
...HALO GUYS!!...
...SEBELUM NYA MAU BILANG MAKASIH KARNA BACA CERITA AKU. SEMOGA KALIAN SUKA DAN DUKUNG SEMUA KARYA KARYA AKU....
...SUBSCRIBE CERITA INI YAKK....
...-...
...-...
...-...
...-...
...-...
Samuel mengepal kuat tangan nya ia hanya bisa menatap layar laptop yang ada di hadapannya, melihat adik nya yang sedang memohon kepada Cowok sialan itu demi bisa bersama anak angkat nya itu.
teman teman Samuel sedang mempersiapkan semua nya untuk menyelamatkan adik ketuanya itu. Setelah beberapa saat kini mereka semua pun berangkat menuju tempat berkumpulnya teman teman Rigen.
Setelah sampai ternyata Rigen sudah menyiapkan semua ini untuk nya, Rigen menampilkan senyum diwajahnya dan lihat cowok gila itu sedang menggendong keponakan nya.
tak lama dari itu dua anak buah Rigen keluar dengan Shanca yang berada di antara kedua nya, sebuah pisau berada di leher adik kesayangannya benar benar membuat Samuel geram.
"adik Lo cantik kaya nya gue cocok sama dia"
mendengar perkataan Rigen membuat Samuel ingin memukul nya tapi ia harus menahan diri karna ada seorang bayi yang sedang ia gendong.
"Lo mau adik dan nih anak balik? Lo harus berjuang untuk hidup Lo sendiri"
__ADS_1
setelah Rigen pergi terjadi keributan antara anak buah Rigen dan Samuel. baru saja ingin menyusul kemana Rigen pergi ternyata ia harus tertahan dan ikut kedalam keributan tersebut.
anggota Samuel ternyata banyak yang tumbang karna anggota Rigen Makai senjata tajam membuat mereka kewalahan begitu juga Samuel bahkan ia juga terdapat goresan di tangan nya karna terkena pisau.
Samuel memukul keras aspal saat ia dan teman teman nya tidak berhasil mencegah Rigen dan teman teman nya, Kini lokasi itu di penuhi teman teman Samuel yang terluka.
Laki laki itu membantu teman teman nya yang terkapar, beberapa dari mereka masih baik baik saja tidak separah yang lain jadi Samuel cukup tenang karna masih ada beberapa yang membantu nya.
Setelah itu semua selesai, Samuel pulang ke rumah nya mendapati Ravel yang sudah sangat marah Karna perbuatan Samuel. laki laki yang sudah tidak bisa menahan amarah nya pun memukul anak nya cukup keras. Lea hampir menangis tapi ia juga tidak bisa berbuat apa-apa sekarang.
Samuel bangkit menatap papah nya itu, ia meminta maaf karna lalai menjaga adik nya sendiri. Ini memang semua salah nya seharus nya ia menjaga Shanca lebih ketat lagi.
"Bawa Shanca kerumah sebelum pagi tiba!! bagaimanapun caranya!!" marah Ravel pada anak laki laki nya itu. Samuel langsung pergi tak memperdulikan kondisinya yang sudah sangat kacau seperti ini.
Samuel lebih memilih untuk ketempat persembunyian Rigen ia tau betul lokasi itu, ia harus cepat sebelum pagi tiba ia tau masih banyak waktu tapi bagi nya saat ini bukan lah soal waktu tapi kondisi adik dan keponakannya lah yang harus di utama kan.
Tak mau merepot kan dan tak mau menambah beban teman teman nya Samuel pergi ke tempat itu Sorang diri, ia tak perduli sekalipun ia akan mati di tempat itu. Tapi tanpa laki laki itu sadari ia sedang di ikuti oleh dua orang laki laki.
"RIGEN KELUAR LO!! BAJINGAN!! LO PIKIR GUA GAK BISA BIKIN LO LUMPUH?!!!" Teriak Samuel saat berhasil memasuki tempat tersebut.
Samuel melihat adik kesayangannya sedang meringkuk ketakutan di dalam kamar, laki laki itu segera menghampiri pintu kaca tersebut dan menggedor pintu tersebut.
Kaki Samuel lemas melihat laki laki itu yang semakin mendekati adik nya, Samuel memukul pintu itu kuat kuat ia tak perduli kalau tangan nya patah saat itu juga.
BRAK...!! PRANK!!!..
Pintu itu terbuka dan pecah saat terkena batu, Samuel terkejut ia menatap Dhaniel dan Cleo tak percaya. Sejak kapan mereka berdua ada disini.
Tak mau memikirkan hal itu, kini Samuel masuk dan menghajar laki laki itu habis-habisan. teman teman nya membawa Shanca dan Vanca keluar dari sana.
__ADS_1
Mereka membiarkan Samuel menghabisi laki laki brengsek itu dengan tangan nya sendiri, ia yakin Samuel mampu menghabisinya Sorang diri.
Samuel memukuli laki laki itu tanpa ampun, di lubuk hati Samuel benar benar tidak mau melakukan ini seharus nya ia pergi meninggalkan tempat ini setelah ia berhasil membawa adik dan keponakannya.
Tapi apa ini kenapa ia justru memukuli Rigen tanpa ampun ada apa dengan Samuel "Argh!!!!" raungan Samuel terdengar sampai keluar, Dhaniel dan Cleo cepat cepat masuk dan...
"SAMUEL!!!!!!!!"
Mata Samuel terbuka objek pertama kali yang ia lihat adalah seorang gadis cantik yang sangat ia rindukan, wanita yang baru saja pergi meninggalkan nya.
Samuel menatap gadis itu dengan senyum yang sangat tulus, Shacala membalas senyuman itu bahkan mengelus pipi Samuel dengan lembut.
"aku rindu kamu Sam.."
laki laki itu mengangguk dan mengusap tangan gadis itu yang masih mengusap pipi nya, Samuel juga sama.. laki laki itu juga sangat merindukan gadis di hadapannya ini.
"Abang jangan tinggalin Shanca, aku butuh abang. gak cuman Shanca teman teman Abang juga sama."
Samuel menggeleng dan memilih pergi menggandeng tangan Shacala, perempuan itu terus menyebut nama Abang kesayangannya agar kembali bersama nya tapi itu tak berhasil dan membawa Abang nya pergi jauh dari nya.
Tit..........
...****************...
OKE GIMANA?!!
PENASARAN GAK?!!
makasih buat kamu yang baca cerita ini! tunggu kelanjutannya oke!! maaf baru up soalnya baru sempet!!.
__ADS_1
makasih!!!