
Keesokan harinya setelah pertemuan Shin dan Hanzo.
Mereka sama-sama berjalan-jalan di ibukota.
Saat ini hubungan mereka berdua sangat akrab satu sama lain setelah mereka berbincang-bincang sejak.
Mungkin ini dikarenakan sifat Shin yang mudah akrab dengan orang lain membuat ia bisa akrab bahkan dengan Hanzo.
Saat mereka asik berjalan-jalan tiba terdengar seseorang yang berkata " Akhirnya aku menemukanmu, Guru " .
Hanzo dan Shin pun sontak berbalik ke arah suara tersebut berasal.
Ternyata suara tersebut berasal dari seorang anak laki-laki berumur sekitar 13 tahun dengan perawakan seperti anak bangsawan pada umumnya bersama dengan dua pengawal miliknya yang terlihat lelah mengikuti anak tersebut.
Shin yang melihat anak tersebut entah mengapa merasa sangat jengkel dan berkata " Siapa anak ini? " Dengan nada menjahili.
Hanzo yang melihat anak tersebut pun berkata " Ada apa?, Tuan muda " Dengan nada hormat.
Shin yang mendengar hal itu pun cukup kaget tapi ia kembali dengan cepat dan melihat ke arah Hanzo dan berkata " Tua Hanzo, sebenarnya siapa anak ini? " .
Hanzo kemudian menjawab " Perkenalkan beliau ini adalah Sakura Hideyoshi Pangeran kedua Kerajaan Sakura ".
Shin yang mendengar itu pun menjadi lebih terkejut dari sebelumnya.
Tapi tiba-tiba Hideyoshi pun berkata " Hmmm........ Hormati lah aku " Dengan nada penuh kesombongan.
Shin yang awalnya terkejut tiba-tiba merasa sangat kesal terhadap anak itu setelah mendengar perkataannya.
Shin pun langsung secara spontan memukul kepala anak itu.
__ADS_1
Setelah itu mereka pun sedikit mengobrol sebentar dengan Sang pangeran.
Dan kemudian Shin dan Hanzo pun melanjutkan perjalanannya.
Di sisi lain.
Di sebuah tempat di ibukota Kerajaan Sakura.
Ke empat Black Number yang sebelumnya diperintahkan oleh Wein pun telah sampai.
Mereka mulai membicarakan tentang rencana yang akan mereka jalankan.
Setelah membicarakan rencana tersebut.
Ketiga Black Number yaitu Number Seven, Number Eight, dan Number Five meninggalkan tempat tersebut bersama dengan para anggota mereka dan meninggalkan Number Fourth bersama dengan beberapa anggota Ruler Number lainnya ditempat tersebut.
Mereka berangkat untuk memulai kekacauan mereka.
Saat mereka tengah asik berkeliling tiba-tiba mereka pun merasakan sebuah aura yang begitu besar di ibukota.
Mereka pun berbalik kearah aura tersebut berasal tapi ternyata ditempat yang mereka akan datangi itu muncul seekor monster yang sangat besar dengan beberapa monster disekitarnya.
Monster-monster tersebut pun menyerang wilayah disekitarnya.
Shin dan Hanzo kemudian bergegas pergi ke tempat tersebut dengan sangat cepat.
Kembali ke beberapa saat sebelum kekacauan dimulai.
Number Eight bersama dengan Number Five sudah berada di pusat ibukota.
__ADS_1
Number Eight pun kemudian mengaktifkan sihir pemanggilan miliknya dan berkata " Summon : Salamander " Dan tiba-tiba muncul lingkaran sihir yang begitu besar dengan memunculkan monster salamander yang diselimuti oleh api disekitarnya.
Bersamaan dengan munculnya salamander hal itu juga memicu munculnya para monster bawahan salamander yang merupakan monster berbentuk humanoid api.
Sementara Number Eight membuat kekacauan Number Five masih terlihat cukup santai dengan gaya lesu miliknya seperti menunggu sesuatu yang menarik terjadi.
Akhirnya kekacauan pun terjadi dengan kemunculan monster tersebut yang mulai menyerang dan para anggota Number yang mulai menyerang juga.
Tapi tiba-tiba beberapa saat kemudian tiba-tiba tubuh monster salamander kemudian terbelah menjadi dua.
Bersamaan dengan itu muncul seorang pria tua bersama dengan seorang pria yang memakai sebuah zirah emas.
Pria tua itu berkata " Maafkan aku, sepertinya aku terlalu berlebihan dalam memotong monster milikmu itu karena kupikir ia cukup kuat tapi sangat disayangkan ya " Dengan nada merendahkan.
Number Five yang melihat itu pun mulai sedikit bersemangat melihat pria tua tersebut.
Ternyata kedua orang tersebut adalah Shin dan Hanzo yang telah datang kehadapan dua Black Number tersebut.
Hanzo kemudian mengarahkan pedangnya kepada kedua Black Number tersebut dan berkata " Jika kalian membuat kekacauan mari aku layani kalian " Dengan nada yang begitu keren.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Terimakasih telah membaca.