Sahabat Jadi Cinta.

Sahabat Jadi Cinta.
Austin biang kerok nya.


__ADS_3

Boy pun melepaskan pelukannya."tunggu aku sebentar ya, kita keluar sama sama."ucap Boy.


"hhm..."jawab Nabila dan dia pun menyiapkan pakaian untuk suaminya dan menaruhnya di ranjang.


Boy pun keluar dari kamar mandi setelah selesai membersihkan tubuh nya dan dia pun segera mengenakan pakaian yang sudah di siapkan oleh istrinya.


Sementara Nabila menyiapkan keperluan untuk mereka kuliah."sayang tolong masukkan laptop ku ke dalam ransel ku ya."pinta Boy.


"iya sudah ku masukkan semua."jawab Nabila.


"ayo kita sarapan dulu."ajak Boy.


"eh tunggu, kamu nggak liat rambut kamu tu berantakan, sini biar ku betulkan."ucap Nabila sambil membetulkan rambut suaminya.


Dan mereka pun keluar dari kamar untuk sarapan pagi."kamu mau sarapan pakai apa?"tanya Nabila.


"roti bakar sama selai coklat sayang."jawab Boy.


"sayang sayang, emang kamu nggak malu di dengar sama anak anak satu kampus kalo kamu manggil aku sayang ?"tanya Nabila.


"siapa yang berani melarang ku buat manggil kamu sayang, nggak ada kan, lagian kan kamu istri aku."jawab Boy.

__ADS_1


"terserah kamu, ngomong ngomong siapa yang siapin sarapan pagi untuk kita?"tanya Nabila.


"perempuan yang tadi yang kamu tanyakan sama aku."jawab Boy.


"oo jadi dia asisten rumah tangga kita! masa sih cantik gitu, pasti kamu yang minta iya kan?"ngaku !"teriak Nabila.


"sayang aku minta tolong sama Austin buat cariin asisten rumah tangga, taunya seperti itu, ya mau gimana lagi."jawab Boy.


"oo gitu awas ya Austin."ucap Nabila dengan geram.


Setelah selesai dengan sarapan pagi nya.


Boy dan Nabila pun keluar dari apartement menuju mobil nya.


"eh tunggu, perasaan kemaren kemaren kamu nggak pernah manggil aku sayang deh."ucap Nabila.


Mendengar ucapan istrinya, Boy pun mendekatkan wajahnya ke arah wajah istrinya."mau apa?"tanya Nabila.


"karena ciuman kita tadi malam."jawab Boy.


"hanya itu?"tanya Nabila.

__ADS_1


Boy pun tersenyum sambil perlahan ingin mengecup bibir istrinya, namun Nabila menahan bibir suaminya dengan satu jari telunjuk."jangan di sini."ucap Nabila.


"lalu dimana sayang?"tanya Boy dengan suara lemas.


"apa kita tetap disini, tidak berangkat sekarang?"tanya Nabila.


Lalu Boy memundurkan wajah nya dan mulai menyalakan mobilnya menuju kampus. Dan Sesampainya di kampus, mereka berdua pun berjalan masuk melewati mahasiswa mahasiswi yang menatap mereka.


Boy menyatukan jemari tangan mereka hingga mereka berdua berada di dalam lift."sayang minggu depan kita berangkat ke Bandung."ucap Boy.


"emang udah liburan semester?"tanya Nabila.


"hmm...sekalian kita bulan madu."jawab Boy.


Nabila mengerucut kan bibirnya."bulan madu itu nginep nya di hotel."ucap Nabila.


"jadi kamu mau nya di hotel hem, baiklah kalau begitu aku akan bawa kamu ke Villa keluarga ku, bagaimana?"tanya Boy.


"kamu bilang mama mau kita nginep di bandung kan, liburan semester kan waktu cuma dua hari."jawab Nabila.


"lalu kamu mau berapa hari untuk kita bulan madu?"tanya Boy dengan wajah yang sangat dekat dengan wajah istrinya.

__ADS_1


Nabila terdiam saat hidung mancung suaminya hampir menyentuh hidung mancung nya."Boy lift nya sudah terbuka."ucap Nabila.


"ayo."ajak Boy dengan membawa istrinya keluar dari


__ADS_2