Sahabat Jadi Cinta.

Sahabat Jadi Cinta.
Ingin punya anak kembar pengantin.


__ADS_3

"sayang aku nggak bermaksud marah sama kamu, aku cuma mau beri pelajaran kedia."ucap Boy.


"iya aku tau, tapi dia juga nggak berani lagi macam macam sama aku, karena dulu papi juga sudah pernah memberi pelajaran kedia."jawab Nabila.


"maksud kamu, papi juga tau masalah ini?"tanya Boy.


"iya, waktu itu dia juga pernah menyeret aku ke gudang dan memaksa aku buat berhubungan seperti suami istri."jawab Nabila.


"lalu apa kamu mau?"tanya Boy.


Nabila menggelengkan kepala nya."aku teriak teriak minta tolong, untung aja ada petugas kebersihan yang tidak sengaja lewat gudang itu, akhirnya aku di tolong dan pihak sekolah memanggil papi."jawab Nabila.


Boy pun merangkul tubuh istrinya."syukur lah, tadi nya aku pikir kamu sudah pernah bercocok tanam sama dia."ucap Boy.


"ih..kamu ada ada aja deh, emang kamu nggak ngerasa."jawab Nabila.


"ya Austin kita di kacangin sama pengantin baru."ucap Monica.


"iya nih kalian berdua, nggak kasian sama kita yang belum pernah ngerasa apa itu syurga dunia."umpat Austin.


Mendengar ucapan Monica dan Austin, Boy malah semakin mengeratkan pelukannya dan mengecup bibir istrinya sekilas."i..h sayang jangan di sini."ucap Nabila

__ADS_1


"lalu dimana sayang?"tanya Boy dengan suara menggoda dengan melirik ke arah Austin dan Monica.


"kamu tega sama mereka."ucap Nabila.


"iya ya sayang, di sinikan ada dua jomblo akut."jawab Boy.


"iiih...kalian, malah ngerumpi lagi."ucap Monica.


Boy dan Nabila tertawa cekikikan melihat Monica yang terlihat kesal pada mereka.


"Im sorry Mon, ya udah deh entar tahun depan gua doa in beberapa bulan lagi setelah kita wisuda, lo pasti dapat jodoh."ucap Nabila.


Dan mereka pun meng aminkan bersamaan.


Usai pelajaran kedua, Boy dan Nabila pun melangkah bersama keluar dari lift dan Nabila memeluk lengan suaminya."sayang besok habis kuliah kita langsung berangkat ke Bandung."ucap Boy.


"gitu ya, e..bagaimana kalo abis dari sini kita kerumah papi?"tanya Nabila.


"oke, sejak kita tinggal di apartement, kita nggak pernah main kesana kan."jawab Boy.


"iya, kata mami kak Nina kemaren sudah USG, dan jenis kelamin babynya laki laki."ucap Nabila dengan antusias.

__ADS_1


Boy pun membuka pintu mobil untuk."silahkan sayang."ucap Boy.


"terima kasih...!"jawab Nabila.


Di dalam mobil, mereka kembali berbincang."laki laki ya, terus kalau nanti kita punya anak, kamu mau laki laki atau perempuan sayang?"tanya Boy.


"Mau dua duanya."jawab Nabila.


Boy tertawa mendengar ucapan istrinya."kamu ini ada ada saja, memangnya kamu sanggup momong anak sampai dua?"tanya Boy.


"daddy nya kan kaya, jadi harus pake babysitter dong."jawab Nabila dengan menyandarkan kepalanya di lengan suaminya yang sedang menyetir.


Dan Boy pun mengusap bahu istrinya dan mengecup kepala istrinya."istri ku ini sangat pintar menyanjung suaminya."ucap Boy.


"ya benar kan sayang, masa punya daddy kaya nggak mau pake babysitter sih."jawab Nabila.


"iya sayang, apa sih yang enggak bisa kalo buat istri tercinta."ucap Boy.


"emang kamu udah cinta sama aku? perasaan kamu belum pernah menyatakan cinta deh sama aku."gurau Nabila.


Boy pun menepikan mobilnya dan berhenti,

__ADS_1


__ADS_2