Rey Sang Pembunuh

Rey Sang Pembunuh
penyanderaan


__ADS_3

"Tak di sangka, markus akan menculik presiden, entah apa tujuannya atau kah akan di jadikan sebagai sandera,


"Kau..bukan kah kau markus?" Tanya presiden


"Ya aku markus",


"Apa tujuanmu menculikku?"


"Haha tenang saja, aku tidak akan membunuhmu ya setidaknya untuk saat ini, karena terlebih dahulu aku akan menggunakan mu untuk melindungiku, aku akan menunjukanmu sesuatu yang aku ciptakan", lalu markus membawa presiden ke atap gedung


"Benda apa itu, apakah itu bom?" Tanya presiden


"Ya, aku telah menciptakan empat bom penghancur masal, seperti namanya bom ini mempunyai ledakan yang sangat dahsyat, satu bom mampu meledekan seluruh kota, bayang kan jika ke empat bom ini aku luncurkan, apa yang akan terjadi pada kotamu ini haha",


"Kurang ajar kau markus, lihat saja nanti pasukan ku akan menghentikanmu",


"Haha tidak ada yang akan mampu menghentikan ku, bom ini sudah di rancang khusus ketika bom nya aku aktifkan maka tidak ada lagi cara untuk mematikannya haha",


"Sialan kau, sebenarnya apa tujuan mu?"


"Tujuanku hanya satu yaitu balas dendam",


"Apa karena kejadian 25 tahun yang lalu? jadi kau masih menaruh dendam? bukan kah presiden yang terdahulu sudah mati? lalu kenapa kau masih berkeinginan untuk balas dendam?"


Tiba-tiba markus memukul presiden


"Kau pikir hanya dengan membunuh bajingan itu hatiku akan terpuaskan?"


"Jadi kau yang telah membunuh presiden terdahulu?"


"Ya aku lah yang telah membunuhnya, aku pikir setelah membunuhnya hatiku akan terpuaskan, ternyata aku salah, satu-satunya yang akan membuat hatiku puas adalah menghancurkan seluruh kota yang penuh dengan kemunafikan ini",


"Kau telah di butakan oleh hasrat balas dendam mu itu, hentikan lah aku berjanji akan mengampunimu",


Dan lalu markus memukul presiden lagi


"Janji? apa aku akan percaya dengan janjimu itu? apa kau tahu dulu aku sangat percaya dan menghormati presiden terdahulu, namun apa yang aku dapatkan, dia menghianati ku, nyawaku dan nyawa teman-temanku seakan tidak ada artinya",


"Aku mengerti yang kau rasakan, namun jangan samakan aku dengan orang seperti itu",


"Haha bagiku semua pemimpin sama saja, mereka menginginkan kepercayaan, namun dengan mudahnya mereka menghianati kepercayaan itu",


"Lalu apa yang kau inginkan dariku?"


"Seperti yang aku katakan tadi, aku berniat merampok bank untuk mendapatkan uang yang yang sangat banyak, dan aku akan menggunakanmu untuk melindungiku",


Dengan membawa presiden yang akan di jadikan sandera, markus beserta ketiga anak buahnya pun pergi menuju bank metro yang merupakan bank terbesar, "Pasang bom di badannya!" markus memerintahkan anak buahnya untuk memasang bom di badan presiden.


Sementara itu, kabar tentang presiden yang telah di culik pun sudah menyebar


"Apakah ada perkembangan siapa yang telah menculik presiden?" Tanya detektif han yang tampak sibuk itu

__ADS_1


"Tidak ada pak, kami masih belum mengetahui siapa penculik itu",


"Ah sial, bagaimana presiden bisa di culik? apa yang di lakukan para pengawal?"


"Para pengawal sudah tewas pak",


"Apa? tidak mungkin, itu berarti mereka bukan penjahat biasa, apa jangan-jangan markus, ya aku yakin pasti dia",


Lalu di suatu tempat...


"Halo bos, apa kau sudah tahu? markus telah menculik presiden", anak buah jack yang bernama kris mengabarkan informasi tentang penculikan presiden lewat telepon


"Apa? lalu apa tujuan markus menculik presiden?"


"Menurut informasi yang aku dapat, markus berniat untuk merampok bank dan menjadikan presiden sebagai sandera",


"Apa kau yakin?"


namun tiba-tiba kris di serang


"Halo kris jawab aku!" jack mencoba memanggil kris


"Anak buah mu sudah tewas", ternyata yang menjawab adalah anak buah markus


"Siapa kau? apa yang kau lakukan pada kris?" namun anak buah markus tidak menjawab dan menutup telepon


"Ah sial..", jack tampak sangat kesal


"Ada apa jack, kau terlihat sangat kesal?" paman luis tampak heran melihat jack


"Apa? apa kau yakin?"


"Ya anak buah ku yang memberitahuku",


"Jadi kau mempunyai anak buah?"


"Ya, namanya kris namun sepertinya dia sudah tewas, ah sial",


"Lalu apa tujuan markus menculik presiden?"


"Markus berniat untuk merampok bank dan dia menjadikan presiden sebagai sandera",


"Ya tapi bank mana yang dia incar?" Tanya paman luis


"Menurut ku hanya satu bank yang menjadi targetnya yaitu bank metro, bank terbesar di kota ini,"


"Kalau begitu kita harus segera kesana", ucap rey


"Tapi rey bagaimana dengan lukamu?" Renata mengkhawatirkan luka rey


"Kau tidak perlu khawatir, aku baik-baik saja",

__ADS_1


"Ok kalau begitu kita berangkat sekarang", ucap jack dan mereka pun bergegas menuju bank metro


"Aku akan mengabarkan ini pada detektif han", lalu jun menelpon detektif han


"Halo jun, baguslah kau menelpon apa kau sudah tahu kalau presiden telah di culik?" ucap han


"Ya aku sudah tahu, markus berniat untuk merampok bank dan menjadikan presiden sebagai sandera",


"Apa? benarkah yang kau katakan?"


"Ya, saat ini kami pun sedang menuju ke bank metro",


"Ok baiklah aku juga akan segera kesana",


Dengan membawa seluruh pasukanya, detektif han pun bergegas menuju bank metro.


Sementara itu, markus tampak sudah tiba di bank metro, dia beserta ketiga anak buahnya langsung memasuki bank tersebut dengan membawa presiden tentunya, lalu markus melancarkan sebuah tembakan sehingga semua yang berada di bank itu pun serentak terkejut dan menjerit, setelah itu anak buahnya mulai mengambuil uang dengan menggunakan beberapa tas besar.


Lalu detektif han beserta pasukannya telah tiba di bank, beberapa saat kemudian rey pun sudah sampai di bank tersebut, detektif han tampak terkejut bercampur senang melihat rey yang baru keluar dari mobil


"Rey, jadi kau selamat?" tanya detektif han


"Ya aku selamat", ucap rey lalu


"Aku senang melihatmu kembali rey",


"Ya, kenalkan ini jack ayahku, dan ini renata istriku, merekalah yang telah menyelamatkanku",


"Apa, bukankah kalian sudah tewas?"


"Nanti saja aku jelaskan, bagaimana keadaan saat ini?"


"Markus sudah berada di dalam, namun kami tidak bisa menyerang, kami takut mencelakai presiden, rey apa kau punya rencana?"


"Jun, kau pasang alat pelacak di mobil markus!"


"Baik kak",


Lalu sesaat kemudian markus keluar


"Wah ternyata sudah banyak pasukan yang menungguku haha", ucap markus dengan santainya


"Markus, kalian sudah terkepung, menyerahlah dan lepaskan pak presiden!" Ucap detektif han


"Haha apa katamu? menyerah, apa kalian tidak tahu apa ini?" markus menunjukan bom yang terpasang di badan presiden


"Jika kalian berani melawan, aku akan mengaktifkan bom yang sudah terpasang di badan presiden kalian haha", markus terlihat sangat puas, lalu dia berjalan dengan santainya menuju mobilnya, dan lalu dia pun pergi begitu saja.


"Ah sial kita sama sekali tidak bisa melakukan apa-apa", detektif han tampak sangat kesal.


"Han, tenangkan dirimu, jun apa kau sudak memasang alat pelacak nya?" Tanya rey

__ADS_1


"Sudah kak",


"Bagus, han persiapkan pasukanmu, kita akan menyerang markus",


__ADS_2