
Berkat dorongan dari sang adik yaitu jun, rey pun memutuskan untuk meneruskan bekerja sebagai pembunuh, dan memakai nama Angel killers,
namun sudah 1 bulan waktu berlalu belum juga mendapat kan klien
"Jun..apa belum ada misi juga?" Tanya rey pada jun
"belum kak",
"lalu bagaimana dengan ke uangan kita?"
"ke uangan kita sudah menipis, mulai sekarang kita harus hemat",
Rey pun menghela nafas
"semua ini gara-gara kamu rey", ucap paman luis
"kenapa aku yang di salahkan?"
"bukan kah kau dulu yang mengubah nama Angel killers",
"bukan aku, tapi james",
"tapi kau penyebab nya, sehingga nama angel killers tak lagi dikenal orang",
"james sendiri yang merubah aturan nya",
"tetap saja kau yang salah",
"terserah kau saja, lagi pula bukan kah kau mempunyai banyak simpanan uang?"
"semua uang ku hilang rumah ku juga di sita",
"ah kau tidak berguna"
"apa kau bilang, semua itu karena salahmu juga",
"semuanya aku yang di salahkan, ah kau ini memang menyebalkan",
"kak rey, ayah jangan berisik aku sedang menjawab telepon, ucap jun yang sedang menjawab telepon, namun mereka tidak menghiraukan nya
"seharus nya aku tidak pernah terlibat dengan masalah mu"
"oh jadi kau menyesal sudah selamat kan aku waktu itu, lagi pula aku tidak pernah meminta bantuan mu",
Sementara itu jun terlihat sangat senang
"ada apa jun?" tanya rey
"aku dapat kabar baik, kita mendapatkan klien",
"benarkah?"
"iya..klien kita bernama julie, dia mempunyai anak perempuan bernama sherly, namun sherly telah di bunuh oleh seseorang",
"maksudmu pelakunya tidak di ketahui?"
"ya..sudah 14 hari polisi pun belum menemukan pelakunya",
"jadi dia ingin kita menemukan pelakunya",
"ya...tidak hanya menemukan nya, tapi juga membunuhnya",
"aku tidak bisa melakukannya",
"kenapa kak?"
"pelaku nya saja tidak jelas, aku seorang pembunuh, bukan detektif",
"jadi kau mau mensia-siakan kesempatan ini?" Tanya paman luis
"misi seperti itu sangat merepotkan",
"kau memang tidak bisa di andalkan rey",
"apa kau bilang, kau saja yang lakukan",
"misi seperti itu tidak pantas untuk ku",
"bilang saja kau juga tidak mau, jun tolak saja misi nya",
"tidak bisa kak, aku sudah menerima nya",
"apa..kenapa di terima?"
"Sudahlah rey lakukan saja, kita sangat membutuhkan nya", ucap paman luis
"mmmm baiklah aku akan melakukannya, jun coba kau cari informasi tentang pembunuhan sherly",
"baik kak",
Jun pun mencari informasi tentang pembunuhan sherly di internet, lalu dia pun menemukannya, ternyata mayat sherly di temukan di sebuah gudang, dia di bunuh secara mengenaskan, banyak sekali luka di tubuhnya, bekas tebasan dan tusukan sebuah pisau, namun di tempat kejadian, sama sekali tidak di temukan senjata yang di gunakan maupun bukti yang lainya, itu sebab nya polisi pun sulit menemukan nya
"Sudah ku duga, ini akan menjadi misi yang merepotkan", ucap rey yang tampak tidak bersemangat..
__ADS_1
"kakak jangan mengeluh terus, kakak harus semangat, kakak pasti bisa",
"dengarkan tuh perkataan adikmu",
"diam kau..ya baik lah aku akan bersemangat, jun sekarang juga kita akan pergi ke gudang tempat sherly di bunuh",
"baik kak",
Rey dan jun pun bergegas pergi menuju tempat di mana sherly di bunuh
Setibanya di tempat kejadian, rey dan jun pun langsung memeriksa ke dalam gudang mungkin mereka bisa menemukan sebuah petunjuk, namun meskipun sudah di cari dengan teliti mereka tidak menemukan apa-apa, tapi rey tidak berputus asa, dia tetap mencari di sekeliling luar gudang.
Sudah satu jam mereka mencari dan akhirnya usaha rey pun membuahkan hasil, di tempat yang agak jauh dari gudang, dia menemukan sebuah gelang, rey pun mengambil gelang itu mungkin bisa menjadi satu-satunya petunjuk, setelah itu dia menghampiri jun
"Jun, apa kau tau tempat tinggal julie?"
"ya..aku tau",
"kalau begitu kita temui dia",
Lalu mereka pun pergi ke tempat julie
Beberapa menit kemudian mereka pun tiba di rumah julie, ternyata rumah nya sangat besar, lalu rey dan jun pun masuk, setelah berada di depan pintu, jun pun membunyikan bel, sesaat kemudian julie membuka pintu
"Hai..apa kau julie", rey menyapa
"ya..aku julie, Kalian siapa dan ada perlu apa?"
"Kenalkan aku rey, dan ini jun, kami dari Angel killers",
"oh jadi kalian dari Angel killers, silahkan masuk",
Mereka pun masuk ke dalam rumah..
"aku pikir kalian tidak akan datang",
"ya...kami kesini untuk menanyakan hal yang berkaitan dengan sherly",
"ya..silahkan",
"apakah kau mempunyai musuh atau orang yang membencimu?"
"mmmm kurasa tidak, suami ku yang pertama juga seperti nya tidak mempunyai musuh",
"suami mu yang pertama?"
"ya..1 bulan yang lalu aku aku menikah lagi, suami ku yang pertama atau ayah nya sherly sudah lama meninggal",
"sherly tidak mungkin mempunyai musuh, dia anak yang baik dan di sukai banyak orang", julie tampak terlihat sedih..
"mmmm aku minta maaf",
"aku mohon, temukanlah orang yang sudah membunuh anakku sherly, beri dia hukuman yang setimpal, berapa pun akan ku bayar",
"ya..kami pasti akan menemukan nya",
"Lalu..bagaimana hubungan sherly dan suami mu yang sekarang?" kali ini jun yang bertanya
"sangat buruk, sebenarnya dari awal sherly tidak pernah suka pada alex",
"jadi suami mu bernama alex",
"ya..semenjak aku menikah dengan alex, sherly pun semakin membenciku, hal itulah yang membuat ku menyesal seumur hidupku, karena aku tidak sempat meminta maaf padanya",
"kalau boleh tau, kenapa sherly begitu membenci alex?" Tanya rey
"dia sangat yakin kalau alex bukan orang yang baik",
Rey pun berpikir sejenak..
"apa aku boleh melihat foto alex?"
"untuk apa? Apa kau mencurigai alex? Sherly memang membenci alex, tapi yang ku tahu alex tidak pernah sedikitpun membenci sherly",
"aku minta maaf, aku tidak bermaksud mencurigai alex",
"ya aku mengerti",
"kalau begitu kami permisi dulu",
"oh iya..biar ku antar ke depan",
Karena hari sudah mau malam, rey dan jun pun kembali ke markas
Setibanya di markas..
"Bagaimana sudah kau temukan pelakunya?" tanya paman luis
"belum",
"lalu apa yang kau lakukan seharian ini?"
"kau pikir ini misi yang mudah",
__ADS_1
"ah kau nya saja yang tidak bisa",
"ya sudah kau saja yang lakukan",
"kan sudah ku bilang misi itu gak cocok buat ku",
"kau memang menjengkelkan, jun coba kau cari orang yang bernama alex, aku kepikiran terus pada orang itu",
"nama alex itu banyak kak, aku gak tau yang mana alex suami nya julie itu",
"iya juga julie tadi tidak mau menunjukkan foto nya",
Lalu rey teringat pada gelang yang dia temukan di sekitar gudang
"coba kamu cari alex yang mengenakan gelang seperti ini",
"apa kakak yakin gelang itu milik alex?"
"gak ada salahnya di coba dulu",
"ya..baik lah",
Jun pun memulai pencarian nya, namun seperti yang jun bilang tadi, banyak sekali orang yang bernama alex, maka dari itu mencarinya pun tidak lah mudah
Sudah 2 jam mencari namun belum juga di temukan
"kak aku sudah mengantuk",
"ya sudah kamu tidur saja, biar aku yang teruskan",
Lalu jun pun pergi tidur, dan rey melanjutkan pencarian
Sudah beberapa menit belum ketemu juga, lalu paman luis menghampirinya
"apa belum ketemu juga?" Tanya paman luis
"belum",
"apa kau yakin pelakunya adalah suami Julie?"
"ya..aku sangat yakin dia yang telah membunuh sherly",
Lalu akhirnya rey pun menemukan nya, orang yang bernama alex yang mengenakan gelang sama persis seperti gelang yang di temukan rey
"Akhirnya aku menemukan nya juga", namun rey masih belum yakin dia suami Julie atau bukan, dan rey pun mencoba mencari tahu, setelah di selidiki, rey pun menemukan sebuah foto alex bersama julie.
"Sudah kuduga dialah orang nya, paman aku harus pergi",
"ya...berhati-hatilah",
Rey pun bergegas pergi menuju rumah nya julie
Sementara itu, julie saat ini sedang dalam bahaya, karena alex berniat menghabisi julie malam ini
Alex pun memukul julie sampai jatuh
"Kenapa kau tiba-tiba memukulku?" tanya julie yang sedang tergeletak di lantai
"hahaha sekarang sudah waktunya untuk aku menghabisi mu, aku dengar kau menyuruh orang untuk menyelidiki pembunuhan sherly",
"apa yang kau bicarakan?"
"julie, asal kau tau, aku menikahimu, hanya karena aku ingin menguasai kekayaan mu",
"jadi karena itu kau ingin membunuhku?"
"ya...dengan begitu kekayaan mu akan jatuh ke tangan ku",
"Jangan-jangan kau yang telah membunuh sherly?"
"ya..akulah yang sudah membunuh anak mu sherly, karena dari awal dia sudah mengetahui niat ku",
Mendengar hal itu julie pun sangat marah
"akan ku bunuh kau", julie pun menerjang alex, namun alex kembali memukul Julie, sehingga julie pun terkapar lemah di lantai
Sementara itu, rey pun tiba di rumah julie namun sudah beberapa kali membunyikan bel, julie tak kunjung keluar juga, rey merasa ada yang tidak beres, dan lalu mencoba mendobrak pintu rumah Julie, setelah berhasil di buka, rey pun bergegas ke dalam dan di saat itu juga rey melihat alex hendak membunuh julie dengan menusukan pisau di dada julie, tapi sebelum alex berhasil menusukan pisau nya, rey dengan cepat menembak alex tepat di kepalanya, Alex pun tewas seketika",
Rey segera menghampiri julie
"Apa kau tidak apa-apa?" Tanya rey
"Ya, terimakasih sudah menolongku", ucap Julie sambil menangis
"kenapa kau bisa ada di sini?" Tanya julie
"aku menemukan sebuah gelang di sekitar gudang tempat sherly di bunuh, dan setelah aku selidiki ternyata gelang itu milik alex, lalu aku pun bergegas ke sini
"ternyata keputusan ku untuk meminta tolong pada Angel killers adalah keputusan yang tepat, kalian memang hebat",
"ya...sepertinya aku harus segera pergi",
Dan rey pun beranjak pergi
__ADS_1