Salahkah Aku Mencintai Seorang Duda

Salahkah Aku Mencintai Seorang Duda
Terusik


__ADS_3

Di negara lain, seorang wanita cantik tinggi semampai rambutnya panjang lurus sampai atas pinggangnya,ya,Dia seorang model di negara tersebut.Wanita itu menggerakkan kaki mulusnya hendak turun dari ranjang.


"Mau kemana kamu?!"Pria yang ada disampingnya memegang lengan tangan wanita tersebut ,Ia menghentikan pergerakannya.


"Aku mau ke kamar mandi sebentar,mau buang air kecil,mau ikut?"ucap wanita cantik itu.


"Ya sudah,jangan terlalu lama! aku masih mau ditemani kamu!"ucap sang pria kemudian menatap punggung mulus wanitanya yang berjalan menuju kamar mandi.


Setelah beberapa menit wanita cantik itu keluar dari kamar mandi tanpa sehelai kain pun .Kemudian wanita itu melangkahkan kakinya untuk mengambil lingerie seksinya yang berada di lantai dan segera mengenakannya kembali.Kemudian Ia menghampiri prianya yang sedang duduk bersandar pada headboard ranjang tidurnya sambil memainkan benda pipih kesayangannya ,lalu Ia ikut duduk di sana.


"Ethan!"


wanita itu memanggil prianya sambil menunduk mengambil nafas panjang kemudian membuangnya kasar.Prianya pun menoleh ke arahnya.Ethan adalah nama pria itu yang selalu menemani hari hari Bella,mantan istri Arya.Dialah yang membawa Bella kabur ke luar negeri karena Bella sendiri yang menginginkannya.


"Kenapa sayang!"

__ADS_1


Ethan menatap lekat pada Bella yang masih menunduk .Bella yang takut untuk mengatakan hal yang menjadi beban pikirannya saat ini,tidak berani menoleh ke arah prianya itu, berfikir sejenak dan hendak mengurungkan niatnya untuk berbicara.Karena prianya itu sangat agresif dan sedikit tempramental,Bella pun takut jika bahan pembicaraannya nanti akan memicu kemarahan prianya itu.


"Apa yang ingin kau bicarakan,katakanlah!"ucap Ethan dengan seulas senyum dibibirnya.


"Tapi kau harus berjanji dulu padaku,jangan marah,oke!"pinta Bella .Dan Ethan menurunkan kedua sudut bibirnya serta menggerakkan kedua pundaknya ke atas menandakan bahwa marah atau tidaknya tergantung apa yang dibicarakan nanti.


Wajah Bella menjadi murung karena jawaban dari Ethan tidak sesuai dengan yang diharapkannya.


"Oke oke,aku tidak akan marah! katakan saja!" Ethan mempertegas .


"Aku mau tidur saja!" ucap Bella kesal.Dan sekali lagi Ethan hanya menengok ke arah Bella sebentar kemudian kembali menatap layar benda pipih itu.Setelah beberapa menit Ethan merebahkan tubuhnya dan segera tidur.Bella yang masih sangat resah tidak bisa tidur sama sekali.Ia terus saja memikirkan tentang masa lalunya,Bella saat ini sedang resah karena teringat dengan mantan suami dan juga anak yang ditinggalkannya dulu.


'Kenapa aku ini'..... batin Bella.Ia menengok ke arah Ethan yang sudah mulai terlelap.


"Hufttt....."Bella mendengus kesal ,dia frustasi karena pikirannya sangat kacau sekarang.Berkali kali Ia mencoba untuk memejamkan matanya namun tetap saja tidak bisa tertidur.Ia bangkit dari ranjangnya dan duduk di tepi ranjang lalu Ia mengambil gelas yang ada di atas meja nakas kemudian menuangkan air ke dalam gelas itu lalu meminumnya.

__ADS_1


Setelah air putih itu masuk ke dalam perutnya Bella menatap ke arah depannya dengan tatapan kosong,kemudian tersadar dari lamunannya dan meletakkan gelas yang masih berada di tangannya.Bella menangkupkan kedua tangannya ke wajahnya sendiri yang tanpa ijin sudah ada buliran bening yang keluar dari kedua matanya .Bella menangis tanpa suara.Ia menyesali apa yang telah Ia lakukan pada suami dan anaknya beberapa tahun lalu.Ia berharap bisa bahagia bersama laki-laki pilihannya namun Ia salah.Meskipun dari segi finansial Ia sangat tercukupi bahkan tak pernah kekurangan uang sama sekali namun Ia merasa ada yang kurang dalam hidupnya.Ethan yang memiliki dua karakter sekaligus membuat Bella tak habis pikir dengan sikapnya.Terkadang sangat baik namun terkadang sangat jahat, Ethan terkadang tidak segan-segan memukuli Bella apabila Ia sedang marah namun setelah Ia tersadar kemudian meminta maaf pada Bella dan itu membuat Bella sangat bingung menghadapinya.Di saat sedang baik bagaikan malaikat namun ketika sedang marah layaknya seorang psikopat.


Setelah beberapa lama menangis Bella beranjak dari tempat tidurnya lalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan mukanya, setelah beberapa menit Ia kembali ke tempat tidur.Waktu menunjukkan pukul 3 pagi namun Bella masih saja belum bisa tertidur.


Bella merebahkan tubuhnya di atas ranjang tidurnya mencoba untuk memejamkan matanya.Bayangan tentang seorang balita yang terus menangis sambil memakinya dalam mimpinya tempo hari terus saja mengusiknya.Tiap kali Bella mulai memejamkan matanya Ia langsung tersentak kaget dan kembali membuka matanya lagi.Bella menangis lagi,ada rasa takut yang terus menghantuinya.Ia menutupi kedua telinganya dengan kedua tangannya sambil menjerit,"diaaaam !!!"Ethan pun sontak kaget dan langsung bangkit dari tidurnya.


"Kenapa kamu berisik sekali? ganggu orang tidur saja!"Ethan memekik kesal pada Bella.


"Sayang aku mimpi buruk,aku takut sekali ."Wajah Bella memelas, Ethan yang melihat mata Bella sembab akhirnya bersimpati padanya dan meminta Bella untuk tidur dalam dekapannya.Bella pun mengikuti permintaan dari Ethan karena memang itu yang sedang dibutuhkan oleh Bella.Karena kelelahan Bella pun akhirnya tertidur dalam dekapan hangat Ethan.


Keesokan paginya ,Bella terbangun dari tidurnya dan tangannya meraba sisi sebelahnya namun Ia tidak merasakan adanya makhluk lain di sebelahnya.Bella mengerjapkan kedua matanya dan menelisik seisi ruangan dan pandangannya berakhir pada sebuah benda bundar yang menempel di atas tembok di depannya . Betapa terkejutnya Bella ketika melihat jam menunjukkan pukul 11 siang.Ia terperanjat dan segera turun dari ranjang dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.Setelah selesai dan memakai pakaiannya Bella langsung keluar dari kamar dan menuju ke bawah mencari ART'nya untuk menyiapkan makanan karena pukul 1 siang nanti Dia ada jadwal pemotretan.


Bella makan sendirian dan setelah merasa kenyang Ia memanggil asisten pribadinya dan menyuruhnya untuk mengambilkan tas dan juga barang barang pribadi lainnya yang harus Ia bawa,kemudian mereka menuju lokasi tempat pemotretan tersebut.


Hari ini Bella tidak terlalu bersemangat seperti biasanya karena rasa bersalah yang membuat Dia resah akhirnya Bella tidak bisa fokus bekerja.

__ADS_1


'Aku akan mencoba meminta ijin pada Ethan nanti bahwa aku akan kembali ke negaraku , seperti apa anakku sekarang, bagaimana keadaannya,Dia pasti sangat lucu,'batin Bella terus berbicara dan tanpa sengaja seulas senyum terukir di bibir manisnya itu.


__ADS_2