SAMUEL R.Y.M

SAMUEL R.Y.M
2. PERKELAHIAN


__ADS_3

...HALO GUYS!!...


...SEBELUM NYA MAU BILANG MAKASIH KARNA BACA CERITA AKU. SEMOGA KALIAN SUKA DAN DUKUNG SEMUA KARYA KARYA AKU....


...SUBSCRIBE CERITA INI YAKK....


...-...


...-...


...-...


...-...


...-...


"shh… ka…u ---


"Anjir! nih cewek napa?, Malah pingsan lagi" panik Samuel saat melihat gadis itu tiba tiba saja kehilangan kesadaran nya


Dengan rasa terpaksa ia membawa gadis itu ke rumah sakit dan membiayai perawatan gadis tersebut dan setelah itu ia langsung pergi.


Samuel bingung apa yang sebenarnya terjadi pada wanita itu,, bagaimana bisa tiba tiba pingsan aneh sekali pikirnya. Rasanya ia ingin kembali dan menanyakan apa yang terjadi tapi bukan lah Samuel kalau pria itu tak memiliki rasa gengsi yang tinggi.


Setelah sampai di rumah nya Samuel masih kepikiran pada wanita itu, Apa keadaan nya saat ini baik baik saja? apa dia harus kembali dan memastikan wanita itu?. Ahh tapi sepertinya tak perlu itu akan merepotkan dirinya saja, Lagi juga ia tak mengenali wanita itu.


30 menit sudah berjalan kini Shacala sudah kembali sadar, Ia terkejut melihat sekitar nya yang berwarna putih.


Ceklek…


"Nona kau sudah sadar?" Mendengar itu Cala hanya mengangguk menatap dokter yang semakin dekat dengan nya


"Nona apa kau tau bahwa kau memilihku riwayat penyakit?" tanya dokter tersebut yang di angguki oleh Cala


"Seharus nya nona tau kalau nona itu tidak boleh melakukan banyak aktivitas yang membuat nona lelah, Selain itu juga kenapa nona sampai telat makan dan tidak meminum obat nya sama sekali?"


"Maaf dok saya tidak sempat obat nya sudah habis saat saya akan membeli nya tiba tiba saya pingsan"


"Lain kali jangan di ulangi saya akan resepkan obat yang baru bisa langsung di ambil karna semua sudah lunas, Tapi sebelum itu nona harus makan dulu baru boleh pulang" mendengar penuturan dokter tersebut Cala hanya bisa mengangguk saja karna memang kepala nya masih sedikit pusing dan lemas wajah nya kini benar benar pucat.


...PAGI HARI...


pagi ini Shacala bersiap dengan seragam baru nya karna ia baru saja pindah dari sekolah lama nya. Saat ini Shacala harus berjalan mengendap keluar rumah karna ia tak mau ada yang mengetahui nya.


"Mau kemana kamu?"


Suara mengintimidasi itu membuat Shacala menegakkan tubuhnya, Benar saja ia sudah ketahuan oleh sang ayah.


"Aku mau kesekolah" jawab Cala sebisa nya


"Siapa yang menyuruh mu melanjutkan ?!" gertak nya membuat Cala memejamkan mata nya sesaat.


Cala terdiam ia bingung harus menjawab apa, Ia masih ingin sekolah tapi selalu saja sang ayah melarang nya tetapi beda hal nya dengan adik tiri nya yang justru bersekolah di sekolah ternama.


"Aku di pindahkan dari sekolah yah, Jadi aku harus datang di hari pertama"


"Buat masalah apa kamu di sekolah sampai di pindahin kaya gini?! Kan saya sudah bilang sebaik nya kamu berhenti sekolah saja!" bentak sang ayah


Shacala tak mau menjawabnya ia lebih memilih untuk pergi meninggalkan sang ayah begitu juga dengan ibu tirinya yang tersenyum puas dari arah meja makan.


"SHACALA! SINI KAMU DASAR ANAK TAK TAU SOPAN SANTUN!"


Teriakan itu benar benar membuat cala merasa sakit hati, Tetapi mau bagaimana pun ia harus biasakan ini mulai saat ini. Ia tidak boleh lemah ia tidak boleh mengecewakan sang ibu.


Sesampainya di sekolah ia hanya melihat anak anak yang bersekolah di sana menatapnya penuh tanya. Cala tak menanggapinya ia terus berjalan dengan tatapan dingin dan datar.

__ADS_1


BRAKK!


"ARGH! PUNYA MATA GAK SIH LO!" Bentak Cala saat tubuh nya di hantam dari belakang dan terjatuh cukup keras. Dengan penuh kejengkelan Cala bangun dan melihat orang yang baru saja menabrak nya dan...


"WOWW! DIA DIA KAN CWEK YANG DI TEMPAT BIMBEL KEMARIN!" heboh Yoji yang membuat anak anak di koridor menatap kearah mereka


"Tapi kenapa nih cwek beda banget mimik wajah nya" bisik Azriel saat melihat sorot mata tajam cala dan wajah datar cala


"Gua bakal bales semua nya" bisik Samuel tepat di telinga Cala, Dengan ekspresi wajah yang tetap datar dan dingin Cala menatapnya sulit begitu juga Samuel.


"Udah kali tatapannya nanti suka loh!" ucap Samudra yang menyadarkan Samuel


"!!" Dengan keberanian nya Cala menginjak kaki Samuel


"gak akan!" tekan Cala lalu meninggalkan Samuel dan juga teman teman nya. Berbeda hal nya dengan Samuel yang hanya menatap kaki nya yang baru saja di injak oleh Cala.


Bukan rasa sakit yang ia rasakan tapi rasa jengkel yang memuncak. Teman teman nya hanya bisa bengong melihat apa yang Cala lakukan pada ketua nya itu.


"Bisikin apa lo?" tanya Cleo membuyarkan lamunan mereka. Bukan nya menjawab Samuel justru berjalan cepat menuju Cala yang sudah tak terlihat. Rasanya ia masih tak terima dengan perlakuan gadis itu, harga dirinya menjadi menurun karna dia.


"OMG SAMUEL SAYANG KAMU UDAH BALIK LAGI KE INDONESIA?!!!" pekik seorang wanita yang tiba tiba saja memeluk tubuh Samuel membuat teman teman nya menatap jijik dan berusaha melepaskan pelukan cewek itu


"Hehh cewek gatel! daripada lu peluk peluk ayang gue nih mending Lo peluk tuh si Samudra yang udah pasti di peluk balik" ucap Candra yang mendapatkan pukulan dari sang empu


"Gila Lo! Gua juga ogah kali di peluk Ama cewek ke dia" teges Samudra yang di tatap jijik oleh Yoji. Apa kata nya barusan tidak akan mau ah itu tidak akan mungkin laki laki playboy seperti Samudra sangat mustahil menolak wanita cantik ini.


Dengan kesal samuel pergi meninggalkan wanita itu tanpa melirik nya sedikit pun.


KRINGGGG!


Suara bel memenuhi sekolah tersebut, Membuat mereka berbondong-bondong memasuki kelas mereka masing masing beda hal nya dengan Shacala, Ia bingung karna tidak menemui ruang guru ia tidak tau kelas nya dimana.


"Isss dimana sih!" gerutu nya kesal, Dan memutuskan putar balik tapi arghhh!


"Mau apa Lo!"sinis Cala saat melihat pria tinggi di belakang nya. bukan menjawab laki laki itu justru memajukan tubuh nya membuat cala bingung.


"Loh kamu Samuel! ini sudah masuk jam pelajaran loh" peringatan seorang guru yang bernama Bu Nani guru fisika tergalak.


"Ayo cepet masuk, Kenapa diem aja?" kesal Bu Nani saat tak mendapatkan respon apapun dari sang murid


"Pagi bu" sapa Cala sambil membungkukkan tubuhnya


"Kamu anak baru itu ya?" tanya nya yang mendapatkan anggukan dari Cala


"Ya sudah ayo ikut ibu Samuel kamu juga nanti anterin anak ini"


Mereka bertiga berjalan kearah ruang guru dengan Bu Nani jalan paling depan dan sementara itu Samuel dan juga Cala berada di belakangnya. Terlihat jelas beberapa kali Samuel melirik kearah Cala yang sedang asik menatap area sekolah.


Tanpa mereka sadari ada beberapa anak yang lalu lalang memperhatikan kedua nya, Bahkan ada yang memotret nya. Kini mereka sudah sampai di ruang guru, Setelah mendapatkan kelas nya akhirnya kini Samuel menghantarkan Cala sampai ke kelas.


Di sepanjang jalan mereka tak ada yang mengeluarkan suara hanya ada keheningan di antara mereka dan sibuk dengan pikirannya masing masing. Tanpa Cala sadari tali sepatunya lepas dan Samuel tak sengaja menginjak nya sampai terjatuh tapi blum sempat Samuel menahan tangan nya Cala sudah jatuh lebih dulu.


Kini Samuel membantu Cala berdiri


"Shhh sakit kaki gue"


"Jalan pake mata" ketus Samuel yang langsung meniup luka cala, Haiss padahal Cala jatuh itu karna dia. Sementara Cala ia terdiam apa ini!?! tidak kenapa jantung nya berdetak kencang!.


"Bisa jalan gak?" tanya Samuel sambil memperhatikan wajah Cala. Dengan gelengan kepala akhirnya Cala di bantu bangun oleh Samuel.


"Bisa jalan pelan pelan gak sih Lo! Kaki gua kan sakit!" kesal Cala saat Samuel berjalan dengan langkah lebar nya, Dengan sabar Samuel memapah Cala hingga Ke kelas nya


Kini Cala sudah sampai di depan kelas nya dan masuk, Setelah sesi perkenalan kini dirinya duduk di salah satu bangku yang kosong.


"Nama Lo Shacala? Nama yang unik" ucap teman sebangkunya dan Cala Langsung mengucapkan 'terimakasih'

__ADS_1


Setelah melewati banyak nya jam pelajaran yang sangat membosankan bagi teman teman sekelas Cala. Kini akhirnya sudah waktu nya jam istirahat.


"Bareng sama kita aja, Lo kan anak baru jadi pasti blum tau kan, Nah tapi kenalin dulu dong gua Aurelia Savanta Kevanjaya, Semoga kita bisa berteman baik" ucap seorang wanita tiba tiba, Membuat Cala merasa heran. Beda hal nya dengan teman sebangku nya yang justru menyikut lengan Sava


"Sorry temen gua emang gitu" ucapnya sambil menatap Cala dalam


"Ah.. Iya gakpapa salam kenal juga aku Shacala Panggil Cala aja"


"Wihhh… Baru denger gue nama yang kaya gitu tapi okelah ayo Sya" ajak nya yang di stop oleh Cala


"Aku blum tau nama kamu siapa" ucap nya menatap teman sebangku nya


"oh gue?… Kesya putri Anggara panggil Kesya atau Sya juga gakpapa" jawab nya yang di angguki Cala


Kini mereka bertiga jalan bersamaan ke kantin yang ada di lantai dua, Karna sekolah nya begitu besar membuat mereka malas untuk Ke kantin bawah.


Sesampainya di kantin mereka duduk di tempat yang kosong, Tapi kini tatapan Cala tertuju pada sekelompok laki laki yang berada di pojok kantin, Matanya tak sengaja bertemu dengan mata milik seorang pria membuat nya terkejut dan membuang muka.


Saat Sava sedang pergi memesan makanan tiba tiba saja Kesya menatap cala terkejut, Membuat cala menatapnya heran.


"Kenapa Sya? ada yang salah sama aku?" tanya Cala


"Lo dekat sama Samuel?"


"Samuel? Siapa?" Kini Kesya menyodorkan hpnya dan…


Cala terkejut melihat akun sosmed terdapat foto dirinya dan juga Samuel.


"WAHHH MUEL!! GILA JUGA LO YA DIEM DIEM" teriakan laki laki dari ujung kantin mengalihkan pandangan mereka semua termasuk Cala


BRAK!


Karna terkejut Cala merasakan sesak di dada nya membuat nya panik setengah mati!


BYURR!


"VELLYN ANJ*NG! LO!" bentak Kesya yang langsung mendorong tubuh Vellyn pelaku yang menyiram cala


"Maksud Lo apaan ke gini ha! dia temen gua!" marah Kesya


"Gua gak ada urusan sama Lo ya!" tegas Velly yang langsung menarik cala


PLAKK!


Velly menampar keras wajah cala membuat seisi kantin terkejut begitu juga dengan geng anak laki yang berada di pojok kantin


"Berani Lo Deket Deket sama cowok gue! Lo itu cuman anak baru jadi gak usah belagu! dasar centil!" tekan Velly yang mendapatkan senyuman remeh dari Cala


BRAKKKK!!


Dengan kasar Cala mendorong tubuh Vellyn hingga membentur meja makan dan terkena kuah bakso yang ada di atas meja. Pembalasan Cala membuat seisi kantin terkejut blum ada yang berani melakukan itu pada Vellyn bahkan Kesya pun tak sampai segitunya.


"Apa urusan Lo sama gua?!!" tekan Cala yang menarik kerah baju Vellyn


"Kenal Lo sama gua?! Masalah nya apa? cowok? cowok yang mana?!" remeh Cala yang semakin mengeratkan cekikan nya


CHUIH!


Cala meludah yang tercampur darah tepat di wajah Vellyn membuat sang empu berteriak jijik


"Gua gak pernah kenal apalagi punya masalah sama Lo jadi gak mungkin gua berurusan sama cowok Lo!" bisik Cala yang langsung pergi meninggalkan tempat tersebut. Dari ke jauhan Samuel menatap punggung Cala yang berjalan keluar kantin bersama dengan Kesya dan juga Sava tentunya


...****************...


...OKE THANKS GUYS....

__ADS_1


...SEGINI DULU AJA, SEMOGA KALIAN SUKA DAN DUKUNG CERITA AKU TERUS. BAY GUYSS....


...SEE YOU GUYS, SEE YOU NEXT TIME AND SEE YOU NEXT PART....


__ADS_2