
Boy pun ******* bibir manis istrinya sambil melangkah menuju ranjang, dengan pelan dia menjatuhkan tubuh mereka berdua di atas ranjang.
Boy melepaskan ciuman mereka dan menatap wajah istri nya."sayang boleh ya."ucap Boy dengan tangannya yang menyentuh daerah intim istrinya.
Dengan menikmati sentuhan tangan suaminya yang berada di daerah intim nya, dia pun mengangguk dengan terpejam.
Boy pun melepaskan dalaman milik istrinya juga pakaian istrinya dan membuangnya ke sembarang arah.
Dua insan yang kini larut dalam percintaan mereka pun sudah tidak menggunakan sehelai benang pun.
Dengan pelan Boy memasukkan jarinya ke dalam goa kenikmatan milik istrinya hingga membuat sang empunya mendesah.
Puas ******* bibir istrinya dan memainkan jarinya, dia pun perlahan memasukkan pusaka nya yang tadi sudah meronta ingin masuk ke dalam goa kenikmatan itu.
Nabila menggigit bibir bawahnya karena merasa ada benda kenyal yang menerobos gawang pertahanan nya.
Dia merasakan sakit pada bagian intim nya saat pusaka suaminya yang keluar masuk bermain di dalam sana.
"sayang..."pekik Nabila dengan menggigit bibir bawahnya.
Boy semakin cepat memainkan pusaka nya yang sudah hampir mencapai puncak kenikmatan nya.
__ADS_1
Mereka pun merasakan pelepasan bersama dan Boy mengecup kening istrinya dengan penuh kasih sayang.
"kita nggak pulang ke apartement sekarang?"tanya Nabila.
"aku mau di sini dulu berduaan, sayang bisa aku minta sesuatu?"tanya Boy.
"hhm..apa?"tanya Nabila.
"panggil aku sayang."jawab Boy.
Nabila tersenyum mendengar ucapan suaminya."iya sayang."ucap Nabila.
Gairah *** mereka pun kembali muncul dan kali ini Boy melakukan nya dengan sangat pelan hingga Nabila melupakan sakit yang tadi di daerah intim nya.
Mereka berdua pun larut dalam percintaan mereka yang selanjutnya hingga sore hari dan mereka tertidur bersama dengan saling memeluk.
Pada pukul tujuh malam Nabila terbangun dari dan karena merasa lapar, dia pun tersenyum melihat wajah suaminya yang tertidur dengan memeluk tubuhnya.Lalu dia pun membangunkan Suaminya.
"sayang.."panggil Nabila dengan menyentuh pipi suaminya.
Boy pun terbangun dan membuka matanya."ada apa sayang?"tanya Boy.
__ADS_1
"aku laper..."jawab Nabila.
Dia pun duduk."ya sudah kita pulang sekarang ya, kita cari makan malam."ucap Boy.
Pasutri itu pun bersiap siap untuk pulang. Boy melajukan mobilnya dan membelah jalanan pada pukul tujuh malam.
Dia memarkirkan mobilnya di depan restoran yang tidak asing bagi Nabila ketika membaca nama restoran nya.
Boy membawa istrinya masuk ke dalam restoran dan membawanya masuk ke dalam ruang VIP.
Tidak lama kemudian pelayan pun datang membawakan makanan untuk mereka tanpa Boy memesan. Sementara Nabila merasa bingung karena merasa belum memesan makanan.
"sayang, perasaan kita belum pesen makanan deh, kok bisa langsung dateng sih?"tanya Nabila.
Boy tersenyum mendengar ucapan istrinya."sayang selama dulu menjalin persahabatan, aku nggak pernah bercerita tentang hidup ku kan, dan sekarang kamu harus tau kalau restoran ini adalah milik ku."jawab Boy.
Nabila terkejut mendengar ucapan suaminya."hah kok aku baru tau?"tanya Nabila.
"Dan ini adalah milik kamu juga, dan hotel resepsi pernikahan kita waktu itu juga milik ku.
like komentarnya
__ADS_1