
Setelah mengetahui tempat dimana markas markus berada yang tertulis di buku catatan ayah nya itu, rey pun segera bergegas untuk menemui detektif han, sebelum itu rey kembali ke markas terlebih dahulu untuk menjemput jun dan paman luis, beberapa saat kemudian rey pun sudah sampai di markas "jun paman ayo pergi kita harus segera menemui detektif han", setelah itu mereka pun langsung pergi, "rey, sepertinya kau menemukan sesuatu di rumah lamamu itu", tanya paman luis
"ya, aku menemukan buku catatan ayahku, dan di dalam nya tertulis nama tempat markasnya markus",
"benarkah? coba aku lihat buku itu",
lalu rey menyerahkan buku itu dan paman luis pun memeriksanya,
"rey, apa kau yakin ini tempat yang tertulis di buku ini adalah markas nya markus?"
"ya aku yakin, tempat pertama yang tertulis di buku itu adalah tempat yang kita serang tadi malam, dan aku yakin tempat kedua yang tertulis di buku itu juga adalah tempat persembunyian markus",
"ya aku rasa kau benar",
"jun, kau hubungi detektif han katakan padanya untuk mempersiapkan pasukan!"
"baik kak", jun menghubungi detektif han dan jun juga meminta detektif han untuk segera mengumpulkan pasukan seperti apa yang rey perintahkan.
Setelah sampai di kantor polisi, semua pasukan tampak sudah berkumpul
"han, apa semua pasukan sudah berkumpul?" Tanya rey
"ya, aku sudah mengumpulkan semua pasukan seperti yang kau perintahkan",
"bagus, kali ini kita tidak boleh gagal",
"rey, apa kau tau dimana markus berada?"
"ya, di dalam buku catatan ayahku tertulis sebuah tempat penelitian di sebuah bukit yang jauh dari kota",
"apa kau yakin yang tertulis di buku catatan ayahmu itu benar?"
"ya aku yakin, ayahku menulis itu pada saat sedang mencari tahu tentang markus",
"ya ku harap kau benar, baiklah kita harus bergegas menuju lokasi",
mereka pun mulai bergerak menuju lokasi, setelah sampai di lokasi han dan rey mengatur formasi setelah itu mereka langsung menyerang dan menerobos masuk, baberapa pasukan markus memberi perlawanan, sehingga baku tembak pun terjadi, "rey kau maju lah, aku akan tetapkan di sini", detektif han menyuruh rey untuk maju
"baiklah, jun paman ayo", dengan mengajak jun dan paman luis rey pun melangkah maju.
Sementara itu anak buah markus melapor
"bos gawat, kita telah di serang",
"apa? sialan bagaimana bisa mereka tahu akan tempat ini? jangan-jangan...ya rey memang tidak bisa di anggap remeh, beri dia pelajaran, tapi jangan di bunuh tangkap dia hidup-hidup!"
__ADS_1
"baik bos".
sepertinya markus berniat untuk menangkap rey hidup-hidup, entah apa yang dia rencanakan.
Beberapa saat kemudian, entah dari mana datang nya rey jun dan paman luis di terjang oleh beberapa anak buah markus, sehingga merekapun terjatuh lalu rey segera bangkit dan memberi perlawanan, namun rey tampak kewalahan karena dia harus melawan dua orang yang kemampuannya lumayan hebat, maka tidak heran rey tampak terluka akibat menerima beberapa pukulan.
Rey melihat keadaan jun yang tampak sudah tidak berdaya dan terbaring lemah di lantai, sedangkan paman luis tampak kewalahan dan terluka karena seperti hal nya rey, paman luis pun harus melawan dua orang.
Rey tidak menyerah, dia pun terus memberikan perlawanan dengan beberapa pukulan rey mampu menjatuhkan satu lawan nya, namun rey juga harus menerima sebuah tendangan dari lawan satunya lagi sehingga rey pun tersungkur dan terjatuh, meski terluka parah, rey tetap berusaha untuk bangkit namun sebuah pukulan dari lawan membuat nya tumbang kembali dan tidak sadarkan diri.
"ayo pergi" ucap salah satu anak buah markus itu sambil membawa rey dan lalu ke empat anak buah markus itu pun pergi, paman luis dan jun berusaha untuk menghentikan nya namun mereka sudah tidak berdaya, lalu terdengar suara tawa
"hahaha, luis lama tidak berjumpa, kau terlihat sangat menyedihkan hahaha", markus tertawa puas melihat keadan paman luis yang sudah tidak berdaya
"markus, apa yang akan kau lakukan pada rey?"
"aku akan membawanya, dan memberinya pelajaran karena sudah berani mencampuri urusanku",
"aku mohon lepaskan dia, bunuh saja aku!"
"haha tidak ku sangka kau akan memohon kepadaku, tenang saja kau pun akan mati karena sebentar lagi tempat ini akan meledak hahaha", setelah itu markus pun pergi dengan menggunakan helikopter.
"aaahh sial, kurang ajar kau markus", paman luis tampak sangat kesal
Lalu detektif han pun datang
"markus telah membawa rey", jawab paman luis
"apa? ah sial",
"han sebaik nya kita segera pergi dari sini, tempat ini akan meledak", dengan di bantu detektif han paman luis mencoba untuk berdiri, dan anggota lain nya pun membantu jun lalu mereka segera pergi namun bom nya sudah mulai meledak sehingga merekapun tertimpa reruntuhan bangunan tapi untung nya mereka selamat hanya saja luka yang mereka dapati lumayan parah sehingga harus di larikan ke rumah sakit.
***
Di rumah sakit, jun tampak sudah sadar
"kau sudah siuman", ucap detektif han yang sedang duduk di samping jun
"Dimana ayahku? Apa ayah ku baik-baik saja?" jun tampak mengkhawatirkan ayah nya
"kau tenang saja, ayah mu baik-baik saja",
jun mencoba untuk bangun meskipun seluruh badan nya terasa sakit
"kau mau kemana? kau sedang terluka", han mencoba menghentikan jun
__ADS_1
"Aku ingin menemui ayahku",
"Ya baiklah, biar aku bantu", detektif han membantu jun bangun dan mengantarnya untuk menemui paman luis
"Ayah", jun langsung memeluk ayahnya
"apa ayah baik-baik saja?"
"Ya seperti yang kau lihat, tangan dan kepalaku terluka",
"ayah, aku kepikiran kak rey",
"ya aku juga sama, sial aku memang tidak berguna", paman luis terlihat kesal pada dirinya sendiri
"sudah lah jangan salahkan dirimu, aku yakin rey akan baik-baik saja", ucap detektif han
"ya aku rasa detektif han benar kak rey akan baik-baik saja namun tetap saja aku sangat mengkhawatirkan nya, kita tidak bisa tinggal diam kita harus menemukan kak rey",
"aku mengerti perasaan mu jun, kita semua juga sama mengkhawatirkan nya tapi kita sama sekali tidak punya petunjuk kemana markus membawa rey", ucap detektif han lagi dan mereka pun terdiam tidak tahu harus bagaimana.
***
Sementara itu di suatu tempat yang jauh..
"bos, aku punya informasi yang sangat penting", ucap seorang pria muda
"informasi penting apa?" Tanya seorang pria paruh baya yang sedang berlatih menembak bersama wanita muda di sampingnya
"markus telah menangkap rey",
mendengar hal itu pria paruh baya dan wanita muda tersebut pun terdiam
"apakah benar yang kau katakan itu?"
"ya aku melihatnya sendiri",
"lalu apa kau tahu kemana markus membawa rey?"
"ya aku tahu",
"baiklah kau boleh pergi",
Pria muda itu pun pergi
"Sepertinya sudah saatnya kau bertemu dengan rey, kita akan menyelamatkannya",
__ADS_1
"iya".
Mereka tampak sangat kesal mendengar informasi tersebut, dan berniat untuk menyelamatkan rey.