
Pagi ini sekolah SMA Pradipta jaya tengah berduka karna anak pemilik dan salah satu siswi di sekolah itu tiada, untuk mengenang itu mereka membagikan setangkai bunga mawar dan coklat pada orang orang.
Bukan hal aneh dan bukan semata mata untuk hal yang tak berguna namun itu sebagai pengingat kalau Cala itu sangat menyukai bunga mawar dan coklat.
Sesuai permintaan ayah nya selaku pemilik sekolah tersebut bahwa hari ini akan menjadi hari berduka untuk sekolah ini dan setiap hari ini lah mereka akan mengadakan bagi bagi bunga mawar.
Saat ini Samuel dkk sedang membagikan bunga pada pengendara lain nya bersama anggota AKSARA (nama geng motor nya aku ganti ya dan saran baguss sebelum nya atau yang sekarang).
Brak!
"PUNYA MATA GAK SIH LO!" Bentak Kesya pada wanita yang baru saja menabrak nya.
"Upss,, sorry gua gak liat ada sampah disini"
Mendengar itu Kesya langsung menendang kaki wanita itu hingga jatuh sama seperti nya. Wanita itu tampak marah dengan perlakuan Kesya, tak segan segan wanita itu menarik rambut Kesya kasar.
"Kurang ajar Lo ya!!!!" teriak Kesya kesakitan, Sementara laki laki yang melihat kegaduhan itu hanya menggelengkan kepalanya saja setelahnya Yoji dan juga Cleo membantu memisahkan mereka.
"Jaga tangan Lo jangan berani berani nya nyentuh dia!" tekan Cleo dingin dan menarik kasar tangan Vellyn dari rambut Kesya.
Vellyn yang mendapat perlakuan kaya gitu hanya bisa menatap sinis mereka, Sial niat mau mendekati Samuel kini malah dia yang mendapat masalah memalukan.
Setelah selesai kini mereka memutuskan untuk ke warung belakang sekolah untuk sekedar beristirahat dan bersantai, Tapi bukan nya bersantai mereka justru malah naik pitan karna ulah wanita centil ini.
Vellyn lagi lagi mengganggu Samuel dan itu benar benar mengganggu nya sementara teman teman nya menatap jengkel wanita ini.
"Eumm Samuel kan si cewek sialan itu udah mati jadi mending kamu sam--
BRAKK!!
Vellyn terkejut melihat itu sementara yang lain tersenyum senang inilah yang mereka tunggu. Samuel menatap geram wanita di hadapannya ini, wanita itu benar benar mengganggu dan mengusik nya ia sangat risih!
"Pergi!" tekan Samuel berusaha memendam amarahnya, wanita itu bukan pergi melainkan mendekati Samuel dan memeluk tubuh Samuel dan berkata yang terdengar sangat menjijikan di telinga mereka semua.
Samuel diam bukan karna suka ia benar benar menahan emosinya ia tak mau melukai seorang wanita itu yang selalu mamah nya minta.
Amarah yang sudah tak bisa tertahan saat wanita itu mendekat kan wajahnya dan semakin intim, Samuel dengan tangan yang sudah mengeras karna menahan amarah kini ia langsung mendorong wanita itu kuat kuat.
DHUGGG!!!
__ADS_1
Benturan yang sangat keras benar benar terdengar sangat mengilukan teman teman Samuel terkejut tapi juga senang.
"Berani Lo ngusik gua lagi gak akan segan segan gua berbuat lebih dari ini dan satu lagi! Cewek gua punya nama jangan pernah Lo ganti nama dia!" tekan Samuel yang pergi meninggalkan wanita itu.
"AKU INI CEWEK KAMU SAMUEL! BUKAN CEWEK PENYAKITAN YANG UDAH MATI ITU!" teriak Vellyn membuat yang lain geram di buatnya.
"HEH! JAGA YA MULUT LO! GAK PUNYA ADAP BANGET SIH LO JADI CEWEK!" kesal Yoji membuat Vellyn menatap malas
Karna ulah Vellyn yang benar benar membuat Samuel kesal kini ia memutuskan untuk pulang saja dan menenangkan fikiran nya, ini yang Samuel tunggu tunggu suasana sepi tidak ada yang mengganggunya ya karna keluarga nya harus pergi ikut dengan ayahnya itu.
Samuel duduk diam di atas kasur ntah apa yang harus ia lakukan saat ini benar benar hidup yang sangat membosankan.
Sementara itu di sisi lain ada Kesya dan juga Sava yang sedang berada di rumah Cala entah kenapa kedua wanita itu sangat merindukan sahabatnya itu.
Kedua wanita itu memutuskan untuk main saja kerumah nya bertemu dengan Bi Asri seperti nya akan sangat seru bercerita bersama pengurus rumah itu
"Non Cala itu banyak berubah semenjak Tuan Rezi menikah bahkan non Cala juga mendapatkan kekerasan fisik bibi tidak tau sesering apa tapi setiap bibi antar makanan ke kamar ini non Cala selalu menangis dan ada lebam entah itu di tangan di pipi atau di bagian lainnya yang mungkin bibi gak liat." jelas bi asri mengingat seberapa menderita nya Cala saat masih hidup.
...DUA BULAN LALU...
"Hikss.. hikss.. sakit ibu Cala sakit hikss hikss ayah jahat bu" Tangis Cala sesegukan
Wanita itu menangis sesak mengingat ayahnya memukul dirinya hanya untuk membela anak tirinya itu, ia benar benar tak habis fikir*
Tanpa memperdulikan Cala yang sedang menangis wanita setengah baya itu dengan lancang nya menarik rambut Cala dan menyeretnya keluar Cala yang sedang menangis justru semakin nangis kala perlakuan yang ibu tirinya lakukan.
"Diam kamu! Ini hukuman untuk kamu karna udah berani lukai anak saya! Kamu juga harus terluka bahkan lebih dari yang anak saya alami!" Marahnya dan langsung mendorong tubuh Cala kedalam kamar mandi, menyiramnya hingga basah dan mengunci pintu itu dari luar tak hanya itu bahkan ibu tirinya mematikan lampu kamar mandi tersebut itu yang membuat Cala semakin takut.
"BUKA! BUKA PINTU NYA HIKSS CALA MOHON!! BUKA PINTUNYA CALA TAKUT!" teriak histeris Cala yang sangat ketakutan.
Tak ada jawaban apapun dari luar membuat Cala semakin ketakutan, cala menangis meringkuk di dalam kamar mandi ia benar benar merasa jijik dan takut.
"Bu Cala mau sama Ibu hikss Cala gak mau sama ayah Bu, Ayah tolong Cala, Cala takut Bi tolong Cala hiks hiks" Mohon Cala.
Cala sudah sangat lemas ia benar benar sudah lelah menangis dan memohon, Berjam jam cala berada di kamar mandi bahkan Cala sampai menggigil karna dingin.
Saat Cala memejamkan matanya ia mendengar suara pintu terbuka ia langsung menoleh dan melihat siapa itu.
"Non Cala!" kaget bi Asri dan saat itu juga Cala menangis bi Asri yang melihat itu langsung membantu anak majikan nya itu ia benar benar tak tega.
__ADS_1
Saat sudah berada di kamar Cala langsung mengganti pakaian nya dan istirahat ia tak nafsu makan ia benar benar pusing dan menggigil.
Ke esokan hari nya, Cala harus terbangun karna ia harus mengikuti uji antar pelajar karna Cala adalah salah satu siswi berprestasi di sekolahnya.
Kini Cala harus berkemas dan menyiapkan semua nya dengan baik, Cala memutuskan untuk sarapan di meja makan.
Blum Cala memakan nya justru roti itu di rampas dan di buang oleh adik tirinya itu, Cala diam melihat rotinya yang sudah di lantai. Sementara adik tirinya itu mendorong tubuhnya agar bangun dari duduknya itu.
"Ini tempat gua! Lo itu Seharusnya makan di dapur bukan di sini!" Tekan nya menatap sinis Cala, Cala hanya diam menatap tajam wanita itu.
PRANKKK!!!!
Semua terkejut terutama wanita yang baru saja membuang roti milik Cala, Bukan Cala namanya jika wanita itu diam saja jika di perlakukan rendah.
Cala melempar piring yang berisi roti itu ke lantai tak hanya itu Cala justru mengambil roti yang sudah tercampur sama pecahan kaca itu dan memasukan kedalam mulut Cherryl adik tiri Cala, kedua orang tua mereka menatap terkejut perlakuan Cala yang sangat tidak wajar Ah... apa itu tidak wajar? atau justru bagus?.
BRAKK!
Cala di dorong orang ibu tirinya sepertinya wanita paruh baya itu sangat mengkhawatirkan putri nya itu, Sementara sang ayah hanya menatap Cala penuh amarah.
Cala tidak takut wanita itu justru menaikan sebelah alisnya dan tersenyum miring, Cala mengambil sepotong roti dan pergi.
"KAMU KENAPA DIAM AJA MAS! ANAK ITU SUDAH KETERLALUAN KAMU TAU!" Bentak Fara pada Rezi ayah Cala.
"Bawa Cherryl kerumah sakit" Ucap nya datar dan pergi meninggalkan rumah.
Sementara di jalan dekat rumah Cala wanita itu masih berjalan dengan pandangan kosong bahkan rotinya saja tidak habis dan masih berada di tangan nya.
"Cala!" Suara bariton itu mengejutkan Cala, Dengan cepat Cala menoleh kebelakang dan...
PLAKK!
Cala termenung sesaat merasakan nyeri di pipinya, Apa ini kenapa sangat sakit tidak bukan di pipinya melainkan uluh hatinya seperti ada benda tajam yang menusuknya.
"Kamu sudah keterlaluan! Dia adik kamu gak Seharusnya kamu memperlakukan dia seperti itu!" Marah Rezi membuat Cala terkekeh kecil.
"Adik? Sejak kapan Cala punya adik yah? Cala ini anak tunggal dan hanya punya satu ibu, Cala gak akan pernah Sudi mengakui mereka" tekan Cala dan pergi dari hadapan ayahnya itu.
...__________•°SAMUEL°•__________...
__ADS_1
...*SEE YOU GUYSS SEE YOU NEXT TIME AND SEE YOU NEXT PART, BAY GUYS!!. ...
...DUKUNG CERITA INI! KARNA MASIH BANYAK KESERUAN LAIN NYA LOH! TENANG CERITA INI BLUM SELESAI KO! BACA DI SETIAP EPISODE LAMA DAN BARU YA SUPAYA KALIAN TAU KISAH DARI CALA DAN SAMUEL SERTA ENDING DARI KISAH MEREKA*!...