
...PAGI HARI...
pagi ini Shacala bersiap dengan seragam baru nya karna ia baru saja pindah dari sekolah lama nya. Saat ini Shacala harus berjalan mengendap keluar rumah karna ia tak mau ayahnya itu memarahinya karena berangkat sekolah setelah Cala bolos sekolah kemarin.
"Mau kemana kamu?"
Suara mengintimidasi itu membuat Shacala menegakkan tubuhnya, Benar saja ia sudah ketahuan oleh sang ayah.
"Aku mau kesekolah" jawab Cala seadanya
"Siapa yang menyuruh mu melanjutkan ?!" gertak nya membuat Cala memejamkan mata nya sesaat.
Cala terdiam ia bingung harus menjawab apa, Ia masih ingin sekolah tapi selalu saja sang ayah melarang nya beda hal nya dengan adik tiri nya yang justru bersekolah di sekolah ternama.
"Aku di pindahkan dari sekolah yah, Jadi aku harus datang di hari pertama"
"Buat masalah apa kamu di sekolah sampai di pindahin kaya gini?! Kan saya sudah bilang sebaik nya kamu berhenti sekolah saja!" bentak sang ayah
Shacala tak mau menjawabnya ia lebih memilih untuk pergi meninggalkan sang ayah begitu juga dengan ibu tirinya yang tersenyum puas dari arah meja makan.
"SHACALA! SINI KAMU DASAR ANAK TAK TAU SOPAN SANTUN!"
Cala tak menggubris itu ia lebih milih pergi, Sesampainya di sekolah Cala merasa dirinyalah yang menjadi pusat perhatian saat ini tidak Cala tidak senang karna banyak sekali yang memperhatikan nya justru Cala sangatlah risih dan tak suka di tatap seperti ini.
Tetapi saat Cala sedang fokus dengan langkah kakinya tiba tiba saja ada badan bertubuh besar menabraknya keras argh itu membuat punggung Cala sakit!
"ARGHHH PUNYA MATA GAK SIH LO!!!" Bentak Cala sangat kesal, tetapi marahnya harus tertahan karna seorang pria berteriak histeris. Cala diam menatap tajam semua laki laki itu ck! benar benar menyebalkan, Namun saat Cala ingin pergi tangan nya tertahan sementara Cala yang merasakan itu menatap laki laki yang tak asing dimatanya.
"Gue akan balas perbuatan lo" Bisim laki laki itu yang membuat Cala mendelik tak percaya apa maksud pria ini benar benar menyebalkan dengan rasa kesal dirinya menginjak kaki pria itu dan berlalu pergi
Entah apa yang terjadi dengan laki laki itu saat ini Cala tak mau bertemu dengan laki laki tak jelas itu ia lebih memilih untuk mencari ruang guru, sudah 15 menit Cala mengelilingi sekolah namun tak kunjung menemui nya.
__ADS_1
Arghh kenapa ayahnya ini mendesain sekolahan ini sangat rumit membuat nya pusing saja!.
Iya benar Rezi ayah Cala itu pemilik sekolah ini sekolah yang saat ini Cala tempati. Cala sudah menyerah ia mau balik lagi saja namun saat baru saja berbalik badan ia di kejutkan oleh laki laki di hadapannya ini!.
Dia lagi ternyata arghhh ada apa dengan laki laki ini sebenarnya! Selaku saja mengikuti Cala membuat cala kesal saja.
Cala bertanya pada laki laki ini namun belum sempat terjawab ada seorang guru yang memanggil laki laki ini dengan sebutan Samuel, Ah sepertinya laki laki ini bernama Samuel.
Memang tak menyangka itu yang ada di benak Cala saat guru itu meminta laki laki ini menemaninya untuk kekelas, Namun sialnya ia harus terjatuh membuat nya malu saja.
"Shhh sakit kaki gue"
"Jalan pake mata" ketus laki laki itu dan langsung meniup luka Cala, Sementara Cala ia terdiam apa ini!?! tidak kenapa jantung nya berdetak kencang!.
"Bisa jalan gak?" tanya laki laki itu sambil memperhatikan wajah Cala. Dengan gelengan kepala akhirnya Cala di bantu bangun oleh laki laki tersebut.
"Bisa jalan pelan pelan gak sih Lo! Kaki gua kan sakit!" kesal Cala saat laki laki itu berjalan dengan langkah lebar nya,
Jam istirahat sudah berbunyi Cala dan juga teman barunya berjalan kearah kantin sesampainya disana ia sedikit berbincang namun itu terhenti saat seorang siswi menggebrak meja mereka.
Cala diam berusaha menetralkan nafasnya dan amarah nya sementara teman nya sangat marah melihat dirinya mendapatkan perlakuan seperti itu, Namun tak henti sampai di situ wanita itu justru mengguyur nya menggunakan air es.
Cala yang tak terima diperlakukan itu pun melawan hingga membuat wanita itu benar benar tak berkutik lagi.
setelah kejadian itu Cala pergi dan menenangkan diri. Tapi sial nya ia harus di panggil ke ruang BK sangat menjengkel kan dengan langkah cepat ia menyusuri sekolah itu.
...****************...
Seminggu setelah kejadian yang sangat tak mengenakan itu kini saat Cala baru saja pulang sekolah, Cala sudah mendapatkan tamparan cukup keras dan menyakitkan.
PLAKKK..
__ADS_1
"SIALAN KAMU! ANAK TAK PUNYA SOPAN SANTUN HANYA MEMBUAT MASALAH SAJA! BIKIN MALU SAYA!" bentak Rezi pada Cala.
iya benar Rezi surga mendapatkan kabar tentang Cala waktu hari pertamanya masuk ke sekolah. Sebagai anak pemilik sekolah jujur guru guru tak ada yang menyangka jika Cala adalah anak dari pemilik sekolah tersebut.
Dan Rezi sama terkejutnya sejak kapan anak nya ini bersekolah di sekolahan milik nya, bahkan ia saja tak Sudi mengakui anak nya ini.
"Aku punya harga diri aku melawan karna aku tak mau di injak dan di permalukan di depan umum" balas Cala yang langsung pergi ke kamar nya ia muak dengan sikap ayah nya yang seperti ini.
"MAS KAMU HARUS NYA KELUARIN ANAK ITU DARI SEKOLAH KAMU!" marah fara pada Rezi
"Aku gak bisa, kamu fikir mudah ngeluarin pelajar dari sekolah tanpa alasan apa lagi anak itu berprestasi!"
"kamu kan pemilik nya jadi pasti bisa!".
"AKU EMANG PEMILIK NYA TAPI SEKOLAH AKU JUGA BUTUH LULUSAN TERBAIK!!" bentak Rezi yang mulai kesal dengan istrinya.
sialan! kenapa papah harus nikah sama cewek kaya dia sih! sangat menjijikan.
...----------------...
"aku pamit ya bi makasih banget udah cerita banyak tentang Cala" ucap Kesya yang di angguki Sava.
"sama sama non saya juga senang bisa bercerita tentang non Cala." ucap bi Asri
Kini kedua wanita itu sudah sampai di makam sahabatnya itu. Sava merindukan sahabatnya yang kini sudah tidak lagi bersama mereka.
"Cal, gua sama Kesya kesini mau ketemu Lo, Lo gak mau ketemu sama kita gitu dimimpi gua kangen cal, Lo tau gak Samuel itu jadi makin dingin sikap nya makin gak tersentuh bahkan sama keluarganya sendiri. Samuel di rumah tinggal sendiri cal karna keluarga nya harus pindah ke Chicago sementara Samuel, dia masih disini nunggu Lo kembali" Ucap panjang Sava
"Dan Lo tau cal? kembali nya Lo itu sangat lah mustahil dan gak akan pernah terjadi" lanjut Kesya
Kita semua rindu Lo cal, temuin kita walaupun hanya di mimpi apa Lo gak rindu kita cal? atau Lo udah asik ya sama dunia baru Lo sampai lupa sama kita.
__ADS_1
"gua bakal kasih kado ini ke Samuel cal, gua janji" lirih Kesya