
Selesai makan malam bersama di pinggir jalan, kini mereka berdua menuju untuk pulang ke apartement.
Saat sudah berada di dalam apartement, Nabila pun menaruh belanjaan nya ke falam kulkas."bil..aku boleh minta kopinya."ucap Boy.
"sebentar aku buatkan."jawab Nabila sambil mengambil dengan mengambil satu gelas kecil dan langsung membuat kopi.
Setelah selesai dia pun menaruh kopinya di meja."Boy ini kopinya."teriak Nabila.
Boy pun berjalan mendekati meja makan sambil menatap istrinya yang sedang memasukkan."heem..enak juga kopinya, bolehkah aku minta buatkan kopi pada mu setiap hari?"tanya Boy.
Nabila pun ikut duduk di sebelah Boy."boleh, tapi seratus ribu untuk satu gelas kopinya."jawab Nabila.
Mata Boy melotot mendengar ucapan istrinya."sama suami sendiri pakai itung itung."umpat Boy.
"sama istri itu tidak boleh pelit, rezeki nya akan di tarik oleh tuhan kalo kamu pelit sama istri."ucap Nabila.
Boy tersenyum sambil mendekatkan wajahnya ke arah wajah istrinya."seratus ribu plus satu kali ciuman, bagaimana."ucap Boy.
"kalo itu, buat saja sendiri kopinya, ya sudah aku tidur dulu ."jawab Nabila dengan berjalan menuju kamar nya.
__ADS_1
Sementara Boy tersenyum melihat istrinya yang sudah berjalan meninggalkan nya. Nabila pun terlelap dalam tidurnya.
Pada pukul lima pagi Nabila membuka matanya dan segera masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya.
Nabila harus belajar bangun lebih awal dari biasanya karena mulai hari ini dia adalah seorang istri yang siap mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan mengurus suaminya.
Setelah selesai berpakaian dia pun keluar dari kamar dan menuju ke dapur untuk menyiapkan sarapan pagi. Dengan membuka aplikasi tentang bagaimana cara membuat sarapan pagi.
Dan setelah selesai dia pun berjalan menuju kamar suaminya.
tok
tok
tok
Dia menggelengkan kepala nya saat melihat suaminya yang masih belum bangun dan tertidur dengan posisi tengkurap.
Lalu dia pun mendekati suaminya dan menggoyang goyang tubuh suaminya."Boy bangun...ih masih nggak denger lagi, Boy bangun...Boy.."ucap Nabila.
__ADS_1
Boy pun mengerjapkan mata nya."sudah pagi ya.."jawab Boy dengan suara bangun tidur nya.
"ya iyalah...ayo bangun."
Boy pun mencoba untuk bangun dari tempat tidur, Namun saat ingin melangkah, kakinya tersandung dan langsung menarik tangan istrinya dan merekapun terjatuh bersama di tempat tidur.
Kedua mata mereka saling menatap dengan bunyi jantung yang berpacu. Boy yang berada di atas tubuh Nabila kini menatap mata istrinya dengan intens.
"e ehm..Boy aku tidak bisa bernafas."ucap Nabila yang berusaha mengendalikan suasana.
Boy pun segera bangkit."maaf..tadi kaki ku tersandung."jawab Boy.
"tidak apa apa, aku hanya ingin merapikan tempat tidur mu, sekarang cepat kamu mandi dan kalo sudah selesai kita sarapan pagi."ucap Nabila.
Boy pun melangkah menuju kamar mandi, sementara Nabila merapikan tempat tidur Boy dan menyiapkan pakaian untuk suaminya.
Setelah selesai dia pun keluar dari kamar Boy dan Dimas keperluan untuk kuliah dan membawanya keruang tamu.
Usai dari kamar mandi, Boy pun mengenakan pakaian yang sudah di siapkan oleh istrinya. Dia tersenyum di depan
__ADS_1