Sang Pahlawan Bayangan

Sang Pahlawan Bayangan
Bab 1 Bagian 12 " Kekacauan Berakhir "


__ADS_3

Di barengi dengan terbitnya matahari Orang-orang di ibu kota pun langsung bersorak setelah melihat sang evil dragon dikalahkan.


Ace pun kemudian memperbaiki segel miliknya kembali dan lantas berteleport ketempat Richard agar tidak ada yang melihat jejaknya.


Ace dan Richard pun kemudian berteleport ke kediaman Duke Brunhild untuk melihat keadaan para bangsawan yang sedang mengungsi dan untuk melaporkan kejadian kepada sang Raja.


Disisi lain di pusat ibu kota.


Seorang pria yang bertudung dan berjubah hitam yang sebelumnya membangkitkan sang evil dragon pun sangat tercengang karena evil dragon yang sudah ia anggap sebagai dewa berhasil dikalahkan.


Ia pun lantas ingin segera melarikan diri supaya tidak di tangkap oleh para kesatria.


Tapi sangat disayangkan pelarian miliknya tersebut tidak dapat berjalan mulus karena para kesatria sudah datang untuk menangkapnya.


Para kesatria tersebut dipimpin oleh salah satu dari 10 kesatria mawar kerajaan Rose yaitu seorang kesatria wanita bernama Ellena Brunhild yang juga merupakan anak pertama dari Duke Brunhild.


Sedikit informasi 10 kesatria mawar merupakan 10 kesatria Elite kerajaan Rose yang paling ditakuti dan 10 kesatria tersebut dipimpin oleh Richard yang merupakan kesatria terkuat.


Ketika para kesatria hendak menangkap pria tersebut sayangnya tiba-tiba muncul seorang pria yang berbadan besar yang memakai jubah dan tudung hitam sambil menghentikan para kesatria dan hendak membawa pria tersebut.


Ellen pun lantas menyerang pria besar tersebut dengan menggunakan pedangnya.


Tapi sayang serangan tersebut dapat ditahan dengan mudahnya oleh pria besar tersebut dengan menggunakan tangannya.


Ellen pun cukup tercengang melihat hal tersebut karena sejauh ini hanya sedikit orang yang dapat menghindari serangan miliknya dengan mudah apa lagi orang yang dapat menghindarinya.


Pria besar tersebut pun lantas berkata " Serangan milikmu itu sebenarnya cukup kuat dan cepat tetapi itu belum cukup untuk dapat melukai ku " Sambil tersenyum kepada Ellen.


Ellen pun tidak Terima akan hal tersebut dan menyerang pria besar tersebut dengan serangan yang jauh lebih kuat dan cepat dari sebelumnya.

__ADS_1


Tapi semua serangan tersebut dapat dengan mudah ditangkis oleh tangan pria besar tersebut.


Pria besar tersebut pun berkata " Sangat disayangkan sebenarnya aku masih ingin bermain lebih lama denganmu tapi karena aku sudah tidak punya waktu lagi maka dengan ini aku ucapkan sampai jumpa lagi " Sambil ia memukul permukaan tanah hingga retak dan menciptakan sebuah gelombang yang sangat kencang untuk memukul mundur para kesatria.


Dalam sekejap pun pria besar tersebut menghilang bersama dengan pria yang menjadi dalang dari kekacauan.


Di kediaman Duke Brunhild.


Richard pun seketika dikejutkan dengan Anna yang tiba-tiba memeluk dirinya sambil menangis.


Richard pun membalas pelukan Anna dan berkata " Sudah, sudah, sudah jangan menangis lagi, Aku telah kembali " Sambil tersenyum.


Anna pun hanya menganggukkan mendengar ucapan Richard itu.


Setelah Richard melepas Rindunya dengan Anna ia pun kemudian tersadar bahwa Ace tidak ada bersamanya.


Di dalam kediaman Duke Brunhild.


Ace ternyata sudah ada didalam ruang pertemuan bersama 4 orang sebelumnya sambil melihat Richard dari jendela.


Ace pun kemudian melaporkan apa yang telah terjadi kepada sang Raja.


Setelah laporan yang panjang Ace pun pamit kepada sang Raja dan kembali ke kediaman miliknya.


Kediaman milik Ace adalah sebuah mansion yang cukup besar yang berada di ujung bagian barat pusat ibu kota yang berdekatan dengan markas pusat guild petualang.


Ace pun beristirahat dengan santai di kediamannya dan mengganti pakaian miliknya dengan pakaian guild masternya.


Ace pun kemudian berteleport ke guild petualang tepatnya ke ruangan miliknya.

__ADS_1


Setelah Ace sampai ke ruangan miliknya ia kemudian disambut oleh Alice yang menunduk dan berkata selamat pagi guild master.


Ace pun membalas dan berkata " Selamat pagi juga ".


Tapi Ace pun mencoba menjahili Alice dengan berkata " Apakah kau tidak mengkhawatirkan aku? Setelah apa yang terjadi walau bagaimana pun juga aku kan guild mastermu ".


Alice pun tersenyum dan berkata " Aku memang mengkhawatirkan mu Ace tetapi aku tahu bahwa Ace pasti baik-baik saja kan ".


Ace pun yang mendengar hal tersebut hanya tersipu malu karenanya dan berkata " Ehhhh.........begitukah terimakasih Kalau begitu ayo kita kembali bekerja ".


Pada hari itu ibu kota pun kembali diperbaiki akibat dampak dari kekacauan sebelumnya yang dibantu oleh para kesatria dan para petualang sehingga perbaikan ibu kota dapat berjalan dengan cepat


.


.


.


.


.


.


.


Jangan lupa like jika suka dengan cerita ini dan jika bisa beri kritik dan saran agar cerita ini dapat berkembang kearah yang lebih baik.


Terimakasih telah membaca

__ADS_1


__ADS_2