Sahabat Jadi Cinta.

Sahabat Jadi Cinta.
Tidur bersama.


__ADS_3

Boy pun segera mengangkat tubuh istrinya dan membawanya masuk ke dalam rumah sakit.


Di dalam ruangan pasien, Nabila terus kesakitan."Boy sakit."rintih Nabila dengan kuat memegang tangan suaminya.


"sebentar lagi dokternya datang tahan sebentar ya."ucap Boy.


Dan tidak lama kemudian dokternya pun datang dan segera memeriksa kondisi Nabila."sepertinya istri anda sering mengalami kram perut saat sedang datang bulan."ucap Dokter.


"lalu bagaimana cara nya agar tidak terjadi seperti itu lagi?"tanya Boy.


"sebentar saya suntik pereda nyeri dulu."jawab dokternya.


Setelah selesai di suntik, Nabila pun duduk dan mengikuti dokter bersama suaminya. Mereka berdua pun duduk dan mendengarkan saran dari dokter.


"apa nona sering mengalami kram perut saat sedang datang bulan?"tanya Dokternya.


"iya dok, saya biasa minum sirup pereda nyeri."jawab Nabila.


"kalau anda hanya minum obat pereda nyeri, itu akan tetap muncul lagi saat anda datang bulan, dan itu bisa menyebabkan gangguan untuk kesehatan rahim."ucap Dokter Aida.


"maksud dokter istri saya susah untuk hamil?"tanya Boy.

__ADS_1


"begini tuan, saat datang bulan istri anda sering kram, dan karena kondisi perut yang tegang, akibat nya bisa memecahkan gumpalan darah yang akan menjadi janin,


Masa subur wanita itu biasanya setelah selesai datang bulan, dan sering juga terjadi kehamilan di masa dia sedang datang bulan."penjelasan dari dokter pun membuat Boy khawatir.


"lalu bagaimana cara nya dok?"tanya Boy.


"anda tenang saja, asal istri anda selalu menjaga kesehatan nya dan rutin minum obat yang saya berikan resepnya, dan nona punya riwayat asam lambung kan, nah itu pola makan nya jangan sampai kelewatan."saran dokter.


"dan satu lagi, nona tidak boleh mengonsumsi makanan pedas yang berlebihan."ucap dokternya.


"iya dok."jawab Nabila.


Kini mereka pun sudah berada di dalam apartement."bil kamu mau makan apa, biar aku yang masak."tawar Boy.


"tadi kamu bilang mau bawa makanan abis dari restoran."ucap Nabila.


"iya tadinya aku bawa makanan kesukaan kamu, tapi tadi dokter bilang kamu jangan makan makanan yang pedas kan."jawab Boy.


"hmm...emang kamu masak apa, emang bisa?"tanya Nabila dengan mimik wajah mengejek suaminya.


"sudah kamu duduk aja di situ, biarkan aku yang melayani istri ku sekarang."jawab Boy.

__ADS_1


Nabila pun tersenyum melihat tingkah suaminya yang seperti seorang chef. Dan setelah beberapa menit kemudian, Boy berjalan mendekati istrinya dengan satu piring spaghetti.


"ini makanan nya, kamu coba dulu ya."pinta Boy.


"baiklah chef."jawab Nabila sambil tertawa.


Mereka berdua pun menyantap makanan nya bersama dengan sesekali bersuap suapan.


Dan malam pun semakin larut, mereka berdua pun berbaring di tempat tidur dengan posisi berhadapan dan saling menatap.


Keduanya sama sama tersenyum, tatapan mata Boy kini berpindah ke bibir pink istrinya hingga membuat jiwa kelakiannya terpanggil.


Perlahan dia mendekatkan wajahnya ke arah wajah istrinya hingga wajah mereka berdua sangat dekat."bil."panggil Boy dengan debaran jantung yang tak menentu.


"hhm.."jawab Nabila dengan menatap mata suaminya.


"aku mau.."ucap Boy.


Nabila tersenyum mendengar ucapan suaminya yang terlihat bingung mengatakan apa yang dia maksud.


Karena melihat ekspresi.

__ADS_1


__ADS_2