Reinkarnasion Of The Genius Doctor

Reinkarnasion Of The Genius Doctor
BAB 91 Pertemuan terakhir sebelum perpisahan.


__ADS_3

Dalam ruang dimensi terlihat Ming yang mematung di depan Yun Liu Xing dan terkejut bukan main.


"Jalan rahasia-"


Ia tiba tiba terhenti dan menatap tajam Yun Liu Xing. "Kemana jalan rahasia itu terhubung?" Tanya Ming dengan cepat.


Yun Liu Xing naik ke atas baru dan tersenyum senyum. "Jalan rahasianya terhubung dengan ruang dimensi lain." Ucap Yun Liu Xing.


Ia duduk lotus dan memperhatikan Ming yang tampak sangat peduli dengan apa yang dirinya katakan.


"Kenapa Ming? Kau tampak sangat serius." Bingung Yun Liu Xing.


Ming menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya.


"Aku akan masuk ke dalam dan mencari buku yang menjelaskan mengenai ruang dimensi ini." Ucap Ming.


Dia buru buru masuk ke vila sedangkan Yun Liu Xing yang berbaring di batu besar itu sambil menatap langit cerah yang sangat biru dengan awan awannya yang berbagai macam bentuk.


"Ming benar benar, bahkan hal seperti itu sangat penting untuk diketahuinya." Gumam Yun Liu Xing.


Di lain sisi tampak di luar ruang dimensi seorang pria sedang mencari Yun Liu Xing dimana mana.


"Liu Xing! Yun Liu Xing! Kau ada dimana!"


Berteriak kesana kemari menyebut nama Yun Liu Xing. Tak ada yang menjawab panggilannya ia ke tempat lain dan mencari Yun Liu Xing.


Sementara orang yang sedang dicari-cari malah saat ini sedang bersenang-senang di dalam ruang dimensinya.


"Ah? Apa ada orang yang sedang memanggilku?" Bingung Yun Liu Xing.


"Tidak ada tuan." Jawab Diablo.


Yun Liu Xing kembali berbaring di batu besarnya dan bernyanyi kecil. 'Diablo, apa kau tahu negara tujuan kita selanjutnya?" Tanya Yun Liu Xing.


"Tidak tahu tuan, mungkin petunjuk kita akan ke mana akan muncul di mimpi tuan seperti yang sebelum sebelumnya." Ujar Diablo.


Yun Liu Xing meng oh kan perkataan Diablo dan bangun. Ia turun dari batu besarnya dan masuk ke dalam villanya.

__ADS_1


"Ming, aku akan keluar, kau jaga ruang dimensi baik baik dan jangan terlalu memikirkan tentang jalan rahasia itu dengan aku yang bisa jadi mermaid." ucap Yun Liu Xing.


Ia keluar dari ruang dimensinya dan mendengar seseorang yang sedang memanggilnya dari jarak yang cukup jauh.


"Hei! Wanita Yun! Kau ada dimana?!"


Seorang pria tampak meneriaki nama Yun Liu Xing dan berjalan cepat mencari dimana mana. Di setiap sudut istana dan tempat,


Yun Liu Xing mendengar teriakan tersebut. Ia mendekat dan melihat sosok pria tampan yang sedang mencarinya.


"Hei Jingzhi, aku disni." Panggil Yun Liu Xing.


Benar, sosok laki laki tampan itu adalah Jingzhi atau lebih tepatnya Lang Jingzhi.


Lang Jingzhi melihat Yun Liu Xing dan segera berlari mendekatinya. "Huh… Akhirnya aku menemukanmu." Ucap Lang Jingzhi.


"Memangnya ada apa?" Tanya Yun Liu Xing.


Lang Jingzhi mengeluarkan undangannya dan menyerahkannya pada Yun Liu Xing. "Ini, kau harus menghadiri acara penaikan pangkatku memenjadi seorang pangeran." Ucap Lang Jingzhi.


Yun Liu Xing membuka surat undangannya dan membacanya dengan seksama.


Lang Jingzhi mengangguk anggukkan kepalanya. "Benar, aku bisa menjadi pangeran tapi aku tidak bisa menjadi seorang putra mahkota." Ucap Lang Jingzhi.


Yun Liu Xing mengangguk pelan. "Apa karena kau setengah manusia dan setengah iblis?" Tanya Yun Liu Xing.


Lang Jingzhi menundukkan kepalanya. "Karena itu, aku tidak pantas menjadi seorang putra mahkota. Putra mahkota itu harus suci dan bersih, dia juga harus memiliki koneksi dengan orang yang berkuasa dan memiliki kekuatan yang hebat, sedangkan aku hanyalah orang luar yang tiba tiba memasuki istana dan menjadi pangeran." Jelas Jingzhi.


Yun Liu Xing tersenyum dan menepuk nepuk bahunya secara perlahan. "Jangan bicara begitu, aku akan selalu mendukungmu dan membantumu jika kau dalam masalah." Ucap Yun Liu Xing.


"Jika kau mengalami masalah jangan sungkan untuk meminta bantuanku." Ujar Yun Liu Xing


Lang Jingzhi tersenyum dan mengajaknya jalan jalan keliling istana.


Dalam perjalanan keliling keliling istana tampak beberapa selir yang tampaknya tidak suka dengan Lang Jingzhi dan Yun Liu Xing.


"Lihat orang luar itu, baru juga masuk istana sudah menggantikan posisi seorang pangeran."

__ADS_1


"Benar, aku pernah melihat bentuk aslinya yang seorang iblis saat penyerangan para roh jahat itu."


Yun Liu Xing berhenti dan menatap tajam dua selir itu. Ia mendekati keduanya.


"Apa maksudmu menghina temanku seperti itu? Apa kau tahu siapa aku?" Ucap Yun Liu Xing dengan penuh tekanan.


Ia benar-benar tidak bisa tinggal diam melihat temannya di perlakuan dengan buruk oleh orang orang.


"Apa? Memang kenyataannya dia itu iblis yang berwujud manusia."


Yun Liu Xing mengerutkan keningnya. Ia mengepalkan tangannya dengan kuat.


"Apa kau tahu bagaimana dia bisa menjadi iblis? Itu karena putramu yang merupakan iblis bertopeng manusia, dia mengubah Jingzhi menjadi manusia setengah iblis." Ucap Yun Liu Xing.


Ia menunjuk nunjuk wanita yang ada di depannya.


Ia sangat kesal mendengar perkataan wanita itu yang mengandalkan kata kata kenyataan.


"Jika bukan putramu yang busuk itu, para roh jahat itu tidak akan menyerang ibukota dan mengambil nyawa banyak orang yang tidak bersalah." Ucap Yun Liu Xing lagi.


Ia menjauh dari kedua wanita itu. "Jika aku mendengar kalian berdua membicarakan temanku lagi maka aku tidak akan tinggal diam." Ancam Yun Liu Xing.


Lang Jingzhi yang tidak ingin Yun Liu Xing mendapatkan masalah baru segera menariknya pergi dari sana.


"Liu Xing, kau jangan mudah tersulut amarah karena dua orang wanita rendahan itu." Ucap Lang Jingzhi.


Yun Liu Xing menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya. Ia melakukan gerakan yang sama selama beberapa detik dan kembali normal.


"Lain kali kalau kau mendengar seseorang mengataimu dengan buruk jangan tinggal diam, beri mereka pelajaran yang tidak akan pernah mereka lupakan." Ucap Yun Liu Xing.


Lang Jingzhi tersenyum canggung dan melanjutkan jalan jalannya dengan Yun Liu Xing untuk terkahir kalinya sebelum mereka berdua berpisah.


"Terima kasih." Gumam Lang Jingzhi.


Yun Liu Xing mendengar samar samar gumamam Jingzhi namun tidak terdengar jelas.


"Apa yang kau katakan Jingzhi? Aku tidak mendengarnya." Ucap Yun Liu Xing.

__ADS_1


Lang Jingzhi tersentak kaget. "Eh, tidak ada apa apa." Ucap Lang Jingzhi.


See you next time.


__ADS_2