Rey Sang Pembunuh

Rey Sang Pembunuh
penculikan


__ADS_3

Di pagi hari, jun tampak baru bangun, "pagi yah", ucap jun pada ayahnya yang sedang bersih bersih, "pagi",


"dimana kak rey?"


"kakak mu masih tidur",


"kak rey memang pemalas, jam segini masih tidur",


"semalam dia pulang sangat larut, karena harus menyelesaikan misi, dia pun tampak kelelahan",


"haaah jadi misi nya sudah selesai?"


"iya..misinya sudah selesai",


Lalu jun memeriksa, apa julie sudah melakukan pembayaran atau belum, lalu jun pun terkejut


"haaaahhh apa ini tidak salah?"


"ada apa jun?"


"coba ayah lihat ini",


paman luis pun penasaran apa yang di lihat jun, lalu dia juga sangat terkejut.. "Haaaaahhh apa ini benar, uang nya banyak sekali",


Rey yang baru bangun tiba-tiba muncul, 


"Sedang apa kalian, berisik sekali", ucap rey yang terlihat masih mengantuk


"kami terkejut melihat jumlah pembayaran dari julie",


"memang nya berapa yang dia bayar?"


"1 juta dollar",


"oh 1 juta...aaaahhh apa 1 juta dollar, apa kau tidak salah lihat?" 


"benar kak, coba saja kakak lihat",


Rey pun memeriksa, ternyata benar, Jumlah uang yang julie bayarkan sebesar 1 juta dollar


"jun kau coba hubungi julie, aku takut ada kesalahan",


"baik kak",


"sudah lah rey biarkan saja, yang penting sekarang kita kaya..hahaha", ucap paman luis yang terlihat senang


"ah kau ini, mana mungkin aku bisa menerima uang sebanyak itu",


"ya sudah uang nya buatku saja",


"mana bisa, yang jalankan misi kan aku",


"itu juga karena aku memaksamu",


"siapa bilang, aku melakukannya karena sudah terlanjur di terima",


"tetap saja aku minta bagian 50%",

__ADS_1


"apa kau sudah gila",


"sudah..sudaaah..kalian malah bertengkar", ucap jun


"Gimana jun apa yang Julie katakan?" tanya rey


"dia sengaja membayar dengan jumlah segitu, dia bilang itu sebagai tanda terimakasih karena sudah menyelamatkan nyawa nya",


"mmmm jadi begitu, yaaa bagus lah, hari ini kita akan makan enak",


***


Ke esokan hari nya rey pun mendapatkan sebuah misi lagi


"kak..kita dapat klien lagi, namun kali ini bukan soal pembunuhan, tapi soal penculikan",


"coba kau jelaskan lebih rinci lagi",


"ok..jadi klien kita kali ini bernama ben, putri nya ben yang bernama marry sudah 4 hari menghilang, ben menduga kalau putrinya itu telah di culik",


"lagi-lagi misi pencarian",


"memang nya kenapa..siapa tahu dia berani bayar banyak", ucap paman luis


"ah hanya uang saja yang kau pikirkan, apa polisi sudah menanganinya?"


"sudah..namun belum ada hasil, ben ingin putrinya cepat di temukan",


"ok baiklah..jun coba kau cari informasi, apakah ada kasus penculikan Akhir-akhir ini",


"ya baik kak",


"kak aku menemukan beberapa informasi tentang orang hilang yang di duga sebuah penculikan, sudah ada lima orang yang di culik termasuk marry, dan kelimanya adalah seorang perempuan",


"mmmm...ada kemungkinan kalau penculik nya adalah kelompok yang sama, lalu kenapa yang di culik seorang perempuan, apakah mungkin perdagangan wanita, jika itu benar kita harus cepat menemukan nya, ok malam ini kita mulai beroperasi",


Malam harinya mereka pun memulai misi, rey dan jun saat ini sedang berada di suatu tempat


"Jika dugaanku benar, para penculik itu akan melakukan aksinya di tempat ini", ucap rey


"lalu apa yang harus aku lakukan?"


"kau akan menjadi umpan",


"baiklah",


"jun sepertinya mereka akan menggunakan obat bius untuk melumpuhkan korban nya, saat itu terjadi kau harus bisa menahan nafas dan berpura-pura pingsan",


"ya..aku mengerti",


"ok..berhati-hatilah",


Jun pun keluar dari mobil dan melakukan tugas nya, setelah itu jun berdiri di tempat yang sunyi di tepi jalan, beberapa menit menunggu, datanglah 2 orang pria menghampiri jun


"Hai cantik..kau sendirian saja?" Ucap salah satu pria tersebut, lalu pria satunya langsung menerkam dan membius jun, tiba-tiba datang sebuah mobil van, jun pun di masukan ke dalam mobil van tersebut, dan lalu pergi.


Rey yang melihat hal tersebut, segera mengikuti mereka

__ADS_1


Selang beberapa waktu, sampai lah di sebuah rumah, mereka pun membawa jun masuk, sementara itu rey segera menyelinap kedalam rumah itu


"Waaah kita dapatkan barang bagus lagi, dia cantik sekali kita bakalan kaya..hahaha", ucap salah satu penculik itu


Di dalam rumah, terdapat 4 orang penculik dan 5 orang wanita yang menjadi korban dan salah satu di antara nya adalah marry


Tidak menunggu lama lagi, rey pun langsung menyerang mereka, dengan cepat ketiga penculik itu pun terkena tembakan rey, satu penculik lagi menyandera salah satu korban dengan menodongkan senjata nya


"Diamm, jangan bergerak, lemparkan senjatamu" ucap penculik itu dengan panik, namun di waktu yang bersamaan jun juga menodongkan senjata nya di kepala penculik itu.."lepaskan dia..atau kau akan mati",


Penculik itu pun tak punya pilihan lain dia pun melepaskan wanita itu


"Jun..jangan bunuh dia, lumpuhkan saja",


Jun pun memukulnya dan penculik itu pun pingsan


"Jun kau hubungi polisi",


"Ya baik kak",


 rey menghampiri para korban


"di antara kalian siapa yang bernama marry?" Lalu salah satu dari kelima wanita itu maju ke depan


"aku marry, kalian siapa?"


"ayahmu meminta kami untuk menyelamatkan mu",


"benarkah?"


"ya..sekarang kami akan mengantarmu pulang, dan kalian tetaplah di sini, polisi akan segera datang", ucap rey pada ke empat korban lain nya


Setelah itu mereka pun segera pergi, di perjalanan, jun menghubungi ben ayahnya marry


"Hallo pak ben..kami sudah menemukan marry, dan saat ini kami sedang di perjalanan menuju rumah bapak


Mendengar hal itu, ben pun sangat senang.


"Ada apa pah, siapa yang nelpon barusan", tanya ibu marry


"Marry sudah ketemu, dan sekarang dia sedang di perjalanan pulang", mendengar hal itu ibunya marry juga sangat senang


2 jam kemudian, rey pun sudah sampai di rumah marry, lalu marry pun keluar dari mobil dan di sambut oleh ayah dan ibunya.. "MARRY",,


"Ayah..ibu", marry langsung menghampiri kedua orang tuanya dan mereka pun berpelukan, "Untunglah kau selamat", ucap kedua orang tua nya, tangis bahagia pun terlihat jelas di wajah mereka, lalu ben melihat kearah rey dan jun, ben pun menghampiri mereka


"Apakah kalian Angle killers?"


"Ya...kami Angle killers",


"Terimakasih sudah menyelamatkan putri kami", ucap ben sambil membungkukkan badan


"Tidak usah berterimakasih, itu sudah jadi pekerjaan kami, kalau begitu kami pamit",


"apa kalian tidak mau masuk dulu",


"mmmm tidak...kami tidak mau merusak suasana saat ini",

__ADS_1


Rey dan jun pun pulang


Sementara itu, polisi tampak nya sudah tiba di tempat penculik tadi, mereka mendapati 4 orang korban, dan 4 orang tersangka yang 3 di antaranya sudah tewas, seorang detektif muda terlihat sedang menyelidiki, dia pun tampak sedang berpikir.."3 orang pelaku sudah mati, dan satunya lagi seperti nya sengaja di buat pingsan, tapi tujuan nya apa, apa mungkin agar kami bisa menggali informasi, apakah ada hal yang penting yang harus kami ketahui, dan yang lebih penting lagi, siapa yang sudah melakukan ini, aku harus menyelidikinya", detektif muda tersebut terlihat sangat penasaran


__ADS_2