
"Sis....Siska bangun!"
Ayunda menggoyang pelan lengan Siska yang masih terlelap dalam tidurnya.
"Hoamm.....aku masih mengantuk!"Siska mengerjapkan kelopak matanya yang masih terasa sangat berat.
"Ya sudah,lagian ini masih jam 5 pagi.Kamu tidur saja dulu! nanti aku bangunkan lagi jam 6 !" Ayunda kasihan pada Siska karena gara gara semalaman mereka bercerita hingga dini hari membuat Siska kelelahan dan tidur bisa bangun pagi.
Ayunda pergi ke kamar mandi untuk mandi pagi dan setelah selesai bersiap Ayunda keluar untuk membeli makanan untuk sarapan pagi bersama Siska.
"Pagi ini udaranya sangat sejuk!" Ayunda menikmati pagi yang indah yang masih dengan udara segar tanpa polusi.
Ayunda adalah orang yang sangat ramah dan pemberani.Dia akan menyapa orang yang Ia kenal terlebih dahulu jika berpapasan di jalan.
Ayunda kembali ke tempat kosnya dan mendapati Siska masih tertidur di atas kasurnya.
Walaupun Ayunda hanya tidur beberapa jam saja tetapi Ayunda tidak merasa ngantuk karena semangatnya untuk bekerja sangat besar.Terlebih Ayunda akan bekerja bersama dengan Arya yang membuat semangatnya semakin membara .
Ayunda kembali membangunkan Siska dan setelah Siska bangun dari tidurnya lalu bersiap dan segera sarapan bersama Ayunda.Setelah selesai sarapan mereka pergi ke tempat kerja mereka masing-masing.
Pukul 06:45 Ayunda sudah sampai di tempat kerjanya yang baru.Arya yang sedang menyamar sebagai seorang Supervisor segera memperkenalkan Ayunda pada semua waiter/waitress di kafe itu saat briefing pagi.
Arya meminta supaya mereka bisa bekerjasama dengan baik dan jangan mempersulit karyawan baru.
Ayunda sangat menikmati pekerjaannya yang baru,apapun pekerjaannya asalkan halal Ayunda akan senang melakukannya apalagi jika teman kerjanya baik semua padanya.
Ayunda yang sangat baik hati dan ramahpun akhirnya disenangi oleh semua kru di 'Sany kafe' nama kafe milik Arya adalah Sany yang di ambil dari nama almarhumah ibu kandungnya.Arya sangat senang bisa mengawasi Ayunda dari dekat karena setiap hari mereka bertemu dan Arya semakin yakin bahwa Ayunda memang benar-benar gadis yang sangat baik dan sederhana, tidak suka berfoya-foya dan pekerja keras.Tentunya hal itu membuat Arya semakin jatuh hati pada Ayunda namun Arya masih belum berani untuk menyatakan perasaannya itu.Arya takut Ayunda akan menolaknya.
Begitu pula dengan Ayunda juga makin jatuh hati pada Arya tetapi Ayunda tidak mungkin mengungkapkan isi hatinya terlebih dahulu karena prinsip Ayunda sejak dari remaja Dia tidak akan pernah mengejar laki-laki meskipun Dia sangat mencintai laki-laki itu.
Akhirnya mereka berdua sama-sama memendam perasaan mereka masing-masing.
Arya sangat perhatian pada Ayunda yang terkadang membuat iri karyawan lain yang sudah lama bekerja disana.Ayunda pun merasa tidak enak dirinya diperlakukan istimewa oleh Arya.
__ADS_1
Bahkan Aldi yang awalnya bersikap tidak ramah dengan Ayunda pun akhirnya menjadi bersimpati pada Ayunda dan mulai tertarik pada Ayunda.
...****************...
Enam bulan telah berlalu namun Arya masih memendam perasaannya hingga setelah Aldi yang juga mulai memperlihatkan ketertarikannya pada Ayunda dan Aldi memiliki inisiatif untuk mengajak Ayunda berkencan,barulah Arya mulai memberanikan diri untuk mencoba mengungkapkan perasaannya dan berniat untuk mengajak Ayunda berkencan.
"Pagi Ayunda !"sapa Aldi saat melihat Ayunda yang baru sampai di kafe dan dibalas dengan senyum manis Ayunda ,"pagi Pak Aldi!"
"Kamu baru sampai ya?"tanya Aldi.
"Lah, iya kan! memangnya bapak tahunya apa,baru pulang?"Ayunda memutar kedua bola matanya saat menjawab pertanyaan dari Aldi.
"Wah....aku pikir memang baru pulang."ujar Aldi dengan nada candaan.
"Wah.... ternyata yang sekarang pikun itu kamu ya?"ucap Ayunda bercanda pula.
"Sekarang aku bukan gadis pikun lagi karena yang pikun itu sekarang Pak Aldi."tambah Ayunda lagi.
"Hallo ,Ayunda!"sapa Arya ketika melihat Ayunda dan Aldi bercanda ria
"Hai....mas Arya ,sejak kapan disitu?"tanya Ayunda saat melihat Arya berdiri di depan pantry.
"Sudah dari tadi tapi belum lama si...."jawab Arya.
"Kamu sudah sarapan belum?"tanya Arya pada Ayunda.
"Sudah,aku sudah sarapan tadi di kos kosan."Jawaban Ayunda membuat Arya sedikit kecewa.
"Kalau begitu kita makan siang bersama bagaimana? O...iya Ayra juga merindukanmu,tadi malam Dia merengek minta ketemu sama kamu."ujar Arya.
"Kalau begitu nanti siang suruh saja Bi Imah bawa Ayra kesini!"Ayunda meminta Chayra datang ke kafe milik Arya dan makan bersama disana tapi Arya menolaknya.
"Tidak tidak,aku mau makan di tempat lain!"jawaban penolakan Arya.
__ADS_1
"Terserah mas saja deh,aku ngikut saja."ujar Ayunda pasrah.
"Ya sudah aku kerja dulu ya mas,"senyum manis Ayunda menghiasi pagi hari Arya yang sukses membuat semangat Arya semakin meningkat.
"Nanti aku kabari kamu,"jari jemari Arya di angkat ke bawah telinganya dengan posisi seperti sedang menelpon yang hanya di jawab dengan senyum yang lebar dari Ayunda.
Hari ini berjalan dengan sangat baik seperti biasanya.
Ayunda keluar dari kamar mandi setelah selesai berbenah dan mencuci mukanya kemudian dikejutkan oleh suara Arya yang menuntut Ayunda supaya tidak lupa dengan janji mereka tadi pagi.
"Ingat ya nanti malam kita makan bersama!"suara dari depan pintu mengagetkan Ayunda karena saat membuka pintu sudah ada Arya yang sedang menunggu nya keluar.
"Iya iya,aku tidak lupa,aku juga sudah sangat merindukan Ayra."ujar Ayunda.
"Hanya merindukan Ayra....?Arya menurunkan alis matanya.
"Apa kamu tidak merindukan aku juga?"tanya Arya pada Ayunda otomatis langsung membuat kedua mata Ayunda membulat dengan sempurna.
"Kita kan setiap hari bertemu, bukanya rindu justru bosan malah tiap hari bertemu kamu!" Ayunda menaikkan nada bicaranya karena kesal.
"Sekarang apa aku sudah boleh lewat?"tanya Ayunda yang sudah sangat geram karena Arya menghalangi jalan dan setiap hari pasti selalu mengganggunya.
Arya hanya tersenyum pada Ayunda dan Ayunda hanya menggelengkan kepalanya heran karena setiap hari Arya selalu ada didepannya.Sepertinya Arya menyembunyikan sesuatu dari Ayunda dan Ayunda berharap Arya mengungkapkan perasaannya akan tetapi tak kunjung jua.
Karena hari ini hari Jum'at dan kebetulan dari pagi sampai siang pengunjung sangat ramai akhirnya kafe tutup lebih awal.
Arya sudah sangat tidak sabar menunggu malam datang.Dia segera pulang dan menyiapkan segalanya .
Arya ingin hanya berdua saja saat dinner nanti malam tapi karena Dia sudah membawa nama Chayra jadi apa boleh buat, terpaksa mereka akan makan bertiga.
Jam tujuh malam Arya sudah menghubungi Ayunda dan Ayunda yang sedang bersiap enggan untuk mengangkat telepon dari Arya.Namun karena handphonenya terus berdering akhirnya Dia angkat juga.
"Ini lagi Otw (on the way)!"Ayunda langsung menutup teleponnya dan tersenyum karena Ayunda sendiri pun juga menginginkan moment ini.Ayunda berharap Arya akan segera mengungkapkan isi hatinya supaya kedekatan mereka semakin jelas .
__ADS_1