
Setelah kejadian perampokan itu, seorang detektif yang bernama han sangat tertarik dan penasaran dengan rey, tak hanya han, aksi rey dalam menghentikan perampokan itu pun membuat semua orang penasaran, tak heran kalau saat ini rey menjadi perbincangan hangat bagi semua orang
Di pagi hari, tentang perampokan semalam kini telah di beritakan di televisi...
"Telah terjadi aksi perampokan tadi malam, di sebuah gedung dimana acara pameran perhiasan di adakan, namun aksi perampokan tersebut berhasil di gagalkan, menurut saksi mata, perampokan tadi malam telah di gagalkan oleh seorang pria dan seorang wanita, berkat aksi mereka itu pun semua pengunjung berhasil selamat, dan tidak ada satu perhiasan pun yang hilang, siapakah mereka? ada yang menganggap kalau mereka adalah pahlawan, ada juga yang menganggap mereka adalah malaikat, mmmm kalau menurutku sih keduanya ya", ucap Reporter televisi
"Rey..apa Kau dengar itu", ucap paman luis yang sedang nonton berita
"ya..aku dengar", ucap rey yang sedang melakukan push up
"kau di anggap pahlawan, harus nya kau bangga",
"aku tidak peduli",
"apa kau tidak tahu, di anggap sebagai pahlawan itu adalah sebuah kebanggaan",
"bagiku hal yang merepotkan",
Lalu paman luis memukul kepala rey dengan tongkatnya
"aduuuhh, kenapa kau memukulku?" rey memegang kepalanya karena kesakitan
"kau memang susah kalau di kasih tau, orang seperti mu pantas aku pukul",
"memang nya apa salahku, kau memang menyebalkan",
"kak rey..gak baik ngomong seperti itu", ucap jun
"iya iya",
"Kak..kita dapat klien", ucap jun lagi
"benarkah?"
"ya...misi kita kali ini penyelamatan, klien kita bernama frans, saat ini anak nya sedang di sandera dan penculik nya meminta tebusan",
"lalu kapan penyerahan tebusan itu di lakukan?"
"sekarang ini frans bersiap menuju lokasi yang di tentukan penculik itu",
"apa, kenapa mendadak begini, kalau begitu kita juga harus segera kesana",
"iya kak",
Mereka pun bergegas pergi menuju lokasi
Di lokasi, penculik yang terdiri 3 orang itu ternyata sudah menunggu frans
Lalu frans pun tiba, dengan membawa sekoper uang dia pun melangkah maju
"Apa kau membawa uang nya?" ucap si penculik itu
__ADS_1
"Ya..aku membawa uang dengan jumlah seperti yang kau pinta, sekarang lepaskanlah anakku", ucap frans..
"serahkan dulu uang itu, lemparkan koper nya",
Lalu frans melempar koper yang berisi uang itu dan salah satu penculik itu mengambilnya, setelah memeriksa isi koper tersebut, mereka pun tertawa senang
"Bagus...sekarang aku akan membunuhmu..hahaha", ucap penculik itu sambil tertawa dan menodongkan senjata ke arah frans
"Kurang ajar kau", ucap frans sangat kesal
Rey yang sudah bersiaga di tempat yang cukup jauh dari mereka, sepertinya memahami situasinya dia pun segera mengambil tindakan, lalu "SHOOOOTTT", dengan menggunakan senjata jarak jauh dia pun menembak penculik itu tepat di kepalanya, di ikuti dengan tembakan dari jun.. "SHOOOOTTT", juga mengenai kepala penculik satunya dan yang terakhir "SHOOOOTTT", tembakan dari rey tepat sasaran mengenai target yang ketiga
"Ayaaaahh", anak gadis frans itu berlari menghampirinya
"Oh anakku", ucap frans sambil memeluknya
Lalu jun pun menghubungi frans
"Misi sudah selesai, sebaiknya anda segera pergi", ucap jun..
"Ya..terimakasih banyak", ucap frans sangat senang
"misi ini sangat mudah sekali, jun ayo pulang?" ucap rey mengajak jun pulang, tapi tiba-tiba paman luis menelponnya
"Ya ada apa paman", ucap rey menjawab telepon
"rey sepertinya sedang terjadi teror bom di sebuah gedung mall",
"benarkah?"
"terus kenapa kau memberi tahuku?"
"sebaiknya kau melakukan sesuatu, karena itu aku memberi tahumu",
"lalu bagaimana dengan polisi?"
"polisi beserta penjinak bom sedang mengatasinya namun sudah dua jam bom nya belum juga di jinakkan",
"ah merepotkan, ya sudah aku kesana",
"ya..hati-hati rey",
"ya", rey pun menutup telepon
"Jun kita harus segera pergi",
" Ada apa kak?" Tanya jun
"Nanti aku jelaskan sambil jalan",
Lalu mereka pun bergegas menuju gedung mall yang saat ini sedang terjadi teror bom
__ADS_1
Beberapa saat kemudian mereka pun tiba di lokasi, di karena kan di luar gedung telah di jaga ketat oleh beberapa polisi, rey dan jun pun terpaksa masuk ke gedung dengan cara menyelinap
Di sebuah ruangan lantai atas terdapat beberapa polisi dan detektif han pun berada di sana, beserta 10 orang yang di ikat dan terdapat sebuah bom yang cukup besar di sekitar mereka
"Siapa kalian? Sedang apa kalian di sini?" Ucap seorang polisi pada rey dan jun..
"kami disini untuk membantu",
"jangan main-main kalian, sebaiknya kalian pergi dari sini", polisi itu mengusir rey dan jun, namun di hentikan oleh detektif han
"tunggu, apa kalian yakin bisa melakukan nya?" tanya han
"ya..percaya saja padaku",
Lalu rey mendekati bom yang waktunya tersisa 2 menit lagi, setelah di amati, rey pun mengerti
"Ini bukan bom biasa, ada sebuah kabel yang terhubung pada ikatan para sandera, jika di buka dengan cara paksa maka akan meledak, namun untuk mematikan bom ini tidak lah rumit, caranya bukan dengan memotong sebuah kabel yang ada pada bom, namun terdapat dua pemicu yang terikat di tangan dua orang sandera yang di pasang secara terpisah, yang harus di tekan secara bersamaan", rey menjelaskan dengan rinci
Waktu pun tersisa 10 detik, semua yang ada di ruang itu tampak sangat cemas dan ketakutan
"Jun..ayo kita lakukan",
"Baik kak",
"ok jun dalam hitungan ketiga kau tekan tombolnya, 1..2..3", rey dan jun menekan tombol secara bersamaan, dan bom pun mati di waktu 1 detik, seketika semua orang yang berada di ruangan itu pun bersorak dan menarik nafas lega
"Hebat..kalian sangat luar biasa", ucap detektif han
"ya...terimakasih",
Rey dan jun pun beranjak pergi, namun di hentikan oleh detektif han
"Tunggu..aku tidak mengenal kalian, aku detektif han, kalian siapa?"
"aku rey, dan dia adikku jun",
"sepertinya kalian bukan orang biasa, apa kalian sudah sering melakukan ini?"
"maaf kami harus pergi", rey tidak menjawab pertanyaan han, rey pun hendak pergi namun lagi-lagi di hentikan oleh han
"tunggu sebentar apa aku boleh berfoto bersama kalian?"
"maaf tidak boleh", ucap rey
"ayolah sekali saja", han memaksa dan akhirnya mereka pun berfoto bersama, setelah itu rey dan jun pun pergi
"Satu orang pria dan satu orang wanita, aku yakin mereka ada hubungan nya dengan perampokan kemarin, apa mungkin mereka lah yang sudah menggagalkan perampokan itu, aku harus menyelidiki mereka berdua", sepertinya detektif han mencurigai rey dan jun.
Malam harinya dia pun mulai menyelidiki latar belakang rey dan jun dengan bermodal sebuah foto bareng tadi siang, setelah berjam jam menyelidiki, akhirnya han pun menemukan data mereka
"Jadi mereka adalah seorang pembunuh bayaran, sudah kuduga mereka bukanlah orang biasa, tapi kenapa seorang pembunuh bayaran menggagalkan perampokan, juga menjinakan bom dan menyelamatkan banyak orang?" han tampak bingung, lalu dia menemukan data penting lagi
__ADS_1
"Jadi rupanya mereka menyebut diri mereka Angel killers, aku pernah dengar tentang Angel killers ini, yang ku tahu mereka hanya membunuh orang yang jahat saja, mmmmm sungguh menarik, aku harus menemui mereka",
Setelah tahu kebenarannya, han pun berniat menemui rey dan jun, entah apa yang akan di lakukan han, apakah han akan menangkap rey dan jun??