
Di pagi hari rey yang pertama yang sudah bangun, kali ini dia melakukan tugas yang biasa paman dan jun lakukan, seperti bersih bersih, dan memasak
"Apa aku tidak salah lihat", ucap paman luis yang baru bangun, lalu dia memegang kepala rey
"Apa yang kau lakukan?" Tanya rey
"apa kepalamu terbentur sesuatu?"
"kau bicara apa, memang nya salah kalau aku melakukan semua ini?"
"ya aneh saja, biasanya kau yang terakhir bangun",
"yaaa...memang nya kenapa kalau aku bangun lebih awal",
Lalu jun pun sudah bangun
"ada apa sih, pagi-pagi sudah ribut?" tanya jun
"dia tuh, aku bangun awal salah, aku bangun terakhir juga salah", ucap rey
"kau kan biasanya pemalas", jawab paman luis
"sudah sudah..apa kakak yang menyiapkan ini semua", terlihat di meja makan banyak sekali makanan
"iya..kau kan sudah membantuku selama ini, jadi apa salah nya aku mengerjakan tugasmu
"oooohhh jadi karena itu..haha", ejek paman luis
"diam kau",
"wah banyak sekali kakak masaknya",
"hey jun, cuci muka dulu sana",
"iya iya",
Di televisi, di beritakan telah terjadi perampokan tadi malam, dan ada beberapa orang yang tewas dalam perampokan itu
"hey rey, apakah kau tidak ingin menghentikan perampok itu?" ucap paman luis
"aku tidak tertarik",
"jadi kau tidak peduli pada orang lain",
"itu bukan tugasku, biarkan saja polisi yang menanganinya",
"ah kau ini memang tidak punya hati",
"ya sudah kau saja yang menghentikan mereka",
"apa kau lupa, aku sudah pensiun",
"ah alasan, bilang saja karena tidak ada imbalan nya",
"itu kau tau..haha", paman luis mengejek
"kau memang menyebalkan",
__ADS_1
"kak rey..menurut ku, lebih baik kita menghentikan mereka, daripada nanti akan ada korban lagi",
"tapi itu bukan tugas kita jun, itu tugas polisi",
"iya...tapi tidak ada salah nya juga kan kalau kita ikut membantu",
"dengar itu rey, perkataan adikmu, sebagai kakak yang baik kau harus menurutinya..haha",
"aahh diam kau, ya sudah aku akan melakukan nya, jun coba kau cari tahu tentang perampok itu",
"baik kak",
lalu jun pun mulai menyelidiki mengenai perampok itu, setelah berjam jam lamanya dan akhirnya jun pun menemukannya.
"kak..sudah aku temukan, perampok nya terdiri dari lima orang dan mereka sudah melakukan aksinya tiga kali, dengan kata lain mereka sudah berhasil merampok tiga bank",
"mmm berarti mereka bukan perampok biasa",
"kak lihat..sepertinya malam ini mereka akan beraksi lagi, dan bank yang menjadi sasaran mereka adalah bank metro yang terkenal",
"kenapa rencana nya di bocorkan ke publik, sepertinya ada yang aneh, apa yang di rencana kan mereka",
"ya..aku juga merasa ada yang aneh",
"bisa jadi, itu hanya sebuah pengalihan saja",
"ya..menurut ku yang di katakan kak Rey benar, pasti itu sebuah pengalihan saja",
"jika itu benar, berarti target mereka yang sebenarnya bukan lah bank itu, tapi apa? Jun coba kau cari informasi, apakah malam ini ada sebuah acara penting",
"baik kak",
"kak aku menemukan sebuah informasi, sepertinya malam ini akan ada sebuah pameran perhiasan di sebuah gedung, pameran tersebut bertujuan untuk memperlihatkan sebuah berlian yang sangat mahal",
"sudah aku duga, itu berarti target mereka yang sebenarnya adalah perhiasan dan berlian itu",
"lalu apa yang akan kita lakukan?"
"yang harus kita lakukan sekarang adalah menyiapkan pakaian bagus, malam ini kita akan menghadiri pameran itu",
Malam harinya, rey dan jun sudah berada di depan gedung tempat pameran perhiasan di adakan, jun tampak sangat cantik dengan gaun berwarna merah nya, dan rey yang mengenakan stelan jas berwarna hitam juga terlihat sangat tampan, mereka pun langsung saja masuk ke gedung dan naik ke lantai atas, rey melihat banyak sekali perhiasan yang d pamerkan dan harganya Terbilang sangat tinggi, tidak hanya melihat lihat perhiasan, rey juga memperhatikan orang di sekitar.
"Jun..apa kau melihat orang yang mencurigakan?" tanya rey berbisik
"Tidak..namun aku perhatikan sangat sedikit sekali penjaganya", jawab jun
"ya kau benar, sepertinya rencana perampok itu berjalan dengan mulus, jun kita tidak boleh lengah, karena saat ini semuanya tergantung pada kita",
"ya aku mengerti",
Sementara ini keadaan masih aman namun rey dan jun tetap tidak boleh lengah
Beberapa waktu pun berlalu dan tibalah di puncak acara, kini saat nya memperlihatkan berlian yang sangat mahal, semua pengunjung pun bertepuk tangan, dan terkagum-kagum melihat nya
Lalu sesaat kemudian terdengar suara tembakan, para pengunjung pun menjerit ketakutan
"DIAM SEMUANYA..KALAU TIDAK KALIAN AKAN MATI", ucap salah satu perampok itu
__ADS_1
Beberapa penjaga hendak melawan, namun berhasil di habisi oleh para perampok itu, para pengunjung pun tambah ketakutan.
Saat ini rey menunggu waktu yang tepat untuk menyerang, dia tidak mau sampai membahayakan para pengunjung karena itu rey tidak bisa menyerang sembarangan.
Para perampok itu mulai mengambil semua perhiasan yang ada di tempat itu
"Jun, kita akan menyerang, lalu kau suruh semua pengunjung keluar", ucap rey
"Ya aku mengerti", ucap jun
Lalu pada saat salah satu perampok itu hendak mengambil berlian yang paling mahal itu, rey pun langsung menembak nya, dan dengan cepat menembak satu perampok lainnya
Jun juga berhasil menembak salah satu perampok itu
"SEMUA NYA CEPAT LARI", teriak jun kepada para pengunjung dan semuanya pun berlari ke luar, jun pun terus menembak untuk memberikan perlindungan, setelah semua nya keluar, jun pun bersembunyi di balik dinding, dan baku tembak pun terjadi
"Sial..siapa mereka?" Ucap perampok itu
Lalu diapun melemparkan sebuah bom asap
"Sial..mereka mencoba untuk menutupi penglihatanku", ucap rey, lalu tiba-tiba rey di terjang dan terjatuh, rey segera bangkit, dan pertarungan pun terjadi
Jun mencoba untuk menembak perampok yang menyerang rey, namun tiba-tiba dia pun di serang oleh perampok satunya lagi yang ternyata seorang wanita
"Lawan mu adalah aku", ucap wanita itu
"ok aku akan menghadapimu", ucap jun
Dan pertarungan pun terjadi..
Sementara itu, detektif muda yang bernama han dan para bawahan nya yang sudah berjam jam lamanya bersiaga di lokasi bank, mulai menyadari sesuatu
"Sudah berjam jam lamanya namun belum ada pergerakan dari perampok, ada apa ini, apakah pesan itu hanya gertakan saja, apa mungkin"....han pun teringat sesuatu..
"Kalau tidak salah malam ini ada pameran perhiasan di sebuah gedung, apa jangan-jangan...aaaaahhh sial aku terkecoh, semuanya ayo kita pergi",
Detektif han bersama beberapa bawahan nya pun bergegas pergi menuju gedung pameran
Sementara itu di gedung pameran, rey yang tengah bertarung, dengan beberapa pukulannya dia mampu melumpuhkan lawan, perampok itu pun tumbang tak berdaya.
Sementara itu jun terlihat lebih unggul dari lawannya, dengan beberapa pukulan dan satu tendangan yang sangat keras tepat di dada lawan sehingga lawannya pun tumbang tak berdaya.
"Kau tidak apa-apa jun", tanya rey
"Ya aku tidak apa-apa", jawab jun
"Sepertinya polisi sudah datang, kita harus segera pergi", ucap rey, dan mereka pun bergegas pergi
Detektif han yang sudah tiba di lokasi, langsung bergegas masuk dan lalu dia terkejut ternyata para perampok sudah berhasil di lumpuhkan, 2 orang perampok sudah tak berdaya, dan 3 orang lagi telah tewas
"Aahh sial...lagi-lagi aku telah di dahului", han tampak kesal
"Lapor pak, sepertinya hanya para penjaga saja yang menjadi korban", ucap bawahan han
"Lalu bagaimana dengan para pengunjung?" Tanya han
"Semua pengunjung selamat pak, dan semua perhiasan pun masih utuh", ucap bawahannya lagi
__ADS_1
"Semua perhiasan tidak ada yang hilang, semua pengunjung pun selamat, sebenarnya siapa yang telah membereskan perampok ini, dan apa tujuannya", han tampak bingung
"Suatu saat nanti aku pasti akan menemukan mereka",