai keduanya. Ia serempak maju, berubah menjadi kecil dan duduk di pundak Yun Liu Xing. “Sejujurnya, ayah dan ibu kami beda ras, ayahku seorang elf tampan, dan ibuku seorang Peri cantik.”
Yun Liu Xing mengangguk pelan, hingga pikirannya terhenti pada pernyataan peri bunga Bilqis. “Lah?! Kenapa bisa makhluk beda ras bisa menikah?” Yun Liu Xing tampak bingung, makhluk beda ras juga ternyata bisa menikah, apalagi manusia sejenis, pasti bisa menikah juga, yakali gk bisa wkwk :)
🍃…
Suasana seketika langsung hening tanpa suara
“Jika menikah dengan sesama jenis juga bisa, tapi harus lewat persidangan dulu.” Untuk sekian kalinya Budding membuat suasana hening
Dikala itu dua murid perempuan lewat dan terdengar sedang membicarakan Yun Liu Xing yang berbicara sendirian di bawah pohon
__ADS_1
“Benar benar aneh, bicara sendiri.”
“Mungkin karena sudah kelamaan single, jadinya mulai aneh bicara sendiri.”
Yun Liu Xing melihat kepergian kedua murid perempuan itu dan berbalik menatap kedua peri setengah elf itu. “Apa mereka tidak dapat melihat kalian?”
Peri bunga Bilqis terkekeh kecil, ia terbang menjauhi Yun Liu Xing bersama adik. “Tidak, indra keenam mereka tidak dapat terbuka, dan kami ini seperti makhluk tak kasat mata yang hanya dapat dilihat oleh orang orang tertentu saja.”
Peri bunga Bilqis membuka portal, sang adik menyunggingkan senyum. “Dan, kau adalah salah satu orang tertentu itu, kalau begitu kami pamit dulu, dadah.”
Yun Liu Xing tak ambil pusing itu, ianakan pikirkan perkataan dua orang elf setengah peri itu setelah ia memberikan hadiah kemenangannya pada pemimpin perguruan
Yun Liu Xing tampak fokus menyusuri jalanan yang sudah ada di kawasan tempat pemimpin perguruan, hingga pandangannya terhenti di samping pintu masuk ruangan pemimpin perguruan yang terdapat dua orang murid yang tadi membicarakannya.
“Hei…Lihat, dia datang lagi kesini, hahaha.”
“Benar, apa dia tidak malu? Jangan jangan dia juga akan bicara sendrdi hadapan pemimpin perguruan lagi, hahahahaha.”
Yun Liu Xing melangkah mengabaikannya dan membuka pintu pemimpin perguruan, ia menyunggingkan senyum. “Dasar ibu ibu tukang gosip.” Kedua murid wanita itu geram di katakan sebagai ibu ibu yang taunya cuma bergosip saja
Yun Liu Xing tersenyum puas dan menutup pintu masuk ruangan dan meletakkan hadiahnya dengan sedikit tulisan di bingkisan hadiahnya
__ADS_1
Ini adalah hadiah atas kkemenanganku di perguruan ming zhu, mohon pemimpin perguruan dapat menerimanya
Sesusa menulis Yun Liu Xing langsung keluar dan pergi dari sana menuju ke kamarnya