Sahabat Jadi Cinta.

Sahabat Jadi Cinta.
Bab 1Ijab kabul.


__ADS_3

Boy pun dengan lantang mengucapkan ijab kabul di depan penghulu dan saat saksi menyatakan sudah sah barulah Nabila di gandeng untuk menuruni anak tangga.


Boy pun menoleh ke arah Nabila yang sudah melangkah turun kebawah. Dengan memasang wajah yang penuh drama dia mengembangkan senyuman nya.


Lalu dia meraih tangan Boy dan mencium punggung tangan Boy yang kini sudah resmi menjadi suami nya dan Boy pun mengecup kening Nabila.


Dan setelah seharian berdiri di pelaminan,akhirnya mereka berdua di persilakan untuk beristirahat sejenak karena resepsi pernikahan mereka akan kembali di lanjutkan besok pagi.


Nabila yang sudah selesai membersihkan tubuh nya pun keluar dari kamar mandi. Boy pun menoleh ke arah bunyi pintu kamar mandi yang terbuka.


Nabila kesal pada suaminya yang tersenyum melihat nya keluar dari kamar mandi."apa liat liat, tutup mata mu,aku mau ganti baju."ucap Nabila kesal.


"ganti saja, aku juga tidak akan mengintip mu."jawab Boy sambil memainkan ponselnya.


"awas kalau kau sampai mengintip ku."ancam Nabila.

__ADS_1


Namun Boy tidak mendengarkan ucapan istrinya, dia hanya tersenyum sambil bermain ponsel.


Pada pukul sepuluh malam, Nabila berbaring di ranjang pengantin ketika Boy masih berada di dalam kamar mandi.


Boy pun keluar dari kamar mandi dan menjatuhkan tubuhnya di sebelah istrinya. Nabila membuka matanya dan langsung duduk."apa yang kau lakukan, ini kamar ku dan aku yang tidur di sini."ucap Nabil.


"memangnya aku tidak boleh ikut tidur bersama mu di sini hem?"tanya Boy.


"tidak boleh, kau tidur saja di sofa."jawab Nabil.


"bil kenapa kau jadi sadis begini pada ku, aku hanya ingin ikut tidur bersama mu, masa aku tidur di sofa, dengar sebelum kita menjadi suami istri kita adalah sahabat."ucap Boy.


"baiklah aku janji tidak akan berbuat macam macam pada mu okay."ucap Boy meyakinkan istrinya.


Nabila pun mengiyakan permintaan suaminya dan kembali beristirahat dengan sama berbaring dan melepaskan rasa lelah mereka.

__ADS_1


Pada pukul enam pagi Nabila membuka matanya dan merasa ada sesuatu yang menindih tubuhnya.Dia pun memukul mukul tangan suaminya yang tadi ada di atas tubuh nya.


"iiihh..Bo...y ih...apa yang lakukan pada ku?"tanya Nabila.


Boy pun membuka matanya."apa sih bil,aku masih mengantuk kenapa kau teriak teriak."ucap Boy dengan suara bangun tidur nya.


"aku tidak akan teriak kalau kau tidak memeluk ku."jawab Nabila.


"sorry bil, ku kira guling makanya aku memeluk mu."ucap Boy.


Nabila pun dengan cepat masuk ke dalam kamar mandi dan setelah selesai dia pun bersiap siap karena hari ini adalah hari resepsi pernikahan mereka lagi.


Dia mendengus kesal saat melihat suaminya yang masih belum bangun."Boy bangun Boy, hee..h ni orang masih mau bangun juga."sungut Nabila.


Lalu Nabila naik ke atas ranjang dan menggoyang goyang tubuh suaminya."Boy ba....ngun,iiih Bo...y."teriak Nabila dengan keras.

__ADS_1


"apa sih bil, aku tidak tuli."jawab Boy.


"kau mau bangun atau tidak, di luar wanita jadi jadian itu sudah ingin masuk untuk merias ku."ucap


__ADS_2